Longsor Tutup Akses Jalan, Pemprov Sumsel Sumsel Cepat Tanggapi 

- Redaksi

Jumat, 12 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Amblas Akibat Longsor di Desa Talang Baru, Kabupaten OKU Selatan. Foto : Dok. Dinas PUBM-TR

Jalan Amblas Akibat Longsor di Desa Talang Baru, Kabupaten OKU Selatan. Foto : Dok. Dinas PUBM-TR

Pemprov Sumsel Relokasi Jalan Desa Talang Baru

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG –

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) gerak cepat dalam menanggulangi bencana longsor yang terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi sehingga mengakibatkan tertutupnya akses jalan milik Pemprov Sumsel.

Bahkan dalam 1 bulan ini, 2 jalan milik Pemprov Sumsel terkena efek dari longsor sehingga tertutupnya akses jalan dan salah satunya longsor mengakibatkan jalan amblas dan memakan hampir setengah jalan.

Pertama Longsor pada tengah bulam Desember 2023 mengakibatkan ambles hampir setengah badan jalan di kawasan wilayah Desa Talang Baru Kecamatan Buay Sandang Aji (BSA), Kabupaten OKU Selatan. Jalan amblas dengan panjang 14 meter dan lebar 2,4 meter dengan kedalaman mencapai 7 meter.

Penjabat (PJ) Gubernur Sumsel Agus Fatoni melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Sumsel M Affandi mengatakan pihaknya bergerak cepat dalam menangani longsor yang terjadi dengan memasang rambu jalan.

Agar akses masyarakat tak putus dan jalan tersebut tetap bisa dilalui pihaknya langsung melakukan penanganan sementara dengan membuka bahu jalan dan menambahkan agregat supaya mobilitas kendaraan di wilayah tersebut bisa lewat seperti biasa.

“Kurang lebih 35 kilometer untuk panjang ruasnya. Perbaikan jalan secara permanen rencananya dilakukan relokasi dengan menggeser bahu jalan yang tak terkena Ambles,” kata Affandi saat ditemui diruang kerjanya, Jumat (12/1/2024).

Lanjut Affandi saat ini pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan pengukuran serta pemetaan deemgan kurang lebih 100 meter dan lebar 15 meter jalan yang akan kita relokasi. Dengan menggunakan konstruksi nanti full Dave lalu kemungkinan besar juga di Rigid.

Sering berjalan, pihaknya juga tengah melakukan pembebasan lahan serta melakukan pendisainan dahulu. Lalu pihaknya juga telah melakukan kepada pemerintahan desa agar dapat memberikan pengertian kepada masyarakat apa yang akan Pemerintah Provinsi lalukan.

“Artinya nanti akan ada ganti rugi, bahkan sudah masuk KJPP 2024. Mudah-mudahan cepat selesai, kalau tidak salah ada 3 persil lahan yang akan dibebaskan untuk dilakukan relokasi di desa Talang Baru tadi,” ungkapnya.

Kemudian untuk skema pembiayaan, yang pihaknya berencana akan meminta kepada Gubernur untuk memakai dana tanggap darurat. Apalagi saat ini pihaknya tak bisa lagi mengeluarkan anggaran APBD induk, sedangkan untuk menunggu anggaran perubahan masih sangat lama.

“Jadi akan kita coba minta kepada pak pj Gubernur untuk alokasi pendanaan yang sifatnya darurat, tapi tetap secara administrasi kita harus desain, setelah ada desain dan pembebasan lahan selesai, baru kita fisik tapi berjalan simultan. Kalau itu bisa jalan kan tidak perlu menunggu APBD perubahan, jadi bisa lebih cepat nanti penanganannya. Seperti yang kita lakukan tahun lalu pada perbaikan jalan pada Simpang Sender,” jelasnya.

Jalan Terkena Longsor Di Daerah Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang yang telah Dibersihkan dan Bisa Dilalui Kendaraan. Foto : Dok. Dinas PUBM-TR

Selain itu, longsor juga terjadi dikawasan Perbatasan Desa Ulak Mengkudu dan Desa Batu Pance atau Jalan Lintas Tebing Tinggi-Talang Padang Kabupaten Empat Lawang hari ini, Jumat (12/1/2024). Akibatnya material longsoran tutupi jalan kabupaten tersebut dengan ketinggian selutut orang dewasa hingga sebabkan kendaraan tidak bisa melintas.

Namun, Affandi menjelaskan jika gerak cepat Pemerintah Provinsi dalam menanggapi hal tersebut sehingga pada siang hari jalan yang tertutup material longsor telah dibersihkan dan bisa kembali dilalui kendaraan.

“Saat ini sudah bisa dilalui kendaraan, penanganan cepat ini juga kordinasikan kita bersama pemerintah kabupaten serta UPTD kita yang selalu siap dengan alat berat yang disiagakan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Gubernur Herman Deru Kaget Bupati Muara Enim Terjaring OTT KPK
Praperadilan Safaruddin dan Sufuk Ditolak, Hakim Nyatakan Penyitaan oleh Polda Sumsel Sah
Jubir KPK Benarkan Ada Kegiatan Penindakan di Muara Enim
Gotong Royong Jaga Lingkungan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dan Masyarakat Kota Negara Kumpulkan 280 Kg Sampah
Ajun Minta Maaf, Kuasa Hukum Berharap Restorative Justice Dikabulkan Polisi
Operasi Patuh Musi 2026 di Palembang Ditunda
BSB Sukseskan Walikota Cup Darussalam Minisoccer, Semarakkan HUT Palembang ke-1343
Universitas Muhammadiyah Palembang, PTS Pertama di Sumsel yang Buka Program Doktor (S3) Manajemen

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:15 WIB

Gubernur Herman Deru Kaget Bupati Muara Enim Terjaring OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 19:21 WIB

Praperadilan Safaruddin dan Sufuk Ditolak, Hakim Nyatakan Penyitaan oleh Polda Sumsel Sah

Senin, 8 Juni 2026 - 19:06 WIB

Jubir KPK Benarkan Ada Kegiatan Penindakan di Muara Enim

Senin, 8 Juni 2026 - 17:54 WIB

Gotong Royong Jaga Lingkungan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dan Masyarakat Kota Negara Kumpulkan 280 Kg Sampah

Senin, 8 Juni 2026 - 16:08 WIB

Ajun Minta Maaf, Kuasa Hukum Berharap Restorative Justice Dikabulkan Polisi

Berita Terbaru

Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru saat diwawancarai, Senin (8/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

Gubernur Herman Deru Kaget Bupati Muara Enim Terjaring OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 21:15 WIB

Kota Palembang

Jubir KPK Benarkan Ada Kegiatan Penindakan di Muara Enim

Senin, 8 Jun 2026 - 19:06 WIB