Padi Petani di Pagar Alam Diserang Blas

- Redaksi

Rabu, 11 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PPEP POPT Dempo Selatan saat melakukan monitoring di lapangan. (Photo: Istimewa)

Petugas PPEP POPT Dempo Selatan saat melakukan monitoring di lapangan. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Mengantisipasi serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), petugas PPEP POPT dari Badan Pengembangan Tanaman Pangan dan Horikultura (BPTPH) Sumsel melakukan monitoring di Desa Muara Sindang Kelurahan Prabu Dipo Kecamatan Dempo dan ditemukan serangan penyakit Blas di areal sawah milik petani.

Petugas POPT Milita Anggriani  mengatakan, monitoring dilakukan untuk mengamati langsung kondisi tanaman yang terkena sarangan penyakit oleh organisme pengganggu.

“Berdasarkan dari hasil monitoring OPT yang ditemukan adalah Blas dengan luas serangan 0,2 Ha dan intensitas 3 persen,” terangnya.

Lanjutnya lagi, penyakit Blas merupakan penyakit yang disebabkan oleh jamur pyricularia grisea. Jamur ini dapat menginfeksi pada semua fase pertumbuhan tanaman padi, mulai dari fase pembibitan sampai pada fase generatif.

“Tanaman yang terserang penyakit ini memiliki ciri bercak coklat berbentuk belah ketupat pada daun tanaman padi,” katanya.

Ia mengatakan, di lokasi terdapat luas hamparan adalah 25 Ha dengan umur tanaman 30-75 HST. Dengan varietas yang ditanam adalah Ciherang dan Lokal.

“Dengan adanya tanda srangan ini, kepada petani untuk waspada jangan sampai meluas serangannya,” katanya.

Kendati demikian, kata dia, di lokasi masih ada terdapat musuh alami yang ditemukan. Seperti Coccinellid, Paederus, Capung, dan Laba-laba.

“Namun, tetap kita rekomendasikan untuk melakukan sanitasi lingkungan, pengendalian menggunakan APH, pengendalian menggunakan fungisida berbahan aktif, apabila intensitas serangan diatas ambang pengendalian dengan prinsip 6 Tepat,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Tak Nanggung! Misi Jadi Lumbung Bawang Putih Di Sumsel, Pagar Alam Siapkan Lahan 21 Hektar 
17 Hari Polres Pagar Alam Sukses Selamatkan 7.500 Jiwa Usai Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika
Tergiur Untung Besar, Pria 29 Tahun Simpan 2,3 Kg Ganja di Kost dan Kena Gerebek
Disiplin Berbuah Manis, 140 Warga Binaan Lapas Kelas III Pagar Alam Terima Remisi Umum HUT RI Ke-81
Helen Purnama Sari, Putri Pagar Alam Jadi Wasit Bulu Tangkis Kelas Dunia dan Wanita Pertama di Sumsel Raih Predikat Terbaik Asia
Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah
Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi
Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Tak Nanggung! Misi Jadi Lumbung Bawang Putih Di Sumsel, Pagar Alam Siapkan Lahan 21 Hektar 

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:22 WIB

17 Hari Polres Pagar Alam Sukses Selamatkan 7.500 Jiwa Usai Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Tergiur Untung Besar, Pria 29 Tahun Simpan 2,3 Kg Ganja di Kost dan Kena Gerebek

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Disiplin Berbuah Manis, 140 Warga Binaan Lapas Kelas III Pagar Alam Terima Remisi Umum HUT RI Ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Helen Purnama Sari, Putri Pagar Alam Jadi Wasit Bulu Tangkis Kelas Dunia dan Wanita Pertama di Sumsel Raih Predikat Terbaik Asia

Berita Terbaru

Sumsel

Pancasila dalam Kehidupan Saya sebagai Pelajar Indonesia

Kamis, 20 Agu 2026 - 23:23 WIB

Sumsel

5 Sila Pancasila Dalam Kehidupan Kuliah ku

Kamis, 20 Agu 2026 - 23:12 WIB

Sumsel

Pengamalan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Kamis, 20 Agu 2026 - 23:06 WIB

Sumsel

Penerapan Pancasila sebagai Pedoman Sehari-hari

Kamis, 20 Agu 2026 - 23:01 WIB