Konflik Agraria di Sumsel Polda Terima 33 Laporan

- Redaksi

Selasa, 30 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel mengadakan FGD Guna mempercepat penanganan konflik agraria.

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel mengadakan FGD Guna mempercepat penanganan konflik agraria.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tingginya angka konflik agraria di provinsi Sumsel baik antara perusahaan dengan masyarakat, maupun masyarakat dengan masyarakat, menjadi perhatian serius Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Sumsel. Guna mempercepat penanganan konflik tersebut, melalui Forum Group Discussion (FGD), menggandeng langsung Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumsel. Kegiatan FGD dilaksanakan Selasa (30/11/2021) di Ball Room Hotel Novotel Palembang. Saat ini saja, sudah ada 33 pengaduan konflik sengketa lahan yang diterim Polda Sumsel.

Gubernur Sumsel H Herman Deru SH MM mengatakan, Forkopimda di Sumsel sepakat konflik agraria ini tidak dapat diselesaikan secara parsial. Melainkan harus komprehensif, untuk mencegah jangan sampai terjadi konflik di tanah masyarakat. Deteksi konflik yang akan terjadi harus dilakukan agar Sumsel benar – benar zero konflik.

“Konflik masyarakat dengan masyarakat itu sendiri yang kerap kali terjadi. Inilah yang mesti dicari apa penyebabnya, bahkan ada konflik antar keluarga (anak dengan orang tua). Untuk tidak ada kata terlambat, mari mulai inventarisasi potensi yamg mungkin terjadi terutama konflik agraria di Sumsel. Forkompimda bisa membantu mencarikan solusi penyelesaiannya,” katanya.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH memberikan keterangan yang disampaikan Direktur Intelkam Polda Sumsel Kombes Pol Ratno Kuncoro mengatakan, Polda Sumsel dalam konflik agraria di Sumsel setidaknya sudah menerima 33 kasus yang berkaitan dengan agraria. Presiden Jokowi sudah memerintahkan aparat penegak hukum Polri, Kejaksaan bersama Kementerian Agraria, untuk memberantas mafia tanah di Indonesia.

“Laporan yang diterima Polda Sumsel, ada sengketa antar masyarakat dengan masyarakat, ada masyarakat dengan korporasi. Dalam penanganan perkara ini Polda Sumsel berkoordinasi dengan BPN Sumsel,” katanya.

Kepala kantor wilayah BPN Sumsel Pelopor mengatakan, BPN melihat konflik agraria dari 33 konflik yang tercatat di Polda 10 di antaranya sudah ditangani oleh BPN. Dalam penanganan nya tidak selancar yang diinginkan, karena kedua belah pihak mengklaim haknya masing masing. Kepada masyarakat, Pelopor mengimbau, yang memiliki ataupun yang menguasai tanah harus segera didaftarkan.

“Untuk mencegah kejahatan agraria urus sendiri untuk legalitas tanah. Jangan percayakan kepada orang lain. Kalaupun harus diwakilkan carilah lembaga yang benar benar dipercaya yang berkompeten,” katanya.

Dikatakan Pelopor, kalau kita mempunyai tanah peliharalah batas-batas, di usahakan jangan sampai ditelantarkan dalam waktu yang lama. Hal ini bisa dikuasai orang lain dengan memanfaatkan lahan yang terlantar untuk mereka kuasai.

“Permasalahan utama konflik agraria, mayoritas karena tanah tidak dimanfaatkan pemiliknya. Kalau sudah ada konflik agraria, BPN menyarankan untuk penyelesaian diupayakan melalui mediasi dan tidak harus sampai ke meja hijau atau pengadilan,” bebernya. (Rel)

Berita Terkait

Dalam TO Ops Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Tangkap Pelaku Curas di Palembang
Tidak Memberikan Uang Parkir, Driver Online Alami Penganiayaan
Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang
Usai Dilimpahkan ke JPU, PH Iwan Tuaji: Semua Akan Diuji di Persidangan
Tiga Remaja Diduga Curi Kabel PJU di Palembang, Diamankan Polisi
Target Operasi Sikat I Musi 2026 Dibekuk Jatanras Polda Sumsel, Bobol Rumah Guru Agama
Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Resmi Jadi Tahanan JPU, Kasus Proyek PALI Segera Disidangkan
Pledoi Saesilawati: PH Bantah Ada Niat Membunuh, Minta Dakwaan Dialihkan ke Penganiayaan

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 22:14 WIB

Dalam TO Ops Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Tangkap Pelaku Curas di Palembang

Sabtu, 26 September 2026 - 13:46 WIB

Tidak Memberikan Uang Parkir, Driver Online Alami Penganiayaan

Jumat, 25 September 2026 - 13:46 WIB

Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang

Jumat, 25 September 2026 - 11:57 WIB

Usai Dilimpahkan ke JPU, PH Iwan Tuaji: Semua Akan Diuji di Persidangan

Jumat, 25 September 2026 - 11:56 WIB

Tiga Remaja Diduga Curi Kabel PJU di Palembang, Diamankan Polisi

Berita Terbaru