Lucianty-Syaparuddin Pimpin Elektabilitas di Pilkada Muba, Kemenangan Tinggal Menunggu Waktu

- Redaksi

Sabtu, 16 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba), Ir. Hj. Lucianty dan Syaparuddin, unggul signifikan dalam survei elektabilitas Pilkada Muba.

Berdasarkan hasil survei terbaru Lembaga Kajian Publik Independen (LKPI), pasangan nomor urut satu ini mengungguli pesaing mereka, H. Toha dan Rohman, dengan selisih elektabilitas yang cukup jauh.

Hasil survei yang dirilis dalam jumpa media bertema “Menakar Peta Elektoral Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Muba pada Pilkada Serentak 27 November 2024″ menunjukkan bahwa Lucianty-Syaparuddin memiliki keunggulan elektoral yang signifikan.

Dengan waktu tersisa hanya sepuluh hari menuju hari pencoblosan, pasangan ini berpeluang besar memenangkan Pilkada Muba 2024.

Pada survei terbuka (top of mind), tanpa menyebut nama calon, nama Lucianty disebut spontan oleh 56,3% responden, jauh mengungguli H. Toha dengan 28,5%, sementara 15,2% responden belum menentukan pilihan.

Pada survei tertutup, elektabilitas Lucianty mencapai 57,6%, diikuti Toha dengan 33,2%. Sementara pada simulasi menggunakan kertas suara, pasangan Lucianty-Syaparuddin meraih elektabilitas 59%, unggul jauh dibandingkan Toha-Rohman yang hanya mendapatkan 32,4%. Sisanya, 8,6% responden belum menentukan pilihan.

Secara statistik, pasangan Lucianty-Syaparuddin telah melampaui ambang batas 50% yang dibutuhkan untuk memenangkan Pilkada. Dengan sisa waktu hingga 27 November, peluang pasangan ini untuk menang sangat besar,” ungkap Direktur Eksekutif LKPI, Arianto, M.IKom.Pol., dalam konferensi pers di Hotel Santika, Sabtu (16/11).

Kuatnya elektabilitas Lucianty-Syaparuddin tidak terlepas dari beberapa faktor utama yang menjadi alasan pemilih. Survei menunjukkan bahwa 59,6% responden menganggap pasangan ini perhatian terhadap rakyat, sementara 90,5% melihat bukti nyata kerja mereka.

Selain itu, 88% responden menilai mereka berpengalaman di pemerintahan, dan 50,8% percaya pasangan ini mampu membawa perubahan yang lebih baik.

Faktor lain yang mendukung adalah karakter personal pasangan ini. Sebanyak 61,1% responden menganggap mereka cerdas dan berpendidikan, 87,5% menilai ramah dan mudah ditemui, serta 52,2% percaya mereka mampu memecahkan persoalan di Muba.

Arianto, yang juga mantan peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI), menegaskan bahwa tingkat popularitas (95%) dan akseptabilitas (88%) Lucianty-Syaparuddin jauh lebih tinggi dibandingkan pesaing mereka, Toha-Rohman, yang hanya memiliki popularitas 89% dan akseptabilitas 84%.

“Kombinasi popularitas dan akseptabilitas yang tinggi merupakan modal utama pasangan ini untuk mendongkrak elektabilitas. Faktor ini tidak datang secara tiba-tiba, tetapi hasil dari kerja sosial yang konsisten di masyarakat jauh sebelum Pilkada dimulai,” jelasnya.

Arianto juga menambahkan bahwa apresiasi masyarakat terhadap performa Lucianty-Syaparuddin dalam debat pasangan calon turut memperkuat posisi mereka.

“Jika tidak ada tsunami politik atau peristiwa luar biasa, Lucianty-Syaparuddin sangat berpotensi menang,” tegasnya.

Survei LKPI dilakukan pada 7-14 November 2024, dengan melibatkan 410 responden dari 41 desa/kelurahan di Muba. Sampel diambil secara proporsional menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error ±5% dan tingkat kepercayaan 95%.

Hasil ini menjadi sinyal kuat bagi pasangan Lucianty-Syaparuddin untuk melangkah lebih percaya diri dalam Pilkada Muba yang akan digelar pada 27 November 2024.

Berita Terkait

Aku dan 5 Makna yang Memberikan Arti dalam Hidupku
Bupati Joncik Buka Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi Empat Lawang
Kuasa Hukum Korban Mahasiswi Pelecehan Apresiasinya Kinerja Satreskrim Polrestabes Palembang  
Rangka Motor di Parit Buka Tabir Hilangnya Dua Bersaudara di Banyuasin, Dua Tersangka Ditangkap
Walikota Palembang Ungkap Tiga Kecamatan Terpantau Banyak Titik Api
Polisi Tetapkan Tersangka Dosen Non Aktif Kasus Pelecehan Terhadap Mahasiswinya
Mendapat Informasi Titik Hotspot, Satgas Karhutlah Berjibaku Padamkan Api.
Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Pos Terminal KM 12

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:54 WIB

Aku dan 5 Makna yang Memberikan Arti dalam Hidupku

Senin, 7 September 2026 - 21:28 WIB

Bupati Joncik Buka Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi Empat Lawang

Senin, 7 September 2026 - 21:26 WIB

Kuasa Hukum Korban Mahasiswi Pelecehan Apresiasinya Kinerja Satreskrim Polrestabes Palembang  

Senin, 7 September 2026 - 21:24 WIB

Rangka Motor di Parit Buka Tabir Hilangnya Dua Bersaudara di Banyuasin, Dua Tersangka Ditangkap

Senin, 7 September 2026 - 21:21 WIB

Walikota Palembang Ungkap Tiga Kecamatan Terpantau Banyak Titik Api

Berita Terbaru

Sumsel

Aku dan 5 Makna yang Memberikan Arti dalam Hidupku

Senin, 7 Sep 2026 - 21:54 WIB

Kota Palembang

Walikota Palembang Ungkap Tiga Kecamatan Terpantau Banyak Titik Api

Senin, 7 Sep 2026 - 21:21 WIB