Makin Unggul, Rodi Wijaya Tinggalkan Pesaingnya dalam Pilkada Lubuklinggau

- Redaksi

Rabu, 16 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada), Calon Wali Kota Lubuklinggau nomor urut 1 Rodi Wijaya makin menunjukan dominasinya dibanding dengan calon lain. Rodi dinilai lebih unggul dari berbagai aspek, baik dari segi politik, pemerintahan, maupun sosial kemasyarakatan.

Pengamat Politik Bagindo Togar mengungkap bahwa Rodi Wijaya bukanlah pemain baru dalam politik lokal. Dengan pengalaman panjang sebagai Ketua DPRD Kota Lubuklinggau selama dua periode dan Ketua DPD Golkar, Rodi memiliki pemahaman yang mendalam tentang dinamika politik di Lubuklinggau.

“Kemampuannya untuk merancang strategi politik dan memobilisasi dukungan dari berbagai kalangan menjadikan Rodi sebagai kandidat yang paling siap memimpin kota ini,” ungkap Bagindo, Rabu (16/10/2024).

Sebaliknya, Yoppy Karim yang relatif baru dalam politik Lubuklinggau, dengan rekam jejaknya yang masih minim, masih harus membangun jaringan politik yang kokoh dan terbukti seperti yang dimiliki Rodi.

“Jaringan politik yang kuat merupakan salah satu kunci kemenangan dalam Pilkada. Dan Rodi telah membuktikan bahwa ia mampu membangun jaringan ini dengan baik, baik ditingkat lokal maupun nasional,” lanjut Bagindo.

Apalagi kata Bagindo, sebagai mantan Ketua DPRD, Rodi telah membuktikan kinerjanya dalam membuat kebijakan-kebijakan strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Lubuklinggau.

Rodi terlibat dalam berbagai proyek pembangunan yang berhasil meningkatkan kualitas hidup warga, seperti peningkatan infrastruktur dan pelayanan publik.

Di sisi lain, Yoppy Karim dinilai belum memiliki pengalaman yang cukup dalam pemerintahan kota, sehingga kemampuannya untuk mengambil keputusan yang cepat dan tepat dalam memimpin Lubuklinggau masih dipertanyakan.

Rodi yang telah mengelola pemerintahan kota secara langsung juga memiliki keunggulan dalam memahami birokrasi dan regulasi yang diperlukan untuk menjalankan kota dengan efisien.

“Rodi tahu bagaimana birokrasi bekerja, dan ia memiliki pengalaman untuk memastikan bahwa roda pemerintahan berjalan dengan baik,” kata Bagindo.

Salah satu kekuatan utama Rodi Wijaya adalah pendekatannya yang terbuka dan partisipatif terhadap masyarakat.

Ia sering turun langsung ke lapangan, mendengarkan aspirasi warga, dan mencari solusi bagi permasalahan yang mereka hadapi. Rodi dikenal sebagai sosok yang dekat dengan rakyat, yang tidak hanya mendengarkan, tetapi juga bertindak berdasarkan masukan dari masyarakat.

Rodi telah lebih dulu membuktikan bahwa ia dapat berinteraksi dengan warga dari semua lapisan, mulai dari petani, pedagang kecil, hingga tokoh masyarakat.

“Pendekatan ini menjadi poin penting bagi pemilih yang menginginkan pemimpin yang tidak hanya berteori, tetapi juga aksi nyata di lapangan,” terang Bagindo.

Sementara Yoppy Karim masih berusaha untuk membangun citra kedekatan dengan masyarakat. Bagindo menambahkan, duet Rodi Wijaya dan Imam Senen (ROIS) juga makin memperkuat posisi mereka dalam Pilkada Lubuklinggau.

Imam Senen, dengan pengalaman birokrasi sebagai mantan Pj Sekda, melengkapi keahlian politik dan pemerintahan Rodi.

“Keduanya siap membawa Lubuklinggau ke arah yang lebih baik, dengan kebijakan yang progresif dan berfokus pada kesejahteraan masyarakat,” tutup Bagindo.

Hal senada juga disampaikan oleh Fran Sembiring Ketua Tim Pemenangan ROIS, ia menyebut bahwa saat ini masyarakat Lubuklinggau sangat berharap pada duet Rodi-Imam.

“Masyarakat melihat Rodi sebagai pemimpin yang dekat dan mendengarkan aspirasi rakyat. Kami optimis ROIS akan menang dan membawa Lubuklinggau ke arah yang lebih baik,” kata Fran.

Fran menilai bahwa duet ini mampu mengulang kesuksesan kepemimpinan SN Prana Putra Sohe-Sulaiman Kohar (NanSuko) yang dianggap berhasil membawa kemajuan selama dua periode.

“Dengan pengalaman politik Rodi dan kompetensi birokrasi Imam, mereka adalah kombinasi yang kuat untuk masa depan Lubuklinggau,” tutur Fran. (ANA)

Berita Terkait

Kunjungan Kerja Pansus Perkebunan DPRD Provinsi Sumatera Selatan ke Satgas PKH di Jakarta
Kunjungan Kerja Pansus Perkebunan DPRD Provinsi Sumatera Selatan ke BPK RI
Komisi I DPRD Sumsel Diterima Bupati OKU Timur, Bapak Ir H Lanosin, ST.,MT., MM dalam Kunjungan Kerja Koordinasi Pemerintahan Daerah di OKU Timur
KOMISI III DPRD SUMSEL PELAJARI STRATEGI OPTIMALISASI PAD DAN PENGELOLAAN FISKAL DI DPRD DIY
Perjuangan Masyarakat Banyuasin Berbuah Hasil, Komisi II DPR RI Desak Pencabutan HGU PT Melania Indonesia
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumatera Selatan Dalam Rangka Peringatan Hari Jadi Ke-80 Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026
Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hadiri Panen Raya Jagung Serentak di OKU Selatan
Ketua DPRD Sumsel dan Unsur Buruh Audiensi ke Kemenaker RI dan DPR RI Jakarta, 12–13 Mei 2026

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:38 WIB

Kunjungan Kerja Pansus Perkebunan DPRD Provinsi Sumatera Selatan ke Satgas PKH di Jakarta

Senin, 25 Mei 2026 - 19:24 WIB

Kunjungan Kerja Pansus Perkebunan DPRD Provinsi Sumatera Selatan ke BPK RI

Senin, 25 Mei 2026 - 18:45 WIB

Komisi I DPRD Sumsel Diterima Bupati OKU Timur, Bapak Ir H Lanosin, ST.,MT., MM dalam Kunjungan Kerja Koordinasi Pemerintahan Daerah di OKU Timur

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:16 WIB

KOMISI III DPRD SUMSEL PELAJARI STRATEGI OPTIMALISASI PAD DAN PENGELOLAAN FISKAL DI DPRD DIY

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:36 WIB

Perjuangan Masyarakat Banyuasin Berbuah Hasil, Komisi II DPR RI Desak Pencabutan HGU PT Melania Indonesia

Berita Terbaru