SUARAPUBLIK.ID, MUBA — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) meluncurkan program pembagian seragam sekolah gratis bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Muba. Program ini menjadi bagian dari penyaluran berbagai bantuan di sektor pendidikan dan kebudayaan guna meningkatkan pemerataan akses dan mutu layanan pendidikan.
Peluncuran program tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Musi Banyuasin H M Toha Tohet SH, didampingi Wakil Bupati Kyai Abdur Rohman Husen, di Opproom Pemkab Muba, Rabu (24/12/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Toha Tohet menegaskan bahwa pendidikan merupakan pilar utama dalam memajukan daerah. Oleh karena itu, sektor pendidikan harus mendapatkan perhatian serius agar mampu melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing global.
Ia menyampaikan, kebijakan Pemkab Muba sejalan dengan visi Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang menitikberatkan pada pembangunan manusia dan pendidikan berkualitas. Dalam kerangka otonomi daerah, pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menyediakan layanan pendidikan yang bermutu dan merata bagi seluruh masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus mendorong kemajuan pendidikan melalui peningkatan akses, pemerataan, dan kualitas layanan. Lebih dari 20 persen APBD dialokasikan untuk sektor pendidikan, mulai dari pembangunan infrastruktur, penyediaan sarana pembelajaran, bantuan pendidikan, hingga peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan dan pengembangan profesional,” ujar Bupati.
Menurutnya, pemberian seragam sekolah gratis merupakan bentuk intervensi pemerintah daerah untuk mengurangi hambatan ekonomi peserta didik, menjaga keberlanjutan program wajib belajar, memitigasi risiko putus sekolah, serta meningkatkan kesiapan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.
Bupati juga mengakui bahwa tantangan di sektor pendidikan masih ada, seperti kesenjangan mutu dan keterbatasan akses pendidikan yang layak bagi sebagian anak. Namun, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir dan berproses bersama masyarakat demi mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas.
Pada kesempatan itu, Bupati Toha Tohet menyampaikan apresiasi kepada para guru dan kepala sekolah atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan generasi bangsa. Ia mendorong para pendidik untuk terus berinovasi demi meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
Kepada para siswa, Bupati berpesan agar belajar dengan tekun, mengembangkan bakat dan minat, serta berani bermimpi dan bercita-cita tinggi. Sementara kepada orang tua, ia mengajak untuk terus memberikan dukungan dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif di rumah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba Yayan SE MM mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan realisasi kebijakan Pemkab Muba di bawah kepemimpinan Bupati H M Toha Tohet SH dan Wakil Bupati Kyai Abdur Rohman Husen dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan meliputi sekitar 15.005 set seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP, bantuan pendidikan bagi 895 mahasiswa berprestasi jenjang S1, bantuan tesis S2 untuk 23 orang, beasiswa S2 bagi 50 guru ASN, serta bantuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) berupa laptop untuk delapan satuan pendidikan nonformal atau Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Selain sektor pendidikan, bantuan juga diberikan di bidang kebudayaan sebagai upaya memperkuat ekosistem budaya daerah, berupa perangkat kesenian, sound system, dan alat musik tradisional.
“Seragam sekolah merupakan kebutuhan dasar dalam proses belajar mengajar. Faktor ekonomi masih menjadi tantangan, sehingga bantuan ini dinilai efektif dan tepat sasaran dalam mengurangi beban keluarga,” ujar Yayan.
Ia menambahkan, program tersebut merupakan salah satu program unggulan Pemkab Muba dalam mewujudkan visi Muba Maju Lebih Cepat. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba berkomitmen meningkatkan kinerja untuk mendukung pencapaian visi dan misi tersebut.
“Semoga program ini memberikan manfaat nyata dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Musi Banyuasin,” pungkasnya.

















