Olahan Pisang Jadi Solusi Ekonomi dan Pencegahan Stunting

- Redaksi

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak ibu-ibu peserta yang mengikuti olahan berbahan dasar pisang saat foto bersama, Senin 10 November 2025. (Photo: Deni Kurniawan)

Tampak ibu-ibu peserta yang mengikuti olahan berbahan dasar pisang saat foto bersama, Senin 10 November 2025. (Photo: Deni Kurniawan)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai Hibah BIMA Kemdiktisaintek RI, beberapa dosen Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) berkolaborasi dengan Universitas Sriwijaya (Unsri) mendorong sejumlah perempuan khususnya ibu-ibu untuk menjadikan olahan pisang sebagai solusi ekonomi sekaligus upaya pencegahan stunting.

Pemberdayaan perempuan di pedesaan yang menunjukkan dampak positif bagi peningkatan ekonomi keluarga dan kesehatan masyarakat dilakukan dua universitas besar tersebut di Desa Jukdadak Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten OKI Provinsi Sumatera Selatan, Senin 10 November 2025.

“Program ini sejalan dengan asta cita pemerintah dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam meningkatkan peran perempuan, memperkuat ekonomi desa, serta mendorong konsumsi pangan bergizi untuk pencegahan stunting,” terang Dr Nurkardina Novalia SE M Si, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPGRIP, sekaligus sebagai ketua dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, Desa Jukdadak dikenal sebagai salah satu sentra penghasil pisang terbaik yang ada di Kabupaten OKI. Namun selama ini potensi tersebut, katanya belum tergarap optimal karena sebagian besar hasil panen dijual dalam bentuk mentah dengan harga yang fluktuatif.

“Melalui program PKM ini, tim pengabdian memperkenalkan berbagai inovasi produk olahan pisang bernilai tambah seperti keripik pisang modern dan sale pisang dengan desain kemasan menarik,” jelasnya.

Disampaikannya, peserta pelatihan terlihat sangat antusias dalam mengikuti setiap tahapan. Mereka tidak hanya menyimak, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik pembuatan olahan pisang.

“Salah satu olahan berbahan dasar pisang yakni membuat bolu olahan pisang, di sana kami juga membagikan beberapa modul sederhana berisi resep, dan tips pengolahan,” ujarnya.

Setelah praktik pembuatan bolu selesai, katanya lagi hasil olahan dibagikan untuk dicicipi bersama. Para peserta memberikan tanggapan positif terhadap rasa dan tampilan bolu pisang yang dibuat.

Diterangkannya, output dari kegiatan ini yaitu produk yang dihasilkan adalah salahsatunya bolu pisang kukus dengan tekstur lembut, aroma pisang yang kuat, serta rasa manis yang seimbang. Dan ini bisa dipasarkan untuk menambah perekonomian keluarga.

“Selain itu indikator keberhasilan dari kegiatan ini terlihat meningkatnya wawasan dan keterampilan ibu-ibu dalam mengolah pisang menjadi produk olahan bernilai ekonomi. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil membangun semangat kolaboratif antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendorong pengembangan ekonomi lokal,” terangnya.

Sementara salah satu ibu-ibu, Ernawati yang mengikuti kegiatan ini mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat solidaritas perempuan desa dalam membangun kemandirian ekonomi melalui inovasi olahan pangan.

Dengan semangat gotong royong yang tumbuh selama proses pelatihan, katanya, diharapkan akan muncul inisiatif lanjutan berupa pembentukan kelompok usaha kecil yang berkelanjutan dan mampu berkembang secara mandiri.

“Semoga kegiatan ini menjadi awal dari upaya berkelanjutan dalam membangun kemandirian ekonomi perempuan di desa kami,” harapnya.

Sekedar informasi, selain diketuai oleh Dr Nurkardina Novalia kegiatan ini juga diikuti beberapa anggota dosen lainnya seperti Mursalin SE MM (UPGRIP) dan Dr Ahmad Maulana SE Ak M M (Unsri) dan mitra pelaksana kegiatan Tim Penggerak PKK Desa Jukdadak yang diketuai oleh Kalsum bersama 25 anggota aktif lainnya. (ANA)

Berita Terkait

Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160
Muhammad Suryadi Resmi Pimpin Bank Sumsel Babel, Siap Perkuat Kepercayaan dan Transformasi Digital
Muhamad Suryadi Resmi Jadi Dirut BSB, Siap Percepat Transformasi dan Ekspansi Bisnis
Bank Indonesia Perkuat Literasi Ekonomi Syariah melalui ToT Content Creator, ToT Dai-Daiyah, Sertifikasi Nazhir, dan Kompetisi Modest Fashion FESyar Sumatera 2026
Honda Victory Meriahkan Perusahaan dan Instansi di Palembag
Rayakan Hari Kartini dengan “Kartini Treat” di THE 1O1 Palembang Rajawali
BRI Salurkan 25 Unit Mesin Pipil Jagung untuk Gapoktan di Sumatera Selatan
BRI Region 4 Palembang Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Nasabah dan Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:45 WIB

Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:16 WIB

Muhammad Suryadi Resmi Pimpin Bank Sumsel Babel, Siap Perkuat Kepercayaan dan Transformasi Digital

Senin, 8 Juni 2026 - 19:14 WIB

Muhamad Suryadi Resmi Jadi Dirut BSB, Siap Percepat Transformasi dan Ekspansi Bisnis

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Bank Indonesia Perkuat Literasi Ekonomi Syariah melalui ToT Content Creator, ToT Dai-Daiyah, Sertifikasi Nazhir, dan Kompetisi Modest Fashion FESyar Sumatera 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:46 WIB

Honda Victory Meriahkan Perusahaan dan Instansi di Palembag

Berita Terbaru

Ilustrasi - Logo Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan. Foto: istimewa

Kota Palembang

Ombudsman RI: Ada Lima Pelanggaran SPMB di Sumsel

Jumat, 26 Jun 2026 - 21:29 WIB