Mesin Capit Boneka Mini Sedang Booming di Empat Lawang

- Redaksi

Kamis, 13 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mesin capit boneka di salah satu toko kelontongan warga

Mesin capit boneka di salah satu toko kelontongan warga

SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Permainan capit boneka di Kabupaten Empat Lawang sedang marak. Hampir di sejumlah toko kelontong, ada mesin ini. Padahal sebelumnya, MUI Empat Lawang telah mengharamkan permainan mesin boneka capit tersebut. Alasannya, permainan itu mengandung unsur judi.

Jepri, pengelola mesin permainan capit boneka mengungkapkan, di kabupaten Empat Lawang terkusus Kecamatan Tebing Tinggi ada sekitar 50 unit.

“Untuk seluruh Kecamatan Tebing Tinggi ada sekitar 50 unit,” kata Jepri saat dikonfirmasi, Kamis (13/04/2023).

Menurut jepri, pendapatan 1 unit mesin capit boneka per harinya bisa mencapai sekitar Rp 100 ribu. Mesin permainan ini biasanya dititipkan di toko-toko kelontong yang ada.

“Kalau pendapatannya tergantung tokonya, kebanyakan nggak sampai 100 ribu per hari per unit,” kata jepri.

Ia mengaku pengelolaan mesin capit boneka dilakukan oleh sejumlah orang dengan pembagian yang sudah diatur. Sedangkan bos pemilik mesin capit boneka tersebut menurut pengakuan Jepri orang luar Sumatera.

Pembagian itu antara lain ada yang bertugas mengisi boneka dan mengambil uang hasil permainan capit. Ada juga yang bertugas mengatur atau memperbaiki mesin capit.

“Kalau yang kerja banyak, ada bagiannya sendiri. Ada bagian isi boneka terus memindah mesin gitu,” terangnya.

Salah satu pemilik toko di Talang banyu Kecamatan Tebing Tinggi, Yesi mengaku, baru dititipi mesin capit boneka sekitar 2 pekan lalu. Perjanjiannya setiap kali ada transaksi di mesin, pemilik toko diberi uang sewa sekitar Rp 10 ribu.

Dalam sehari, Yesi mengaku bisa meraup keuntungan dari mesin capit boneka sekitar Rp. 100 ribu hingga Rp. 150 ribu.

“Transaksinya saya dikasih setiap hari Rp 10 ribu, kalau hasilnya ini kadang Rp 100 ribu, kadang sampai Rp 150 ribu,” kata Yesi. (*)

Berita Terkait

HUT ke-19 Empat Lawang Jadi Momentum Perkuat Arah Pembangunan Daerah
Pemkab Empat Lawang Bantah Isu Mobil Dinas Rp3,5 Miliar, Anggaran Dialihkan untuk BPJS Kesehatan
Pemkab Empat Lawang Siapkan 7 Agenda Besar HUT ke-19 Tahun 2026, Fokus pada Dampak ke Masyarakat
DPRD Empat Lawang Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati 2025, Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas
Bupati dan wakil Bupati Empat Lawang Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Sawal 1447 H
Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Bupati Joncik Tekankan Prioritas SDM dan Infrastruktur di Empat Lawang
Bupati dan Kajari Empat Lawang saat sedang Tandatangani Perjanjian Kerjasama
KPU Tetapkan JM-Fai Sebagai Pemenang Pilkada

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:37 WIB

HUT ke-19 Empat Lawang Jadi Momentum Perkuat Arah Pembangunan Daerah

Sabtu, 4 April 2026 - 19:28 WIB

Pemkab Empat Lawang Bantah Isu Mobil Dinas Rp3,5 Miliar, Anggaran Dialihkan untuk BPJS Kesehatan

Kamis, 2 April 2026 - 21:07 WIB

Pemkab Empat Lawang Siapkan 7 Agenda Besar HUT ke-19 Tahun 2026, Fokus pada Dampak ke Masyarakat

Rabu, 1 April 2026 - 21:26 WIB

DPRD Empat Lawang Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati 2025, Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas

Sabtu, 21 Maret 2026 - 06:13 WIB

Bupati dan wakil Bupati Empat Lawang Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Sawal 1447 H

Berita Terbaru

Kota Palembang

Efektivitas Pengendalian Harga di Sumatera Selatan

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:42 WIB