Kabut Asap Makin Tebal, SD dan SMP Belajar Daring Mulai Besok

- Redaksi

Minggu, 1 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Walikota Palembang, Ratu Dewa.

Pj. Walikota Palembang, Ratu Dewa.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Polusi udara yang buruk akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menerapkan kebijakan belajar secara daring. Rencananya, proses belajar mengajar secara online mulai diberlakukan pada Senin besok, 2 Oktober 2023.

Penjabat (Pj) Walikota Palembang Ratu Dewa menjelaskan, bahwa penerapan tersebut melihat kabut asap di Palembang yang semakin parah. Kabut asap ini dipicu Kathutla yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera Selatan (Sumsel).

“Proses belajar mengajar di tingkat SD dan SMP di Palembang akan dilakukan secara daring mulai Senin besok,” jelas Dewa, Minggu (1/10/2023).

Sebelumnya, kata Dewa, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang mengeluarkan Surat Edaran (SE) No 420/3409 /Disdik/2023 tentang perubahan jadwal belajar mengajar sebagai dampak buruk bagi bahaya kabut asap. Dengan kondisi yang semakin parah membuat kebijakan ini dicabut.

“SE yang dikeluarkan oleh Disdik Palembang aman dicabut, dan diganti dengan daring,” kata Dewa.

Menurut Dewa, keputusan ini diambil untuk mencegah dampak buruk dari kabut asap terhadap kesehatan, terutama anak-anak sekolah. “Jadi keputusan ini diambil untuk mengurangi partikel kabut asap,” ungkap Dewa.

Dewa juga mengintruksikan kepada Dinas Kesehatan Palembang untuk membuat edaran dan pendistribusian masker, terutama pada kelompok rentan. Di antaranya penderita penyakit menular, balita, anak usia sekolah, ibu hamil, dan lansia.

“Dinas Kesehatan juga harus aktif mendatangi warga yang terkena ISPA, serta berkoordinasi dengan Camat dan Lurah,” tutur Dewa. (ANA)

Berita Terkait

Diknas Sumsel Sudah Antisipasi Dampak Kabut Asap Sejak Pertengahan Agustus
Biaya Pengemasan Tinggi Penyebab Beras Premium Kemasan 5 Kg Langka di Pasaran Sumsel
Polisi Jelaskan Tidak Ada Aksi Pelaku Penculikan
Mediasi Buntu, Warga Kenten Raya ‘Tagih’ Air Bersih PDAM Tirta Betuah di Pengadilan
Sidang Suap Smart Board-Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Abi Kenalkan Cory Saat Survei di Jakarta
Gelapkan 80 Dus Bir, Arianto Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang
Menyikapi Dampak Kabut Asap Karhutla, Korsatpel Terminal Jakabaring Bagikan Ratusan Masker Gratis
Pertamina Patra Niaga Pastikan Avtur Siaga, Dukung Operasi Udara Pemadaman Karhutla di Sumsel

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:14 WIB

Diknas Sumsel Sudah Antisipasi Dampak Kabut Asap Sejak Pertengahan Agustus

Rabu, 9 September 2026 - 18:09 WIB

Biaya Pengemasan Tinggi Penyebab Beras Premium Kemasan 5 Kg Langka di Pasaran Sumsel

Rabu, 9 September 2026 - 18:05 WIB

Polisi Jelaskan Tidak Ada Aksi Pelaku Penculikan

Rabu, 9 September 2026 - 18:03 WIB

Mediasi Buntu, Warga Kenten Raya ‘Tagih’ Air Bersih PDAM Tirta Betuah di Pengadilan

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Sidang Suap Smart Board-Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Abi Kenalkan Cory Saat Survei di Jakarta

Berita Terbaru