Mengamalkan Pancasila Melalui Nilai-Nilai Pesantren 

- Redaksi

Sabtu, 22 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Humaidah

NIM   : PO7124226024

Prodi : D4 kebidanan

 

Mengamalkan Pancasila Melalui Nilai-Nilai Pesantren

 

Menjadi alumni pondok mengajarkan saya arti kebersamaan, toleransi, dan keadilan. Nilai-nilai itu ternyata tidak jauh berbeda dengan isi Pancasila. Di tengah dunia yang penuh perbedaan, Pancasila mengingatkan saya untuk tetap bertuhan, beradab, bersatu, dan adil. Mengamalkan Pancasila dimulai dari hal-hal kecil yang sudah saya latih sejak di pondok.

 

Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, saya amalkan lewat sholat berjamaah dan ngaji bersama. Di luar pondok, sila ini mengajarkan saya untuk bertoleransi dengan pemeluk agama lain, tetap menghormati tanpa memaksa.

 

Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, terasa saat ada teman sakit dan semua bergantian menjaganya. Nilai ini bisa saya lanjutkan dengan tidak membully, membantu sesama, dan menghargai setiap manusia.

 

Sila ketiga, Persatuan Indonesia, saya rasakan dari satu kamar yang isinya orang dari berbagai daerah. Walau berbeda bahasa dan adat, kami tetap satu tujuan. Persatuan seperti ini yang harus saya jaga agar bangsa tidak mudah terpecah.

 

Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, saya latih lewat musyawarah untuk menentukan jadwal dan kegiatan. Demokrasi Pancasila bukan tentang menang sendiri, tapi mencari keputusan terbaik bersama.

 

Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, saya praktikkan lewat piket dan pembagian tugas yang adil. Di masyarakat, keadilan bisa diwujudkan dengan tidak serakah dan peduli pada yang membutuhkan.

 

Dengan demikian, nilai-nilai Pancasila yang saya pelajari dan amalkan sejak di pondok sangat relevan untuk diterapkan sebagai mahasiswi baru di Poltekkes. Sebagai calon tenaga kesehatan, saya tentunya dituntut memiliki sikap jujur, peduli, disiplin, dan adil sejak awal perkuliahan. Semoga dengan mengamalkan Pancasila, saya mahasiswi baru Poltekkes dapat tumbuh menjadi tenaga kesehatan yang profesional dan berakhlak mulia bagi bangsa Indonesia.

Berita Terkait

Pegadaian Hadirkan ATM Emas, Cetak Emas Fisik Tanpa Waktu Tunggu
Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat
Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026
9 OPD Empat Lawang Teken MoU dengan Kejari, Perkuat Pendampingan Hukum
Pengadilan Negeri Baturaja Laksanakan Pengawasan dan Pengamatan di Rutan Baturaja
Hapus Stigma Pilihan Kedua Atau Sekolah Alternatif, LPM NU Beri Suntikan Motivasi Para Guru NU Di Pagar Alam
26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Pegadaian Hadirkan ATM Emas, Cetak Emas Fisik Tanpa Waktu Tunggu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:53 WIB

9 OPD Empat Lawang Teken MoU dengan Kejari, Perkuat Pendampingan Hukum

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Pengadilan Negeri Baturaja Laksanakan Pengawasan dan Pengamatan di Rutan Baturaja

Berita Terbaru

Kota Palembang

Pegadaian Hadirkan ATM Emas, Cetak Emas Fisik Tanpa Waktu Tunggu

Kamis, 15 Okt 2026 - 10:48 WIB

Kadis Kesehatan empat lawang, Dery Kurniawan

Empat Lawang

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:10 WIB