Pancasila dalam Diriku dan Kehidupanku 

- Redaksi

Minggu, 9 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Marshya Pherlitha Widhayanti

NIM    : PO7131226017

Prodi  : D4 Gizi dan Dietetika

 

Pancasila dalam Diriku dan Kehidupanku

 

Sejak kecil, saya sudah mengenal Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Menurut saya, Pancasila tidak hanya berkaitan dengan kehidupan bernegara, tetapi juga dengan bagaimana saya menjalaninya dikehidupan sehari-hari. Tanpa disadari, banyak hal sederhana dalam kehidupan saya yang sebenarnya mencerminkan nilai-nilai Pancasila.

 

Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, saya terapkan melalui kebiasaan beribadah dan berdo’a sebelum melakukan kegiatan apapun itu. Apalagi ketika saya mendapatkan sesuatu yang saya inginkan, saya juga berusaha untuk tidak lupa bersyukur. Bagi saya, menjalankan kewajiban kepada Tuhan juga menjadi pengingat untuk selalu berbuat baik kepada orang lain. Saya juga percaya bahwa pendidikan dan kesempatan yang saya miliki saat ini merupakan sesuatu yang patut saya hargai dan syukuri.

 

Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, saya terapkan dalam cara saya memperlakukan orang lain. Saya berusaha menghargai teman tanpa melihat perbedaan latar belakangnya. Ketika ada teman yang sedang mengalami kesulitan, saya berusaha mendengarkan ceritanya dan membantu jika saya mampu. Saya menyadari bahwa setiap orang mempunyai masalah dan keadaan yang berbeda. Dari hal tersebut, saya belajar untuk lebih peduli terhadap keadaan orang lain dan sekitarnya.

 

Sila ketiga, Persatuan Indonesia, saya belajar menerapkannya ketika berada di lingkungan perkuliahan. Saya bertemu dengan teman yang mempunyai kebiasaan, karakter, dan cara berpikir yang berbeda. Daripada menjadikan perbedaan sebagai masalah, saya belajar untuk saling memahami dan tetap bekerja sama agar tujuaannya juga tercapai bersama-sama.

 

Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, mengajarkan saya untuk tidak memaksakan kehendak. Saat berdiskusi, saya berusaha memberikan kesempatan kepada teman untuk menyampaikan pendapatnya dan mencari keputusan yang disepakati bersama. Saya belajar bahwa pendapat saya tidak selalu menjadi yang paling benar.

 

Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, saya terapkan dengan berusaha bersikap adil dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, ketika mengerjakan tugas kelompok, saya berusaha menjalankan bagian saya dan tidak membebankan tanggung jawab kepada orang lain.

 

Dari kelima sila tersebut, saya belajar bahwa Pancasila sebenarnya sudah dekat dengan kehidupan saya. Pancasila bukan hanya identitas bangsa, tetapi juga dapat menjadi pedoman untuk membentuk diri atau karakter saya menjadi pribadi yang lebih baik. Bagi saya, menerapkan Pancasila dimulai dari diri sendiri. Tidak harus melalui hal besar, tetapi melalui kebiasaan kecil yang dilakukan dengan kesadaran dan tanggung jawab.

Berita Terkait

Hapus Stigma Pilihan Kedua Atau Sekolah Alternatif, LPM NU Beri Suntikan Motivasi Para Guru NU Di Pagar Alam
26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet
Sulap Kardus Bekas Menjadi Kerajinan Bernilai 
Komitmen Bersama Pemkot Dan TNI AU Pembangunan Sekolah Rakyat 
Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi
Dewan Serahkan Banyak PR Untuk Pemkot Pagar Alam, Hasil Reses Tiga Dapil Tahap II T
Menanggalkan Riuh Masa Muda, Menjinakkan Bara
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Hapus Stigma Pilihan Kedua Atau Sekolah Alternatif, LPM NU Beri Suntikan Motivasi Para Guru NU Di Pagar Alam

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:29 WIB

26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Sulap Kardus Bekas Menjadi Kerajinan Bernilai 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Komitmen Bersama Pemkot Dan TNI AU Pembangunan Sekolah Rakyat 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi

Berita Terbaru

Sumsel

Sulap Kardus Bekas Menjadi Kerajinan Bernilai 

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:25 WIB

Kota Palembang

Komitmen Bersama Pemkot Dan TNI AU Pembangunan Sekolah Rakyat 

Rabu, 14 Okt 2026 - 14:50 WIB