Kantin SMP Negeri 4 Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

- Redaksi

Senin, 7 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantin SMP Negeri 4 Palembang terbakar. (Photo: Suci)

Kantin SMP Negeri 4 Palembang terbakar. (Photo: Suci)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kebakaran terjadi di SMP N 4 di Jalan Letjen Bambang Utoyo Kecamatan Ilir Timur II Kota Palembang, Minggu (6/7/2025) sekitar pukul 21.49 WIB. Akibat dari peristiwa tersebut, lima bangunan kantin beserta sejumlah peralatan elektronik yang berada di dalamnya ludes terbakar.

Beruntung dari peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Staf Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palembang Iskandar menerangkan bawa dugaan awal penyebab kebakaran karena korsleting listrik di salah satu ruangan kantin.

Banyaknya peralatan elektronik seperti kulkas, freezer, kompor, dan tabung gas membuat api dengan cepat membesar.

“Api menyebar dengan cepat karena di dalam bangunan banyak material yang mudah terbakar. Kami mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi. Dibantu warga sekitar, api berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah kejadian,” ungkap Iskandar, Senin (7/7/2025).

Kata Iskandar pihak kepolisian dan sekolah saat ini tengah melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut untuk menghitung total kerugian yang ditimbulkan.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Palembang Kapiatul Ahlia mengungkapkan bahwa kebakaran menghanguskan lima ruang kantin. Dirinya memastikan tidak ada ruang kelas atau area pembelajaran lain yang terdampak dari kebakaran tersebut.

“Api tidak sampai merembet ke ruangan lain karena kesigapan petugas damkar dan warga sekitar yang langsung membantu memadamkan api. Sekitar setengah jam lebih, api berhasil dijinakkan,” ungkap Kapiatul.

Menurut Kapiatul, pihak sekolah akan segera melakukan renovasi terhadap area kantin yang terbakar agar kegiatan pelayanan siswa bisa kembali berjalan normal.

“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dan ruang belajar tidak terdampak. Ke depan, kami juga akan memperketat pengawasan instalasi listrik agar kejadian serupa tidak terulang,” tutur Kapiatul. (ANA)

Berita Terkait

Korban Kedua Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan Meninggal Dunia
MIA Ditemukan Mengapung Tak Jauh dari Lokasi Awal Tenggelam
Api Karhutla Masih Membara di OKI, Petugas Perluas Pemadaman di Lahan Gambut
CR-V Terguling Usai Tabrak Dua Mobil Parkir di Depan Kejari Palembang, Sopir Diduga Hilang Kendali
Terseret Arus Saat Menyeberang, Wili Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Dicari
4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Korban Kedua Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:35 WIB

MIA Ditemukan Mengapung Tak Jauh dari Lokasi Awal Tenggelam

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:50 WIB

Api Karhutla Masih Membara di OKI, Petugas Perluas Pemadaman di Lahan Gambut

Senin, 27 Juli 2026 - 14:54 WIB

CR-V Terguling Usai Tabrak Dua Mobil Parkir di Depan Kejari Palembang, Sopir Diduga Hilang Kendali

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:34 WIB

Terseret Arus Saat Menyeberang, Wili Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Dicari

Berita Terbaru