Pemkot Bakal Tarik Retribusi Kapal yang Melintas di Sungai Musi

- Redaksi

Kamis, 7 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan menarik restribusi Tongkang dan Kapal yang melintas di Dermaga 7 Ulu. Hal ini menyusul pengelolaan diserahkan ke Pemkot dari tanggungjawab Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Dermaga Plaza di 7 Ulu Palembang sudah dioperasikan, serah terima dokumen resmi dari Kemenhub terkait pinjam pakai sementara juga sudah selesai, makanya Tongkang akan ditarik retribusi,” ungkap Penjabat (Pj) Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, Kamis (7/3/2024).

Kata Dewa, selama ini kapal Tongkang juga tidak ada kontribusi ke Pemkot atau tidak menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang.

“Kami juga akan menarik retribusi kapal-kapal yang melintas,” kata Dewa.

Sebelumnya, terang Dewa,  retribusi transportasi perairan belum diterapkan karena masih terkendala revisi Peraturan Daerah (Perda) dan perlu koordinasi dengan lintas kementerian. Padahal, Perda tersebut sudah pernah dibahas. Namun, belum optimal.

“Sebenarnya sudah dibuat (perda retribusi) untuk menambah PAD. Namun, perda itu masih direvisi sehingga belum bisa diterapkan. Sekarang serah terima sudah ke Pemkot dan kami segera merevisi perda untuk perlintasan tongkang dengan dibantu DPR RI Komisi V,” terang Dewa.

Pantauan di lokasi, Dermaga 7 Ulu Palembang sudah ada beberapa kapal besar dan perahu ketek yang mulai mengisi barang dan menerima penumpang.

Salah satu pemilik perahu kecil Herman menambahkan, dengan adanya dermaga 7 Ulu Palembang bisa mempermudah untuk menjangkau penumpang menuju ke Pasar 16 Ilir maupun ke Pulau Kemaro.

“Alhamdulillah, ini (dermaga) sangat membantu kami, lebih mudah menjangkau penumpang,” kata Herman. (ANA)

Berita Terkait

Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing
FESyar Sumatera 2026, Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Regional
Pengamat Sebut Status Kepegawaian Mantan Wabup PALI Harus Jelas
Herman Deru: FESyar Sumatera 2026 Momentum Perkuat Ekonomi Syariah dan Literasi Keuangan Masyarakat
Gubernur Sumsel Nonaktifkan ASN Terlibat Kasus Suap Fee Proyek
Polda Sumsel Gelar Sidang Rikkes II Secara Hibrida, Kapolda Tekankan Prinsip BETAH Rekrutmen Polri
Dituduh Mafia Tanah Saat Mediasi, Agung Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polisi
JPU Tuntut Dua Terdakwa Korupsi Pengadaan Pompa Karhutla Muratara 5 Tahun Penjara

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:01 WIB

Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:59 WIB

FESyar Sumatera 2026, Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Regional

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:55 WIB

Pengamat Sebut Status Kepegawaian Mantan Wabup PALI Harus Jelas

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:49 WIB

Herman Deru: FESyar Sumatera 2026 Momentum Perkuat Ekonomi Syariah dan Literasi Keuangan Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:09 WIB

Gubernur Sumsel Nonaktifkan ASN Terlibat Kasus Suap Fee Proyek

Berita Terbaru

Caption: ilustrasi - Pelaksanaan pemadaman darat di Pulau Semambu Kabupaten Ogan Ilir oleh Tim Satgas Darat BPBD Sumsel. Foto: BPBD Sumsel

Kota Palembang

Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing

Jumat, 5 Jun 2026 - 21:01 WIB