Imbas Kenaikan BBM, Bahan Makanan Rata-rata Naik Rp 2 ribu hingga Rp 10 ribu

- Redaksi

Senin, 5 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang ASN berbelanja di Pasar Pulo Mas Tebing Tinggi, harga bahan makanan alami kenaikan signifikan.

Seorang ASN berbelanja di Pasar Pulo Mas Tebing Tinggi, harga bahan makanan alami kenaikan signifikan.

SUARAPUBLIK.ID, EMPATLAWANG – Imbas dari naiknya harga BBM bersubsidi, harga kebutuhan pokok atau sembako di Pasar Pulo Emas TebingTinggi, Empat Lawang, ikut terkerek naik cukup signifikan.

Pantauan di lapangan, beberapa sembako yang naik di antaranya harga beras sebelumnya Rp 55 ribu per lima kg kini melonjak menjadi Rp 65 ribu perkg.

Sementara harga telur naik dua ribu dari sebelumnya harga 55 ribu kini mencapaik 57 ribu perkarpet. Harga sayur mayur pun mengalami kenaikan hingga Rp2 ribu.

Terdapat juga harga kebutuhan pokok lain seperti harga gula merah, bawang putih, bawang merah, serta daging ayam, rata-rata mengalami kenaikan mencapai Rp 3 ribu. Tentunya dengan kenaikan harga bahan pokok tersebut membuat pusing sejumlah warga terutama bagi ibu ibu rumah tangga.

Meraka harus memutar otak untuk mengendalikan atau menyesuaikan belanjaan mereka.

Delawati (45), salah seorang warga mengatakan, kenaikan sejumlah bahan pokok ini memang dirasakannya setelah kenaikan harga BBM kemarin. “Biasanya tadi jika BBM naik pasti sembako akan berangsur naik,” ujarnya.

Sementara Wawan, salah seorang pengepul beras di kawasan Pasar Pulo Emas mengatakan, jika naiknya harga itu mememang disebabkan oleh keanikan harga BBM. Sebab upah angkut kendaraan mengangkut beras tersebut juga ikut naik. “Ya, karena BBM naik, biaya angkut juga naik. Jadi kami harus menaikan harga beras dan jenis dagangan lainnya,” ujarnya.

Sementara Kabid Perdagan Disperindag Yeni Nopita dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah melakukan pengawasan ke beberapa pasar mengenai kenaikan harga ini. Menurutnya sejauh ini kenaikan harga itu masih dikatakan normal paska kenaikan harga BBM. ” Yang jelas kami awasi para tengkulak untuk tidak menaikan begitu tinggi sejumlah harga sembako. Mengenai hal ini, kami akan turun ke pasar melakukan sidak harga ketersediannya sembako di pasaran,” pungkasnya. (Alf)

Berita Terkait

Kapolres Empat Lawang Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Sawah
100 Pelaku UMKM Empat Lawang Ikuti Sultan Muda Sumsel, Siap Cetak Wirausaha Tangguh
Bupati Joncik Terima Kunjungan SKK MIGAS Sumsel dan MEDCO
Peringati 30 Tahun Kudatuli, DPC PDIP Empat Lawang Gelar Do’a Bersama
Bantah Ketua Merokok Saat Sidang
Pemkab Dukung Penuh Program BNNK Empat Lawang
Tingkatkan Kesiapsiagaan, Warga Empat Lawang Dilatih Pakai APAR
Hari Bhakti Adhyaksa, Forkopimda Kunjungi Kajari Empat Lawang

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:29 WIB

Kapolres Empat Lawang Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Sawah

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:23 WIB

100 Pelaku UMKM Empat Lawang Ikuti Sultan Muda Sumsel, Siap Cetak Wirausaha Tangguh

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:03 WIB

Bupati Joncik Terima Kunjungan SKK MIGAS Sumsel dan MEDCO

Senin, 27 Juli 2026 - 17:23 WIB

Peringati 30 Tahun Kudatuli, DPC PDIP Empat Lawang Gelar Do’a Bersama

Senin, 27 Juli 2026 - 14:03 WIB

Bantah Ketua Merokok Saat Sidang

Berita Terbaru

Sumsel

Rutan Baturaja Petik Hasil Pembinaan Melalui Panen Melon

Rabu, 29 Jul 2026 - 19:31 WIB