Lonjakan Harga Beras Bantuan Pangan Nasional Di Percepat

- Redaksi

Senin, 11 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG-Pemerintah mempercepat penyaluran Bantuan Pangan Nasional (Bapanas) Cadangan Beras Pemerintah (CBP) guna mengantisipasi lonjakan harga beras yang naik cukup signifikan melalui Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) secara nasional serentak dari Aceh hingga Papua.

 

Bapanas tahap kedua yang rencananya disalurkan pada bulan Oktober, di percepat mulai September ini agar menekan lonjakan harga beras serta menahan laju Inflasi.

 

Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatra Selatan dan Bangka Belitung (Sumsel Babel) Mohamad Alexander di Provinsi Sumsel penyaluran CBP tahap kedua ini dijadwalkan pada bulan Oktober, November dan Desember.

“Tapi melihat fenomena harga beras yang mengalami kenaikan cukup signifikan, maka Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) memerintahkan Bulog untuk mempercepat penyaluran di bulan September. Dan penyaluran Bantuan Pangan ini serentak dilakukan secara nasional pada hari ini mulai dari Aceh sampe Papua,” kata Alex, usai me-launching bantuan pangan CPB di Gudang Bulog KM 9, Palembang, Senin (11/9/2023).

Sedangkan jumlah penerima bantuan pada tahap kedua yaitu 582.370 KPM dengan total yg akan digelontorkan selama 3 bulan sejumlah kurang lebih 17.457 ton sampai dengan bulan November 2023. Perbedaan jumlah KPM dibanding tahap pertama, lantaran masih adanya pembaruan dan synchronize data dari Kementerian Sosial.

“Untuk periode pertama di bulan September ini total yang akan dislaurkan kurang lebih sebanyak 5.820 ton,” sambungnya.

Adapaun dalam proses distribusi bantuan, pihaknya menggunakan trasporter PT Dosni Roha (PT. DNR) yang akan langsung mengirimkan seluruh beras ke titik penyaluran yang sudah disepakati sampai diterima oleh KPM di masing-masing wilayah.

Kemudian untuk Bangka sebanyak 350 ton dan Belitung sebanyak 137 ton. “Jadi total untuk Sumsel kurang lebih sebanyak 5.332 ton dan Bangka Belitung sebanyak 487 ton,” jelasnya.

Berita Terkait

Perkuat Eksistensi UMKM, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Akses Pasar di Launching Senam Kriya 2026
Warga IB I Palembang Digemparkan Penemuan Jasad Bocah Perempuan di Selokan
Rumah Sirih Palembang Bantah Isu Negatif Video Viral, Kuasa Hukum: Datang Langsung dan Buktikan
Masih dalam Semangat Kartini, Astra Motor Sumsel gelar Safety Riding Perempuan Hebat #Cari_Aman
Kedapatan Bawa Badik di Parkiran Palembang Icon, Seorang Pelajar Diamankan Polisi
Kenalan di Medsos, Remaja Asal Prabumulih Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Palembang
Roadshow PINTAR Reksa Dana di Palembang, OJK dan APRDI Perkuat Literasi Investasi serta Dorong Kewirausahaan Muda
Road to 3rd Sriwijaya Economic Forum 2026: BI dan ISEI Dorong Hilirisasi Pangan dan Energi di Sumsel

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 20:21 WIB

Perkuat Eksistensi UMKM, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Akses Pasar di Launching Senam Kriya 2026

Minggu, 26 April 2026 - 20:17 WIB

Warga IB I Palembang Digemparkan Penemuan Jasad Bocah Perempuan di Selokan

Sabtu, 25 April 2026 - 11:20 WIB

Rumah Sirih Palembang Bantah Isu Negatif Video Viral, Kuasa Hukum: Datang Langsung dan Buktikan

Jumat, 24 April 2026 - 18:35 WIB

Masih dalam Semangat Kartini, Astra Motor Sumsel gelar Safety Riding Perempuan Hebat #Cari_Aman

Jumat, 24 April 2026 - 15:16 WIB

Kedapatan Bawa Badik di Parkiran Palembang Icon, Seorang Pelajar Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Muba Ambil Bagian dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

Musi Banyuasin

Muba Ambil Bagian dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

Minggu, 26 Apr 2026 - 15:54 WIB