Kondisi Jalan Tanjung Kupang Baru Rusak dan Memperhatinkan

- Redaksi

Senin, 18 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, EMPATLAWANG – Kondisi jalan Desa Tanjung Kupang Baru, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, saat ini membutuhkan perhatian Pemerintah Kabupaten Empat Lawang. Pasalnya, di sejumlah titik jalan desa itu, mulai terjadi kerusakan parah.

Salah seorang warga Tebing Tinggi, yang biasa melintas di jalan desa itu mengatakan, kerusakan jalan di Desa Tanjung Kupang Baru, sudah berlangsung lebih setahun terakhir. Kondisi kerusakan ini diperparah di musim hujan saat ini, membuat lobang-lobang di tengah jalan bak kubangan kerbau, membuat pengendara harus meningkatkan kehati-hatian saat melintas.

“Lihat saja sendiri, ada banyak titik-titik kerusakan yang cukup parah,” ujar warga yangelintas yang mengaku bernama joki, kepada wartawan, Senin (18/7/2022).

Dijelaskanya, memang benar jika melihat kondisi jalan dari simpang (Tanjung Beringin, red) hingga ke Desa Pajar Bakti, kondisi jalan relatif mulus. Namun, jika sudah melewati Desa Pajar Bakti ke arah Desa Tanjung Kupang Baru, kondisi jalan mulai hancur.

“Selaku warga yang melintas, saya berharap ada perbaikan jalan kedepannya di desa ini. Karena kerusakan jalan yang terjadi saat ini, sudah menyulitkan warga di sini melintas,” kata joki.

Harapan senada senada juga disampaikan ujang, pengendara lainnya. Dia menyebut, jika jalan di Desa Tanjung Kupang Baru tersebut, bukan hanya dilintasi warga yang bermukim di desa ini saja, namun juga warga Desa Sugiwaras Kecamatan Tebing Tinggi.

“Semenjak ada jalan putus di pinggiran Sungai Musi di Desa Baturaja Baru, banyak warga Sugiwaras yang memilih jalur ini untuk keluar masuk ke desa mereka,” ungkap Ujang.

Di samping itu, bagi warga Desa Mekar Jaya Kecamatan Kikim Barat Kabupaten Lahat, jalan ini merupakan jalur ekonomi warga desa di kabupaten tetangga itu. Karena merupakan jalur terdekat bagi warga di desa ini untuk bebelanja kebutuhan pokok ke Pasar Tebing Tinggi.

“Mereka memang bukan warga Empat Lawang, tapi perputaran ekonomi mereka itu ke Empat Lawang. Karena sebagian besar warga di sana belanjanya ke Empat Lawang,” jelasnya. (*)

Berita Terkait

Bupati Empat Lawang Tegaskan Larangan KKN, Jual Beli Proyek dan Jabatan
Masjid Al-Bukhori Gelar Shalat Jumat Pertama di Perumnas Gatri Residence Empat Lawang
Dua Kandidat Resmi Bertarung, Konferkab III PWI Empat Lawang Siap Pilih Ketua Baru
Empat Tahanan Polres Empat Lawang Kabur, Bobol Jeruji Ventilasi Saat Petugas Lengah
Pemkab Empat Lawang Gelar Salat Iduladha Bersama, Joncik Ajak Warga Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim
Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang Digulung, Polda Sumsel Bakar 200 Kg Barang Bukti dan Kejar Tiga DPO
Siswo Pranoto Resmi jabat Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang
Rotasi dan Promosi Pejabat Kembali Dilakukan di Pemkab Empat Lawang

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:18 WIB

Bupati Empat Lawang Tegaskan Larangan KKN, Jual Beli Proyek dan Jabatan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:54 WIB

Masjid Al-Bukhori Gelar Shalat Jumat Pertama di Perumnas Gatri Residence Empat Lawang

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:20 WIB

Dua Kandidat Resmi Bertarung, Konferkab III PWI Empat Lawang Siap Pilih Ketua Baru

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:15 WIB

Empat Tahanan Polres Empat Lawang Kabur, Bobol Jeruji Ventilasi Saat Petugas Lengah

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Empat Lawang Gelar Salat Iduladha Bersama, Joncik Ajak Warga Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB