Inflasi Sumatera Selatan Februari 2023 Terkendali, Membaik di Bawah Nasional

- Redaksi

Kamis, 2 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran empat program unggulan pengendalian inflasi pangan pada acara GNPIP Nasional, (24/02/2003) di Palembang

Peluncuran empat program unggulan pengendalian inflasi pangan pada acara GNPIP Nasional, (24/02/2003) di Palembang

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Mengacu Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Sumatera Selatan pada bulan Februari 2023, mengalami inflasi sebesar 0,08 persen (mtm).

Atau tumbuh melandai dibandingkan inflasi pada bulan sebelumnya yang sebesar 0,35 persen (mtm).

Dengan perkembangan tersebut, secara tahunan, realisasi inflasi Provinsi Sumatera Selatan tercatat sebesar 5,43 persen (yoy).

Angka tersebut lebih rendah dari inflasi nasional yang tercatat 5,47% (yoy), sebuah perkembangan yang baik semakin dekat dengan inflasi nasional.

Inflasi pada bulan laporan utamanya disumbang oleh komoditas bawang merah dengan andil 0,072persen (mtm), bimbingan belajar dengan andil 0,026persen (mtm), beras andil 0,026 persen (mtm), ikan mujair andil 0,024 persen (mtm), dan jeruk andil 0,023 persen(mtm).

Pada Februari 2023, biaya bimbingan belajar di Provinsi Sumatera Selatan mengalami peningkatan yang didorong oleh momentum persiapan periode ujian sekolah.

Inflasi pada bulan laporan juga didorong oleh kenaikan harga pada beberapa komoditas pangan.

Tekanan harga pada komoditas bawang merah disebabkan oleh gangguan pasokan pada daerah sentra di Jawa akibat adanya cuaca ekstrim.

Sementara inflasi beras terjadi seiring dengan puncak panen padi yang baru akan berlangsung pada bulan Maret mendatang. 

Sinergi antar lembaga menjadi kunci dalam menjaga tingkat inflasi Sumatera Selatan tetap stabil.

Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat koordinasi. Di antaranya melalui koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Bulog Divre Sumsel terkait implementasi pasar murah khususnya jelang Ramadhan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri.

Koordinasi juga terus ditingkatkan melalui optimalisasi program kerja zonasi TPID kota sampel inflasi, serta perluasan Kerjasama Antar Daerah (KAD).

Salah satunya dengan Provinsi Bengkulu untuk menjaga pasokan cabai merah. Bank Indonesia terus memperkuat sinergi implementasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP).

Ditandai dengan peluncuran empat program unggulan pengendalian inflasi pangan pada acara GNPIP Nasional, (24/02/2003) di Palembang mengangkat Sinergi  dan  Inovasi  Untuk Ketahanan Pangan Nasional melalui 
Program Sumsel Mandiri Pangan.

Antara lain melalui sinergi KAD, modernisasi pertanian, sinergi penguatan gerakan tanam GNPIP dan GSMP, dan launching agenda pasar murah jelang HBKN Idul Fitri 1444 H & implementasi QRIS pasar.

“Dilihat dari sisi permintaan, kami melihat optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi pada bulan Februari 2023 terus melanjutkan penguatan ditunjukkan dari hasil Survei Konsumen Bank Indonesia.

Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE), Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK), dan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) secara berurutan tumbuh menjadi sebesar 130,00; 144,33; 137,17. Angka tersebut menunjukkan kuatnya optimisme masyarakat terhadap kondisi perekonomian pada 6 bulan ke depan, baik dari aspek kegiatan usaha, peningkatan penghasilan, maupun ketersediaan lapangan kerja.

Sejalan dengan itu, sebagai langkah lanjutan untuk memastikan terus berlanjutnya penurunan ekspektasi inflasi dan inflasi ke depan, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 15-16 Februari 2023 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 5,75%.

Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan mitra strategis juga terus diperkuat. Sinergi kebijakan antara Bank Indonesia dengan kebijakan sektor Pemerintah dan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) terus diperkuat dalam rangka menjaga stabilitas makroekonomi dan sektor keuangan, mendorong kredit/pembiayaan kepada dunia usaha khususnya pada sektor-sektor prioritas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan ekspor, serta meningkatkan ekonomi dan keuangan inklusif dan hijau. (*)

Berita Terkait

Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160
Muhammad Suryadi Resmi Pimpin Bank Sumsel Babel, Siap Perkuat Kepercayaan dan Transformasi Digital
Muhamad Suryadi Resmi Jadi Dirut BSB, Siap Percepat Transformasi dan Ekspansi Bisnis
Bank Indonesia Perkuat Literasi Ekonomi Syariah melalui ToT Content Creator, ToT Dai-Daiyah, Sertifikasi Nazhir, dan Kompetisi Modest Fashion FESyar Sumatera 2026
Honda Victory Meriahkan Perusahaan dan Instansi di Palembag
Rayakan Hari Kartini dengan “Kartini Treat” di THE 1O1 Palembang Rajawali
BRI Salurkan 25 Unit Mesin Pipil Jagung untuk Gapoktan di Sumatera Selatan
BRI Region 4 Palembang Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Nasabah dan Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:45 WIB

Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:16 WIB

Muhammad Suryadi Resmi Pimpin Bank Sumsel Babel, Siap Perkuat Kepercayaan dan Transformasi Digital

Senin, 8 Juni 2026 - 19:14 WIB

Muhamad Suryadi Resmi Jadi Dirut BSB, Siap Percepat Transformasi dan Ekspansi Bisnis

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Bank Indonesia Perkuat Literasi Ekonomi Syariah melalui ToT Content Creator, ToT Dai-Daiyah, Sertifikasi Nazhir, dan Kompetisi Modest Fashion FESyar Sumatera 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:46 WIB

Honda Victory Meriahkan Perusahaan dan Instansi di Palembag

Berita Terbaru

Ilustrasi - Logo Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan. Foto: istimewa

Kota Palembang

Ombudsman RI: Ada Lima Pelanggaran SPMB di Sumsel

Jumat, 26 Jun 2026 - 21:29 WIB