Pendonor Darah Kembali Meningkatan

- Redaksi

Jumat, 13 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Unit Donor Darah (UDD) Provinsi Sumsel kembali sibuk melayani para pendonor darah yang berdatangan di Unit PMI Sumsel yang berlokasi di Jalan Sukajaya KM 5 Kelurahan Sukabangun, Kecamatan Sukarami Palembang. Walaupun sempat mengalami kekurangan stok darah selama bulan ramadhan.

Bagian Humas dan P2D2S, Mirna Risa mengatakan usai pelaksanaan hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah, pendonor yang berdatangan sudah mulai mengalami peningkatan hingga 5 orang per hari.

“Sejauh ini peningkatan memang tidak signifikan, tapi lumayan mending dibandingkan selama bulan ramadan yang terakumulasi hanya sebanyak 30 orang pendonor yang datang baik sukarela dan pengganti,” ujarnya, Jumat (13/5/2022).

Mirna mengungkapkan selama bulan puasa banyak pendonor yang enggan melakukan donor darah dengan alasan hal tersebut dapat berefek pada imun tubuh.

“Karena dengan pengambilan darah sebanyak 350 cc pasti berefek ke badan, jadi banyak yang menghentikan aktivitas donor,” sambungnya.

Padahal selama puasa banyak sekali kebutuhan darah oleh pasien di seluruh rumah sakit di Palembang khususnya yang datang dari RSMH.

“Laporan bisa sampai 100 orang per hari untuk seluruh rumah sakit di palembang yang butuh darah selama bulan puasa, tapi sayangnya pendonor kurang dan tidak bisa memenuhi permintaan tersebut,” ungkapnya.

Ia juga mebgungkapkan, sebelum pelaksanaan puasa UDD Provinsi Sumsel dapat memenuhi kebutuhan sebanyak 100 kantong darah per satu bulan, sehingga saat mengalami penurunan pihaknya sempat merasa bingung.

“Tren selama puasa dari tahun ke tahun memang seperti ini, tapi selepas ramadan dan lebaran minatnya sudah kembali meningkat, dan rata-rata yang datang itu adalah mereka yang pada saat puasa tidak bisa donor karena kondisi imun,” ujarnya.

Guna mengantisipasi kelangkaan darah di bulan puasa mendatang, Mirna menegaskan pihaknya akan melakukan upaya jemput bola serta edukasi manfaat donor darah sejak saat ini, sehingga hal serupa tidak akan kembali terjadi.

“Kita ingin memberikan edukasi terkait manfaat donor darah, padahal dengan melakukan donor darah beberapa jenis penyakit seperti Hepatitis, Sipilis, HIV dan AIDS dapat terdeteksi dengan melakukan screening,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Modus Beri Tumpangan, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas
Siswi 13 Tahun Diduga Jadi Korban Persetubuhan Kekasih, Orang Tua Lapor Polisi
Bank Sumsel Babel Gelar Ziarah Pahlawan, Kenang Jasa Para Pejuang dalam Momentum HUT ke-69
Optimalisasi Zakat Jadi Modal Usaha! Gerakkan Ekonomi Umat
BI Sumsel Apresiasi 11 Responden dan Surveyor Terbaik, Perkuat Kualitas Data Ekonomi Daerah
JPU KPK Minta Eksepsi Tiga Terdakwa Kasus Dugaan Suap Smartboard Muara Enim Ditolak
HUT ke-81 PGRI, Ahmad Zulinto Ingatkan Guru Tingkatkan Kompetensi dan Adaptasi Teknologi
Diduga Intip Wanita Ganti Pakaian, Pria 42 Tahun Diserahkan ke Polisi

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:52 WIB

Modus Beri Tumpangan, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas

Jumat, 6 November 2026 - 11:51 WIB

Siswi 13 Tahun Diduga Jadi Korban Persetubuhan Kekasih, Orang Tua Lapor Polisi

Kamis, 5 November 2026 - 20:51 WIB

Bank Sumsel Babel Gelar Ziarah Pahlawan, Kenang Jasa Para Pejuang dalam Momentum HUT ke-69

Kamis, 5 November 2026 - 18:17 WIB

Optimalisasi Zakat Jadi Modal Usaha! Gerakkan Ekonomi Umat

Kamis, 5 November 2026 - 18:14 WIB

BI Sumsel Apresiasi 11 Responden dan Surveyor Terbaik, Perkuat Kualitas Data Ekonomi Daerah

Berita Terbaru

Kota Palembang

Modus Beri Tumpangan, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:52 WIB