Kemenag Ingatkan Mahasiswa Soal Resiko Tinggi Pernikahan Usia Dini

- Redaksi

Selasa, 9 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bimbingan perkawainan remaja usia sekolah di ITBIs Lembah Dempo. (Photo: Delta Handoko)

Bimbingan perkawainan remaja usia sekolah di ITBIs Lembah Dempo. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Kantor Kementerian Agama (Kakemenag) Pagar Alam menggelar bimbingan perkawinan di Instititut Teknologi dan Bisnis (ITBIs) Lembah Dempo, Selasa (9/11/2021). Giat ini digelar sebagai bimbingan awal pada usia remaja untuk mencegah pernikahan di bawah umur atau pernikahan dini.

Kakemenag Pagar Alam, Napikukurohman, mengatakan pentingnya kegiatan ini karena pernikahan usia dini memiliki resiko tinggi, dari ketidaksiapan dalam memanejemen keluarga, membina/membimbing keluarga, hingga ketidaksiapan untuk memiliki dan medidik anak.

“Kegiatan bimbingan perkawinan ini sangat penting, mengingat hal ini tidak diajarkan di lingkungan sekolah  maupun perguruan tinggi secara lengkap. Sehingga nantinya kita akan punya gambaran dan bekal tentang batasan pergaulan dan pernikahan yang benar,” paparnya.

Ia juga mengatakan, Pemerintah resmi mengesahkan Undang-Undang No 16 Tahun 2019 sebagai Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan seperti yang diamanatkan Mahkamah Konstitusi (MK), di mana menikah itu sudah ditentukan umurnya. Bagi laki-laki dan perempuan usianya minimal 19 tahun.

“UU Perkawinan yang baru mengubah batas minimal menikah laki-laki dan perempuan yang akan menikah minimal di usia 19 tahun. Sehingga dengan UU ini jelas upaya Pemerintah dalam mencegah terjadinya pernikahan dini,” jelasnya.

Wakil Rektor III ITBIs Lembah Dempo Heriansyah, mengucapkan terimakasih kepada Kemenag Pagar Alam karena menjadikan ITBis Lembah Dempo sebagai target kegiatan bimbingan perkawinan bagi usia dini.

“Semoga kegiatan bimbingan ini bisa dijadikan pedoman untuk Mahasiswa ITBis Lembah Dempo untuk mencegah terjadinya pernikahan dini dan sebagai bekal dalam membina rumah tangga nantinya,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah
Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi
Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi
Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas
Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor
Puluhan Hektar Lahan Area Bandara Atung Bungsu Jadi Santapan Si Jago Merah, Armada STN Turut Berjibaku Lakukan Pemadaman
Ratusan Pendaftar Siap Pecahkan Rekor Bentangkan 2026 Meter Sang Saka Di Atap Dempo 
Pemkot Pagar Alam Dukung Pecahkan Rekor di Atas Awan! Bentang Bendera 2026 Meter di Puncak Dempo

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor

Berita Terbaru

Empat Lawang

Puluhan Dram Band SD-SMP Tampil Memukau

Sabtu, 15 Agu 2026 - 16:09 WIB