Ini Gejala Awal Gagal Ginjal Akut, Sebelum Muncul Jarang Pipis

- Redaksi

Jumat, 28 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ginjal.
Foto: net

Ilustrasi ginjal. Foto: net

SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Penyakit gagal ginjal akut telah menyebabkan 157 anak Indonesia meninggal dunia. Orang tua perlu mengantisipasi beberapa gejala ginjal akut yang muncul pada anak.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril mengatakan bahwa ciri khas gagal ginjal akut ada pada urine. Namun, sebelum muncul permasalahan pada urine, orang tua perlu mewaspadai gejala lain yang terlihat lebih awal.

Gejala-gejala awal ini umumnya terjadi pada hari pertama hingga kelima setelah paparan.

“Jadi sebelum muncul gejala khas yang kencing berkurang, akan muncul gejala awal. Biasanya terjadi 1-5 hari,” kata Syahril saat konferensi pers secara daring, Kamis (27/10) dilansir cnn indonesia.

Gejala itu termasuk di antaranya:

– demam,
– nafsu makan berkurang,
– anak kurang bergairah,
– batuk,
– gangguan pernapasan.

Setelah itu, lanjut Syahril, gejala lain akan muncul saat telah memasuki stadium berat. Salah satu yang paling khas adalah berkurangnya produksi urine atau penurunan frekuensi berkemih anak.

“Penurunan frekuensi buang air kecil. Misal tadinya 10 kali, ini jadi empat kali atau tidak sama sekali,” kata Syahril.

Perlu diketahui, dalam kondisi sehat, seorang anak umumnya akan buang air kecil 5-6 kali dalam satu hari. Jika kurang dari itu, maka orang tua perlu waspada.

Syahril pun mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan anaknya.

Sebaiknya segera larikan anak ke fasilitas kesehatan sejak gejala awal muncul. Jangan sampai menunggu gejala lanjutan, seperti berkurangnya frekuensi berkemih, muncul pada anak.

“Pastikan kondisinya, sejak awal muncul segera bawa ke fasilitas kesehatan. Hal ini agar penanganan bisa lebih cepat,” kata dia.

Sebagaimana diketahui, ancaman gagal ginjal akut masih terus menghantui anak-anak di Indonesia.

Berdasarkan catatan Kemenkes, hingga Rabu (26/10), sebanyak 269 anak terserang gagal ginjal akut. Sebanyak 157 di antaranya meninggal dunia.

Dalam istilah medis, kondisi ini juga dikenal dengan gangguan ginjal akut progresif atipikal (GGAPA). Kondisi ini terjadi saat fungsi ginjal menurun secara cepat dan mendadak.

Sampai saat ini, hasil penelusuran menunjukkan senyawa etilen glikol (EG) dan diatilen glikol (DEG) diduga kuat sebagai penyebab gagal ginjal akut. (*)

Berita Terkait

Kasus Super Flu Masuk di Sumsel, 5 Orang Terjangkit
Kasus Bocah SD Lebam di Kedua Matanya, Ini Tanggapan Dokter Spesialis di Palembang
88 Persen Siswa SD di Palembang Alami Gigi Berlubang dan Penumpukan Kotoran Telinga
Imbas Siswa Keracunan, MBG di SDN 178 Palembang Distop Sementara
Antisipasi Kenaikan Kasus DBD, Dinkes Segera Sebar Larvasida
Bocah Kelamin Ganda Segera Dioperasi, Orangtua: Semoga Berjalan Lancar
Bayi 10 Bulan Idap Penyakit Hipospedia, Berharap Dapat Bantuan Pemerintah
RSUD Palembang BARI Siapkan Ruang Isolasi Pasien Mpox

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 20:17 WIB

Kasus Super Flu Masuk di Sumsel, 5 Orang Terjangkit

Selasa, 4 November 2025 - 17:28 WIB

Kasus Bocah SD Lebam di Kedua Matanya, Ini Tanggapan Dokter Spesialis di Palembang

Jumat, 26 September 2025 - 22:38 WIB

88 Persen Siswa SD di Palembang Alami Gigi Berlubang dan Penumpukan Kotoran Telinga

Jumat, 26 September 2025 - 16:13 WIB

Imbas Siswa Keracunan, MBG di SDN 178 Palembang Distop Sementara

Rabu, 20 November 2024 - 16:15 WIB

Antisipasi Kenaikan Kasus DBD, Dinkes Segera Sebar Larvasida

Berita Terbaru

Ilustrasi - Logo Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan. Foto: istimewa

Kota Palembang

Ombudsman RI: Ada Lima Pelanggaran SPMB di Sumsel

Jumat, 26 Jun 2026 - 21:29 WIB