Kekurangan Guru ASN, Dikbud Berdayakan Guru Honorer

- Redaksi

Rabu, 29 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Meskipun Pemkab Empat Lawang sudah melakukan perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi guru. Namun ternyata hal tersebut belum mencukupi kebutuhan guru di Kabupaten Empat Lawang.

Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dikbud Empat Lawang, Albaihaki mengatakan, jika Empat Lawang masih kekurangan 877 guru PNS. Saat ini Kabupaten Empat Lawang dengan rincian 310 guru mata pelajaran (mapel) untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dan 567 untuk guru SD.

Albaihaki menuturkan, kebutuhan guru di masing-masing satuan pendidikan berbedak, untuk di tingkat SMP sebanyak 841 guru papel, dan baru terisi 531 guru. Sementara untuk kebutuhan guru SD di Kabupaten Empat Lawang sebanyak 1891 guru, dan baru terisi sebanyak 1324 guru.

“Jadi kekurangannya untuk guru SD itu sebanyak 567 guru, dan untuk guru mapel di SMP sebanyak 310 guru. Kalau ditotalkan keseluruhannya Empat Lawang kekurangan 877 guru baik guru Mapel di tingkat SMP maupun guru SD,” kata Albaihaki, kepada wartawan.

Diketahui terdata pada tahun 2022 ini ada 35 orang guru PNS yang pensiun atau yang akan memasuki masa pensiun.

“Dari bulan Januari sampai Juni 2022, berjumlah 12 orang yang pensiun. Sedangkan Juli sampai Desember 2022 itu berjumlah 23 orang yang akan pensiun. Jadi totalnya 35 guru,” jelasnya.

Sebagai solusi dari kekurangan tenaga guru PNS dan PPPK, Albaihaki melanjutkan, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memberdayakan guru honor, dan Dikbud juga mengajukan kembali penerimaan guru melalui PPPK.

“Guru honor cuma salah satu solusi untuk mengatasi kekurangan guru, kalau kita tambahkan dengan data guru honor 1700 sekian cukup kita gurunya. Tapi kan guru honor itu gaji mereka tidak seberapa karena cuma mengandalkan Dana Bos, dan tambahan dari APBD tapi masih belum UMR gaji mereka karena keterbatasan APBD kita,” pungkasnya. (Alf)

Berita Terkait

Bupati Empat Lawang Tegaskan Larangan KKN, Jual Beli Proyek dan Jabatan
Masjid Al-Bukhori Gelar Shalat Jumat Pertama di Perumnas Gatri Residence Empat Lawang
Dua Kandidat Resmi Bertarung, Konferkab III PWI Empat Lawang Siap Pilih Ketua Baru
Empat Tahanan Polres Empat Lawang Kabur, Bobol Jeruji Ventilasi Saat Petugas Lengah
Pemkab Empat Lawang Gelar Salat Iduladha Bersama, Joncik Ajak Warga Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim
Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang Digulung, Polda Sumsel Bakar 200 Kg Barang Bukti dan Kejar Tiga DPO
Siswo Pranoto Resmi jabat Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang
Rotasi dan Promosi Pejabat Kembali Dilakukan di Pemkab Empat Lawang

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:18 WIB

Bupati Empat Lawang Tegaskan Larangan KKN, Jual Beli Proyek dan Jabatan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:54 WIB

Masjid Al-Bukhori Gelar Shalat Jumat Pertama di Perumnas Gatri Residence Empat Lawang

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:20 WIB

Dua Kandidat Resmi Bertarung, Konferkab III PWI Empat Lawang Siap Pilih Ketua Baru

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:15 WIB

Empat Tahanan Polres Empat Lawang Kabur, Bobol Jeruji Ventilasi Saat Petugas Lengah

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Empat Lawang Gelar Salat Iduladha Bersama, Joncik Ajak Warga Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB