Palembang Gelar PTM Setelah Masa PPKM

- Redaksi

Senin, 30 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Palembang, Harnojoyo. (Photo: Istimewa/Yudiansyah)

Walikota Palembang, Harnojoyo. (Photo: Istimewa/Yudiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Penurunan jumlah kasus positif COVID-19 di Palembang membuat Walikota Harnojoyo berencana untuk kembali melaksanakan  sekolah tatap muka. Pelaksanaan ini akan dilakukan usai Palembang tidak lagi memperpanjang masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Laporan dari Dinas Kesehatan, asesement kita sekarang sudah level 3 PPKM dan ini sudah diajukan ke pemerintah pusat. Akan tetapi kita masih berada di masa PPKM sampai 6 September ini,” ujarnya, Senin (30/8/2021).

Menurut Harnojoyo, dia sudah membicarakan hal ini kepada Kepala Dinas Pendidikan Palembang terkait sekolah tatap muka.

“Kemungkinan setelah PPKM ini Palembang akan memulai sekolah tatap muka secara terbatas. Kota lakukan mungkin 25 persen dulu, akan tetapi tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ungkapnya.

Pihaknya memastikan, tidak seluruhnya sekolah akan langsung menerapkan belajar tatap muka secara serentak. Dinas Pendidikan akan melihat terlebih dulu sekolah mana yang siap untuk menggelar tatap muka.

“Teknisnya akan kita bicarakan lagi dan kita lihat sekolah mana dulu yang siap menggelar tatap muka. Mungkin ada 20 SMP dulu, 20 SD, kita akan lihat dulu. Terkait izin orangtua, itu juga penting,” bebernya.

Menurut Harnojoyo, saat ini sekolah tatap sudah sangat diperlukan karena pembelajaran dalam jaringan atau daring yang hampir berjalan dua tahun ia nilai kurang efektif. Terkait vaksinasi anak, kata dia, pihaknya masih terus berupaya agar capaian 1,2 juta bisa terpenuni.

“Memang lebih baik tatap muka, karena anaknya kan kalau di rumah lebih banyak bermain dibandingkan belajar. Kalau sekolah mana kebutuhan anak untuk belajar bisa dapat berjalan dengan baik,” ujarnya. (ANA)

Berita Terkait

Diknas Sumsel Sudah Antisipasi Dampak Kabut Asap Sejak Pertengahan Agustus
Biaya Pengemasan Tinggi Penyebab Beras Premium Kemasan 5 Kg Langka di Pasaran Sumsel
Polisi Jelaskan Tidak Ada Aksi Pelaku Penculikan
Mediasi Buntu, Warga Kenten Raya ‘Tagih’ Air Bersih PDAM Tirta Betuah di Pengadilan
Sidang Suap Smart Board-Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Abi Kenalkan Cory Saat Survei di Jakarta
Gelapkan 80 Dus Bir, Arianto Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang
Menyikapi Dampak Kabut Asap Karhutla, Korsatpel Terminal Jakabaring Bagikan Ratusan Masker Gratis
Pertamina Patra Niaga Pastikan Avtur Siaga, Dukung Operasi Udara Pemadaman Karhutla di Sumsel

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:14 WIB

Diknas Sumsel Sudah Antisipasi Dampak Kabut Asap Sejak Pertengahan Agustus

Rabu, 9 September 2026 - 18:09 WIB

Biaya Pengemasan Tinggi Penyebab Beras Premium Kemasan 5 Kg Langka di Pasaran Sumsel

Rabu, 9 September 2026 - 18:05 WIB

Polisi Jelaskan Tidak Ada Aksi Pelaku Penculikan

Rabu, 9 September 2026 - 18:03 WIB

Mediasi Buntu, Warga Kenten Raya ‘Tagih’ Air Bersih PDAM Tirta Betuah di Pengadilan

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Sidang Suap Smart Board-Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Abi Kenalkan Cory Saat Survei di Jakarta

Berita Terbaru