Kondisi Badan Sudah Hancur, Mayat Tanpa Identitas Susah Diidentifikasi

- Redaksi

Minggu, 17 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Polres Pagar Alam identifikasi sidik jari terhadal mayat tak dikenal. (Photo: Delta Handoko)

Tim Polres Pagar Alam identifikasi sidik jari terhadal mayat tak dikenal. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Polres Pagar Alam menegaskan bahwa sosok mayat tak dikenal yang ditemukan di aliran Air Suban Desa Simpang Petani RT 03 RW 02 Kelurahan Alun Dua Kecamatan Pagar Alam Utara, Minggu Siang (17/10/2021), sudah tidak bisa diidentifikasi.

Pasalnya, kata Kapolres Pagar Alam AKBP Arif Harsono, kondisi badan mayat tersebut, khususnya pada jari tangan, sudah tidak terbaca saat diidentifikasi sidik jari. Sedangkan pada bagian muka atau kepala juga sudah hancur menjadi tengkorak.

“Jadi untuk sementara kita autupsi dulu, dan mungkin akan mengambil sample DNA untuk identifikasi,” jelas Arif.

Sementara pengenal lain, kata Arif, seperti cincin, jam tangan, gelang dan semacamnya yang melekan pada tubuh mayat, juga tidak ada. Hanya ada baju berwarna biru donker motif batik serta celana legging warna hitam.

“Kita mengimbau, kepada masyarakat yang merasa kehilangan ada anggota keluarga agar dapat menghubungi, dan nanti akan disnkoronkan dengan apa yang ada pada mayat tersebut,” ucapnya.

Arif menerangkan, belum juga diketahui motif dari mayat tersebut apakah korban pembunuhan ataupun sebagainya, karena tidak ditemukan juga pada bagian mayat tanda-tanda kekerasan.

“Hanya saja yang baru bisa di pastikan bahwa mayat tersebut berjenis kelamin perempuan,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah
Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi
Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi
Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas
Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor
Puluhan Hektar Lahan Area Bandara Atung Bungsu Jadi Santapan Si Jago Merah, Armada STN Turut Berjibaku Lakukan Pemadaman
Ratusan Pendaftar Siap Pecahkan Rekor Bentangkan 2026 Meter Sang Saka Di Atap Dempo 
Pemkot Pagar Alam Dukung Pecahkan Rekor di Atas Awan! Bentang Bendera 2026 Meter di Puncak Dempo

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor

Berita Terbaru

Sumsel

Dalam Kehidupanku Pancasila sebagai Mahasiswa

Minggu, 16 Agu 2026 - 22:13 WIB

Sumsel

Menghidupkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Saya

Minggu, 16 Agu 2026 - 22:02 WIB