Irigasi Lematang Kembali Mengalir, Produksi Pertanian Bergantung Tahap Lanjutan

- Redaksi

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID,. PAGARALAM — Proyek pembangunan Daerah Irigasi (D.I.) Lematang menunjukkan perkembangan signifikan. Saat ini, aliran air dari Bendung Lematang telah kembali mengalir dan berhasil menjangkau saluran-saluran sekunder yang mengairi sawah masyarakat di sekitar wilayah Kota Pagaralam dan sekitarnya.

‎Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII (BBWS VIII) dalam pada keterangan persnya,diwakili staff Bidang PJPA, Suryanto, ‎menyampaikan bahwa D.I. Lematang merupakan irigasi semi teknis yang diusulkan oleh Pemerintah Kota Pagaralam dan telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) di Provinsi Sumatera Selatan, dengan target luasan layanan mencapai 3.000 hektare sawah.

‎“Pekerjaan jaringan primer dan sekunder telah kami laksanakan dan saat ini masih dalam masa pemeliharaan. Per tanggal 16 Januari 2026, air yang bersumber dari Bendung Lematang kembali kami alirkan setelah sebelumnya ditutup sementara untuk keperluan pembersihan dan pemeliharaan saluran,” terangnya.

‎Dijelaskannya juga, pintu bendung saat ini dibuka sekitar 5 sentimeter, dan aliran air telah sampai ke seluruh saluran sekunder yang ada, meliputi Saluran Sekunder Tapus, Selebang, Joko Utama, Joko Kiri, Joko Kanan, dan Salipaya.

‎Meski demikian, Suyanto menegaskan bahwa pemanfaatan irigasi Lematang belum dapat berjalan secara maksimal, karena masih dibutuhkan tahapan lanjutan berupa pembangunan saluran tersier serta program cetak sawah.

‎“Oleh karena itu, kami berharap adanya dukungan dan sinergi dari Pemerintah Kota Pagaralam, khususnya Dinas Pertanian, untuk bersama-sama mendorong pelaksanaan cetak sawah dan pembangunan saluran tersier pada jaringan sekunder yang ada. Saluran tersier ini tidak memerlukan pembebasan lahan, sehingga sangat memungkinkan untuk segera direalisasikan,” jelasnya.

‎Dengan tersambungnya jaringan tersier di D.I. Lematang, BBWS VIII berharap masyarakat dapat mengembangkan pertanian secara lebih optimal, tidak hanya padi sawah, tetapi juga palawija, dengan memanfaatkan ketersediaan air yang berkelanjutan.

‎“Harapan kami, setelah saluran tersier selesai, D.I. Lematang dapat benar-benar menjadi penggerak peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

‎Keberadaan aliran air ini mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Sejumlah petani menyebut sawah mereka kini kembali teraliri air, sehingga memberikan kepastian untuk memulai pengolahan lahan.

‎“Airnya sudah masuk ke saluran sawah. Ini sangat membantu, terutama setelah kemarin sempat dihentikan untuk pembersihan. Kami jadi lebih siap untuk tanam,” ujar Rd (41) salah satu petani setempat.

Berita Terkait

Warning Bagi Pelaku Usaha Rongsokan Pagar Alam,Pasca Kebakaran Disimpang Kerte Diwe Izin Dan Dampak Lingkungan Kini Disorot
670 PPPK Pagar Alam Digembleng Kenali Nilai dan Etika, Wako Ludi: Disiplin Adalah Cerminan Loyalitas dan Kejujuran
Malam Minggu Mencekam Di Pagar Alam, Gudang Rongsokan Terbakar, 10 Jam Baru Padam
Tak Lagi Semrawut! Pemkot Pagar Alam Godok RDTR, Cegah Banjir, Macet, dan Pembangunan Liar
Tak Berkutik! Polres Pagar Alam Gerebek Dua Lokasi, Sabu 1,47 Gram dan Senjata Tajam Diamankan
Hapus Stigma Pilihan Kedua Atau Sekolah Alternatif, LPM NU Beri Suntikan Motivasi Para Guru NU Di Pagar Alam
Dewan Serahkan Banyak PR Untuk Pemkot Pagar Alam, Hasil Reses Tiga Dapil Tahap II T
Bukan Wacana! Pagar Alam Menuju Kemandirian Ekonomi, Wako Ludi Bahas Pendirian BUMD Bersama Profesor Unsri
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Warning Bagi Pelaku Usaha Rongsokan Pagar Alam,Pasca Kebakaran Disimpang Kerte Diwe Izin Dan Dampak Lingkungan Kini Disorot

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:52 WIB

670 PPPK Pagar Alam Digembleng Kenali Nilai dan Etika, Wako Ludi: Disiplin Adalah Cerminan Loyalitas dan Kejujuran

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Malam Minggu Mencekam Di Pagar Alam, Gudang Rongsokan Terbakar, 10 Jam Baru Padam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Tak Lagi Semrawut! Pemkot Pagar Alam Godok RDTR, Cegah Banjir, Macet, dan Pembangunan Liar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Tak Berkutik! Polres Pagar Alam Gerebek Dua Lokasi, Sabu 1,47 Gram dan Senjata Tajam Diamankan

Berita Terbaru