Kasus COVID-19 Melandai, Tinggal 2 Pasien Isolasi di RSUD Besemah

- Redaksi

Kamis, 30 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD Besemah Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

RSUD Besemah Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Angka bed occupancy rate (BOR) atau angka keterisian perawatan tempat tidur di fasilitas penanganan COVID-19  Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Besemah Pagar Alam mengalami penurunan.

Terjadinya penurunan ini, seiring dengan melandainya angka penularan COVID-19 di Pagar Alam, serta penurunan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari level III ke level II.

Dari tiga ruangaan, Isolasi I, II dan III, yang disiapkan RSUD sebagai ruang isolasi bagi suspect maupun positif COVID-19, kini tinggal dua ruangan. Sementara satu ruang lainnya, sudah diaktifkan sebagai ruang perawatan biasa, yakni ruang penyakit dalam.

Direktur RSUD Besemah Pagar Alam Yunita mengatakan, bahwa pihaknya tak menampik kalau angka COVID-19 di Pagar Alam memang mulai menurun. Tapi menurutnya, itu jika dilihat dari tingkat keterisian ruang isolasi alias yang menjalani perawatan di RSUD Besemah Pagar Alam.

“Kita tidak tahu angka keseluruhan berapa, karena mungkin ada yang dirawat di RSUD luar daerah, ada yang dirawat di ODP center, bahkan ada yang menjalani isolasi mandiri,” terang Yunita.

Adapun puncaknya, kata Yunita, terjadi pada Juli 2021. Di mana, terdapat sebanyak 166 pasien, baik itu yang suspect maupun positif COVID-19. Bahkan di bulan tersebut, angka kematian pun cukup tinggi yakni sebanyak 32 orang.

“Alhamdulillah, sekarang ini BOR atau tingkat keterisian RSUD Besemah dalam penanganan COVID-19 tinggal 6,6 persen. Hari ini saja tinggal 2 pasien yang dirawat,” jelas Yunita.

Kendati mengalami penurunan, pihak RSUD tetap menyiapkan SDM di ruang isolasi. Sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu ada peningkatan kasus COVID-19. (ANA)

Berita Terkait

Meski Beda Dinamika Politik, Ludi Oliansyah Tetap Jaga Hubungan Baik Dengan Partai Golkar
Perkuat Legalitas, LTN NU Pagar Alam Serahkan SK Kepengurusan ke Stakeholder
CANTIK-CANTIK JADI PENGEDAR! Dua Ratu Sabu Muda Ditangkap di Kontrakan Pagar Alam, Simpan Sabu 0,76 Gram Dalam Bungkus Soklin
Sambut Baik Penurunan Biaya Haji, Kemenhaj Pagar Alam Minta Jamaah Bersiap Lakukan Pelunasan
HUT PKK ke-54, TP-PKK Pagar Alam Ditantang Adu Kreativitas
Bukan Sekadar Jargon! Pemkot Pagar Alam Ditantang Buktikan Pemerintahan Bersih Dari KKN
Bukan Pemangkasan! Kemenhaj Pagar Alam Bongkar Fakta Masa Tunggu Haji 2027 Dari 26 Menjadi 14 Tahun
Bukan Sekedar Publikasi! Deni Priansya : LTN NU Dilantik Sebagai Penyeimbang Pemerimtah Wujudkan Visi Misi

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Meski Beda Dinamika Politik, Ludi Oliansyah Tetap Jaga Hubungan Baik Dengan Partai Golkar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Perkuat Legalitas, LTN NU Pagar Alam Serahkan SK Kepengurusan ke Stakeholder

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:16 WIB

CANTIK-CANTIK JADI PENGEDAR! Dua Ratu Sabu Muda Ditangkap di Kontrakan Pagar Alam, Simpan Sabu 0,76 Gram Dalam Bungkus Soklin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Sambut Baik Penurunan Biaya Haji, Kemenhaj Pagar Alam Minta Jamaah Bersiap Lakukan Pelunasan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

HUT PKK ke-54, TP-PKK Pagar Alam Ditantang Adu Kreativitas

Berita Terbaru