Nama : Sri Irmawati
NIM : P07133126077
Prodi : D3 Sanitasi
Lima Sila dalam Kehidupan Saya
Saya, Sri Irmawati, merupakan mahasiswa baru Program Studi D-III Kesehatan Lingkungan di Poltekkes Kemenkes Palembang. Dalam kehidupan sehari-hari saya menerapkan lima sila.
Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang memiliki nilai-nilai penting dalam kehidupan sehari-hari. Bagi saya, Pancasila bukan hanya sesuatu yang dipelajari di sekolah atau kampus, tetapi juga menjadi pedoman dalam bersikap dan berperilaku. Sebagai seorang mahasiswa, saya berusaha menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga, kampus, hingga masyarakat.
Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa.
Saya menerapkan sila pertama dengan selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala sesuatu yang saya miliki. Saya berusaha menjalankan ibadah dengan baik dan berdoa sebelum melakukan kegiatan. Saya juga menghormati orang lain yang memiliki keyakinan berbeda dengan saya. Bagi saya, memiliki kepercayaan kepada Tuhan dapat membuat saya lebih berhati-hati dalam bersikap dan selalu berusaha melakukan hal-hal yang baik.
Sila Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.
Dalam kehidupan sehari-hari, saya berusaha menghargai dan menghormati setiap orang. Saya membiasakan diri berbicara dengan sopan kepada orang tua, dosen, teman, dan orang-orang di sekitar saya. Ketika ada teman yang mengalami kesulitan, saya berusaha membantu sesuai dengan kemampuan saya. Saya juga tidak ingin membeda-bedakan orang berdasarkan latar belakangnya karena setiap manusia memiliki kedudukan dan hak yang sama untuk dihargai.
Sila Ketiga, Persatuan Indonesia.
Saya menerapkan sila ketiga dengan menjaga hubungan baik dengan teman dan orang-orang di sekitar saya. Sebagai mahasiswa, saya bertemu dengan banyak orang yang memiliki sifat, pendapat, dan latar belakang yang berbeda. Saya berusaha menerima perbedaan tersebut dan tidak menjadikannya sebagai alasan untuk bermusuhan. Dalam mengerjakan tugas kelompok, saya berusaha bekerja sama, saling membantu, dan menjaga kekompakan. Menurut saya, persatuan dapat tercipta apabila setiap orang mau menghargai perbedaan.
Sila Keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.
Saya menerapkan sila keempat dengan membiasakan diri berdiskusi dan bermusyawarah ketika mengambil keputusan bersama. Dalam tugas kelompok, saya berusaha mendengarkan pendapat teman dan tidak memaksakan pendapat saya sendiri. Saya belajar bahwa setiap orang memiliki hak untuk menyampaikan pendapat. Jika sudah mendapatkan keputusan bersama, saya berusaha menghargai dan melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab.
Sila Kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Saya menerapkan sila kelima dengan berusaha bersikap adil kepada semua orang. Saya tidak memilih-milih teman dan berusaha memperlakukan orang lain dengan baik. Dalam kegiatan kelompok, saya menjalankan tugas yang menjadi tanggung jawab saya agar tidak membebani anggota kelompok lainnya. Saya juga berusaha membantu orang yang membutuhkan sesuai dengan kemampuan saya. Sebagai mahasiswa, saya menyadari bahwa belajar dengan sungguh-sungguh merupakan salah satu bentuk tanggung jawab saya untuk mempersiapkan masa depan.









