Kemenkes Mewanti Kasus Omicron RI Melonjak seperti India

- Redaksi

Senin, 10 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi

SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Kementrian Keseharan mewanti-wanti kasus virus corona (Covid-19) varian omicron Indonesia melonjak seperti India yang tembus 90 ribu kasus per hari.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, meminta warga untuk menunda bepergian ke luar negeri karena berpotensi membawa varian omicron dari negara lain.

“Kita tidak boleh lengah, jangan sampai gelombang ketiga terjadi di Indonesia. Jangan sampai apa yang terjadi di India terjadi juga di Indonesia, di mana dalam 10 hari terakhir terjadi kenaikan tren kasus dari 6 ribuan menjadi 90 ribuan kasus konfirmasi Omicron,” kata Nadia dikutip dari laman resmi Kemenkes, Senin (10/1)

Pemerintah tidak bisa melarang masyarakat untuk bepergian ke luar negeri lantaran ada hak yang dijamin dalam undang-undang. Akan tetapi, lebih baik masyarakat peduli dengan kondisi saat ini yakni dengan mencegah penularan omicron dari negara lain.

“Sebagian besar kasus Omicron berasal dari pelaku perjalanan luar negeri. Karena itu masyarakat diharapkan menunda dahulu jika ingin pergi ke luar negeri,” kata dia.

Di samping menunda bepergian ke luar negeri, masyarakat juga diminta untuk selalu mematuhi protokol kesehatan pencegahan virus corona. Semua itu perlu dilakukan guna menekan laju penularan.

Kasus omicron di Indonesia bertambah menjadi 414 per Minggu kemarin (9/1). Bertambah 96 kasus dari sebelumnya.

Mayoritas kasus positif omicron berasal dari pelaku perjalanan luar negeri terutama Turki dan Arab Saudi. Hanya 31 kasus yang berasal dari penularan transmisi lokal.

Sementara itu, India baru-baru ini melaporkan tambahan 117.100 kasus baru Covid-19 dalam sehari pada Jumat (7/1). Jumlah itu merupakan angka tertinggi sejak Juni 2021.

Dengan temuan itu, India diprediksi bakal memecahkan rekor kasus harian Covid-19 baru akibat serbuan varian Omicron yang telah mengalahkan Delta. (*)

Berita Terkait

Kasus Super Flu Masuk di Sumsel, 5 Orang Terjangkit
Kasus Bocah SD Lebam di Kedua Matanya, Ini Tanggapan Dokter Spesialis di Palembang
88 Persen Siswa SD di Palembang Alami Gigi Berlubang dan Penumpukan Kotoran Telinga
Imbas Siswa Keracunan, MBG di SDN 178 Palembang Distop Sementara
Antisipasi Kenaikan Kasus DBD, Dinkes Segera Sebar Larvasida
Bocah Kelamin Ganda Segera Dioperasi, Orangtua: Semoga Berjalan Lancar
Bayi 10 Bulan Idap Penyakit Hipospedia, Berharap Dapat Bantuan Pemerintah
RSUD Palembang BARI Siapkan Ruang Isolasi Pasien Mpox

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 20:17 WIB

Kasus Super Flu Masuk di Sumsel, 5 Orang Terjangkit

Selasa, 4 November 2025 - 17:28 WIB

Kasus Bocah SD Lebam di Kedua Matanya, Ini Tanggapan Dokter Spesialis di Palembang

Jumat, 26 September 2025 - 22:38 WIB

88 Persen Siswa SD di Palembang Alami Gigi Berlubang dan Penumpukan Kotoran Telinga

Jumat, 26 September 2025 - 16:13 WIB

Imbas Siswa Keracunan, MBG di SDN 178 Palembang Distop Sementara

Rabu, 20 November 2024 - 16:15 WIB

Antisipasi Kenaikan Kasus DBD, Dinkes Segera Sebar Larvasida

Berita Terbaru