Kejari Muba Hentikan Penuntutan Kasus Penadahan, Suharto Kembali ke Keluarga Lewat Jalur Restorative Justice

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin (Kejari Muba) kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan hukum yang berkeadilan dan berperikemanusiaan. Melalui mekanisme restorative justice, Kejari Muba secara resmi menghentikan penuntutan terhadap Suharto, tersangka kasus penadahan, dalam sebuah prosesi simbolik yang berlangsung di Kejari Muba, Selasa (5/8/2025).

Dalam momen yang penuh haru tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Muba, Aka Kurniawan SH MH, menyerahkan Suharto kembali ke pangkuan keluarganya melalui Bupati Musi Banyuasin H M Toha SH. Penyerahan itu menjadi simbol bahwa hukum tidak selalu harus berujung pada pemidanaan, tetapi juga bisa menjadi jembatan untuk pemulihan sosial.

“Kasus ini menyangkut saudara Suharto, yang membeli satu unit mesin genset merk Yanmar TS230 dari seseorang yang ternyata menjual barang hasil curian. Ia membelinya seharga Rp3 juta karena kebutuhan mendesak—di tempat tinggalnya belum tersedia listrik, dan genset miliknya yang lama sudah rusak,” ujar Kajari Aka Kurniawan.

Setelah dilakukan proses hukum, mesin genset tersebut berhasil ditemukan dan dikembalikan kepada pemiliknya. Tidak ada lagi kerugian yang ditimbulkan. Selain itu, Suharto juga belum pernah menjalani hukuman pidana sebelumnya, dan ancaman hukuman atas perkara ini pun berada di bawah lima tahun.

“Berdasarkan ketentuan dan setelah kami lakukan ekspose internal, kami memutuskan untuk menghentikan penuntutan. Ini bentuk implementasi nyata keadilan restoratif di tengah masyarakat,” ungkap Kajari.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Musi Banyuasin H M Toha SH, yang menerima langsung penyerahan Suharto, menyampaikan apresiasi atas langkah humanis yang dilakukan Kejari Muba. Ia menilai bahwa keputusan ini mencerminkan kepekaan terhadap kondisi sosial masyarakat.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Kajari, yang telah memberikan kesempatan kedua bagi warga kami untuk kembali ke keluarga dan masyarakat. Mudah-mudahan Suharto bisa kembali menafkahi anak-istrinya,” ujar Bupati Toha.

Suharto, yang turut didampingi istrinya Sriwaryani, tampak terharu menerima keputusan tersebut. Ia menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian dari Kejari dan Pemkab Muba.

“Setelah ini saya akan berobat. Terima kasih Pak Bupati, Pak Kajari. Saya ingin kembali bekerja dan tidak mengulangi kesalahan,” ucapnya lirih.

Diketahui, Suharto menderita penyakit bisul yang cukup parah. Untuk itu Bupati Muba akan segera memfasilitasi penanganan kondisi kesehatannya dengan pembiayaan melalui BPJS.

Berita Terkait

Sopir Truk Dianiaya Diduga Oknum Memakai Senjata Laras Panjang
Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kemenag Sumsel Kawal Pembangunan PHTC 2026 di 9 Madrasah
Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya
QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis
Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan
BRI Cabang Sekayu Perkuat Peran BUM Desa sebagai Agen BRILink, Dorong Ekonomi Digital
Bencana Karhutla, Polres Muba Gelar shalat istisqa dan Doa Bersama.
Warga Muba Diajak Manfaatkan MagangHub Kemnaker, Pendaftaran Peserta Dibuka 3 September 2026
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Sopir Truk Dianiaya Diduga Oknum Memakai Senjata Laras Panjang

Rabu, 30 September 2026 - 10:56 WIB

Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kemenag Sumsel Kawal Pembangunan PHTC 2026 di 9 Madrasah

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:23 WIB

QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan

Berita Terbaru

fhoto : perayaaan hut pkk ke-54 oleh tp-pkk kota pagar alam

Pagar Alam

HUT PKK ke-54, TP-PKK Pagar Alam Ditantang Adu Kreativitas

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:34 WIB

Foto orang tua korban yang Membawa Baju Bekas Luka yang dipakai MMR saat mengalami penganiayaan

Kota Palembang

Rebutan Bola Berujung Keributan, Pelajar 17 Tahun Lapor Polisi

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:32 WIB

Foto :  pelaku terekam cctv

Kota Palembang

Motor Indah Dicuri Mantan Pacar, Aksinya Terekam CCTV

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:22 WIB

Tak Diberi Uang Beli Sabu, Anak Aniaya dan Ludahi Ibu Kandung

Kota Palembang

Tak Diberi Uang Beli Sabu, Anak Aniaya dan Ludahi Ibu Kandung

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:17 WIB