Pancasila dalam Diriku: Panggilan Hati dan Pedoman Hidup Sehari-hari

- Redaksi

Rabu, 26 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama: Syabillah

NIM  : PO7124126011

Prodi : D3 Kebidanan

 

Pancasila dalam Diriku: Panggilan Hati dan Pedoman Hidup Sehari-hari

 

Jujur saja, setiap kali mendengar kata “Pancasila”, ada rasa tersendiri yang membuat saya merasa terpanggil. Seolah-olah ada suara dari dalam diri yang mengingatkan bahwa saya membutuhkan aturan, arahan, dan pedoman dalam melangkah. Bagi saya, Pancasila bukan hanya materi pelajaran yang dihafalkan saat sekolah, tetapi juga merupakan panduan hidup yang berusaha saya terapkan setiap hari, mulai dari hal-hal sederhana.

 

Semua itu saya mulai dari sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa. Saya mengawali hari dengan beribadah dan bersyukur kepada Tuhan. Kepercayaan kepada Tuhan membuat saya sadar untuk selalu menjaga sikap, termasuk menghormati dan memberikan ruang kepada orang lain yang memiliki keyakinan berbeda.

 

Selanjutnya, sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, mengajarkan saya untuk selalu memperlakukan orang lain dengan baik. Dalam kehidupan sehari-hari, saya belajar mendengarkan orang lain, bersikap sopan kepada orang yang lebih tua seperti guru dan dosen, serta membantu teman atau tetangga yang sedang mengalami kesulitan tanpa memandang latar belakang mereka.

 

Kemudian, sila ketiga, Persatuan Indonesia, saya terapkan dengan berusaha menjadi teman yang baik bagi siapa saja. Saya menyadari bahwa setiap orang memiliki perbedaan. Oleh karena itu, saya berusaha menghindari konflik yang dapat merusak pertemanan dan selalu menghargai serta bangga terhadap keberagaman yang kita miliki.

 

Saat menghadapi masalah atau mengambil keputusan bersama, saya berpegang pada sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Dari sila ini, saya belajar untuk menurunkan ego, tidak memaksakan kehendak sendiri, serta mau berdiskusi dan bermusyawarah untuk mencari jalan keluar yang dapat diterima bersama.

 

Terakhir, sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, mengajarkan saya untuk tahu diri, bersikap adil, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Hal tersebut dapat dilakukan melalui hal-hal sederhana, seperti tidak menyusahkan orang lain di tempat umum, menjaga kebersihan, serta ikut berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong di lingkungan rumah.

 

Menerapkan kelima sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari membuat hidup saya terasa lebih terarah. Bagi saya, Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga pedoman untuk menjaga diri agar tetap berada di jalan yang benar dalam kehidupan bermasyarakat.

Berita Terkait

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel
HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla
Perkuat Kepedulian Sosial, Personil Polsek Buay Madang Timur Bagikan Paket Makanan ke Masyarakat
Cegah Karhutla, Muspika Buay Madang Timur Gelar Patroli Mitigasi dan Pasang Spanduk Imbauan
Sidang Kasus iPhone Ilegal Kembali Tertunda, Terdakwa Absen dan JPU Belum Siap
Viral Pengendara Tak Pakai Helm, Mau Ditilang Malah Pura-Pura Menangis
Stylo Sound Ride, Satukan Gaya dan Musik Komunitas Honda
Diduga Jadi Korban KDRT Berulang, IRT di Palembang Lapor Polisi

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:48 WIB

HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Perkuat Kepedulian Sosial, Personil Polsek Buay Madang Timur Bagikan Paket Makanan ke Masyarakat

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Cegah Karhutla, Muspika Buay Madang Timur Gelar Patroli Mitigasi dan Pasang Spanduk Imbauan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Viral Pengendara Tak Pakai Helm, Mau Ditilang Malah Pura-Pura Menangis

Berita Terbaru

Foto saat gubernur Sumsel H. Hermanderu menghadiri acara Perayaan HUT OKI ke-81 di rapat paripurna DPRD OKI

Ogan Komering Ilir

HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla

Senin, 12 Okt 2026 - 20:48 WIB