Minyak Goreng di Pagar Alam Makin Langka

- Redaksi

Rabu, 23 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Disperindagkop dan UKM beserta aparat kepolisian Resort Pagar Alam lakukan monitoring dan pengawasan di sejumlah pusat perbelajaan ritel dan pasar tradisional kota Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

Petugas Disperindagkop dan UKM beserta aparat kepolisian Resort Pagar Alam lakukan monitoring dan pengawasan di sejumlah pusat perbelajaan ritel dan pasar tradisional kota Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Ada harga, tapi tidak ada barang. Beginilah kira-kira gambaran untuk keberadaan Minyak Goreng (Migor) kemasan yang kerap dijual di pusat perbelajaan ritel modern di wilayah Kota Pagar Alam.

Bahkan kalau pun ada stoknya, hanya dalam hitungan jam puluhan Migor itu pun pasti sudah habis. Sayangnya, kondisi ini tak hanya terjadi di pusat perbelajaan ritel, melainkan pula di pusat perbelajaan Pasar Tradisional.

“Hasil pemantauan kita di lapangan, terutama di Pasar Tradisional Pagar Alam, untuk Migor kemasan sederhana kini juga sudah sulit ditemui atau tidak ada. Sedangkan untuk Migor curah, walaupun ada tapi harga jualnya cukup tinggi, dengan kisaran harga Rp18.500 per kilogram,” ujar Plt Kadisperindagkop dan UKM Pagar Alam, Zaily, Rabu (23/2/2022).

Untuk stok Migor kemasan di pusat perbelanjaan ritel, terang Zaily, hingga kini ada yang belum melakukan pengisian stok dari Distributornya.

“Jadi kalaupun ada stoknya pasti langsung habis diburu masyarakat. Kalau pun ada, stoknya juga terbatas. Berkisar 6 hingga 10 dus saja, dengan harga jual pasaran Rp13,500 per liter hingga Rp14 ribu per liter, tergantung dengan merek Migor kemasan tersebut,” urainya.

Ia menambahkan, mengantisipasi terjadinya aksi borong Migor, pihak pengelola pusat perbelajaan ritel telah menerapkan aturan; 1 orang hanya boleh membeli 2 liter Migor kemasan saja.

“Itu aturannya. 1 orang dibatasi hanya bisa membeli sebanyak 2 liter Migor kemasan saja,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi
Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona
Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan
Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan
Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial
Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo
Gerebek Tempat Karaoke, Tim Gabungan Temukan Tiga Pemandu Karaoke Positif Narkoba
LUAR BIASA! Jawab Krisis Khatib IKADI Pagar Alam Turut Pecahkan Rekor MURI Dalam Pelatihan Khatib Nasional

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:53 WIB

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi

Selasa, 3 November 2026 - 12:53 WIB

Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona

Minggu, 1 November 2026 - 18:00 WIB

Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial

Berita Terbaru

Kota Palembang

Modus Beri Tumpangan, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:52 WIB