Kandidat Perempuan Dinilai Berpeluang Besar Menang di Pilkada 2024

- Redaksi

Selasa, 8 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kehadiran perempuan yang ikut dalam kontestasi Pilkada serentak 2024 memiliki peluang yang besar untuk menang.

Hal ini diungkapkan oleh Aktivis perempuan Jakarta Elizabet Kusrini dalam diskusi publik dengan tema “Menolak Diskriminasi Peran Politik Perempuan dalam Pilkada kota Palembang” di Dema Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Raden Fatah Palembang, Selasa (8/10/2024).

Menurut Elizabet, kehadiran perempuan di Pilkada maupun di Pemilu, baik sebagai calon legislatif maupun sebagai calon kepala daerah itu sebuah keniscayaan dan sebuah keharusan.

“Karena yang namanya problem yang dihadapi perempuan, anak dan kelompok rentan makin tinggi yang punya sensitifitas untuk mengatasi problem rata rata perempuan. Di sini saya melihat keadilan gender dalam hal ini kesetaraan perempuan dengan laki-laki belum terjadi,” ungkap Elizabet.

Elizabet mencontohkan di DPRD Kota Palembang jumlah anggota DPRD dari perempuan hanya sembilan dari 50 anggota.

“Artinya hanya 12 persen keterwakilan perempuan di DPRD Kota Palembang. Untuk itu saya mengajak masyarakat, pedagang, mahasiswa dan media yang menjadi corong demokrasi penting ketika melihat perempuan maju baik sebagai kepala daerah maupun anggota legislatif harus didukung dan diberi ruang sedemikian nyaman,” ujar Elizabet.

Sehingga setelah menjadi pemimpin, kata Elizabet, perempuan dalam satu sisi dia dikontrol oleh masyarakat dan disisi lain dia juga punya ruang lebih leluasa untuk membuat kebijakan-kebijakan yang bisa menyelesaikan persoalan masyarakat.

“Jadi kontrol itu penting, di sisi lain inisiatif mereka untuk membuat kebijakan juga penting yang perlu diingatkan oleh kita semua,” kata Elizabet.

Lanjut dikatakan Elizabet, terkait masih adanya diskriminas perempuan yang ikut dalam kontestasi Pilkada serta isu agama yang diangkat oleh lawan politik bahwa perempuan tidak boleh menjadi pemimpin. Elizabet mengulik kalau Indonesia pernah dipimpin seorang presiden perempuan.

“Contoh yang paling simpel yang sudah kita lalui dalam sejarah kita Indonesia pernah dipimpin seorang presiden perempuan. Kalau ini dianggap sebuah kesalahan itukan bisa digugat balik, tetapi sampai sekarang kan tidak,” tegas Elizabet.

Sehingga isu-isu yang dimainkan lawan politik diskriminasi perempuan hanya literasi politik saja.

“Ketika masih ada masyarakat yang bisa termakan isu isu seperti itu artinya tidak ada pendidikan politik yang baik,” jelas Elizabet.

Di tempat yang sama Aktivis Pro Demokrasi Awaluddin Sitorus menambahkan, sebagai perwakilan mahasiswa Gen Z dan Milenial mendukung penuh kepala daerah di Palembang sosok perempuan.

Sebab, perempuan pun memiliki hak politik yang sama seperti pria sebagai warga negara Indonesia.

“Peraturan di Negara juga tidak melarang perempuan jadi pemimpin atau kepala daerah. Nah ini juga yang kami selalu sosialisasikan kepada masyarakat di Palembang,” kata Awaluddin.

“Kami dari kalangan aktivis mahasiswa mengimbau agar masyarakat jangan terprovokasi dengan isu yang tidak benar. Semua orang layak jadi pemimpin, baik pria atau perempuan, apalagi memiliki kualitas untuk membuat masyarakat Palembang kedepannya agar lebih sejahtera lagi,” tutur Awaluddin. (ANA)

Berita Terkait

Kunjungan Kerja Pansus Perkebunan DPRD Provinsi Sumatera Selatan ke Satgas PKH di Jakarta
Kunjungan Kerja Pansus Perkebunan DPRD Provinsi Sumatera Selatan ke BPK RI
Komisi I DPRD Sumsel Diterima Bupati OKU Timur, Bapak Ir H Lanosin, ST.,MT., MM dalam Kunjungan Kerja Koordinasi Pemerintahan Daerah di OKU Timur
KOMISI III DPRD SUMSEL PELAJARI STRATEGI OPTIMALISASI PAD DAN PENGELOLAAN FISKAL DI DPRD DIY
Perjuangan Masyarakat Banyuasin Berbuah Hasil, Komisi II DPR RI Desak Pencabutan HGU PT Melania Indonesia
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumatera Selatan Dalam Rangka Peringatan Hari Jadi Ke-80 Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026
Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hadiri Panen Raya Jagung Serentak di OKU Selatan
Ketua DPRD Sumsel dan Unsur Buruh Audiensi ke Kemenaker RI dan DPR RI Jakarta, 12–13 Mei 2026

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:38 WIB

Kunjungan Kerja Pansus Perkebunan DPRD Provinsi Sumatera Selatan ke Satgas PKH di Jakarta

Senin, 25 Mei 2026 - 19:24 WIB

Kunjungan Kerja Pansus Perkebunan DPRD Provinsi Sumatera Selatan ke BPK RI

Senin, 25 Mei 2026 - 18:45 WIB

Komisi I DPRD Sumsel Diterima Bupati OKU Timur, Bapak Ir H Lanosin, ST.,MT., MM dalam Kunjungan Kerja Koordinasi Pemerintahan Daerah di OKU Timur

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:16 WIB

KOMISI III DPRD SUMSEL PELAJARI STRATEGI OPTIMALISASI PAD DAN PENGELOLAAN FISKAL DI DPRD DIY

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:36 WIB

Perjuangan Masyarakat Banyuasin Berbuah Hasil, Komisi II DPR RI Desak Pencabutan HGU PT Melania Indonesia

Berita Terbaru