Ibu dan Anak Korban Pembunuhan Dimakamkan Dalam Satu Liang

- Redaksi

Selasa, 16 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Prosesi pemakaman Wasilah (40) dan Farah Atika Aliya (16), korban pembunuhan di kawasan Jalan Macan Lindungan, dimakamkan di TPU Puncak Sekuning Palembang, Selasa (16/4/2024). Jenazah ibu dan anak tersebut, dimakamkan dalam satu liang lahat.

Ratusan pelayat yang mengantar jenazah tampak ikut larut dalam kesedihan. Anung Kurniawan suami korban bersama anak bungsunya terlihat tegar mengiringi jenazah istri dan anaknya sejak berangkat dari rumah instalasi Forensik RS Bhayangkara M Hasan Palembang.

Anung (41) berharap polisi dapat segera mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan istri dan anaknya serta di hukum seberat-beratnya. Karena apa yang dilakukan pelaku terhadap istri dan anaknya sangat sadis.

“Mudah-mudah pelaku segera ditangkap dan dihukum dengan setimpal. Saya sudah menyerahkan kasus ini ke pihak kepolisian,” harap Anung.

Kata Anung, dirinya dan keluarga tidak memiliki masalah dengan orang lain, apalagi musuh.

“Selama ini saya tidak ada masalah dengan orang lain,” kata Anung.

Anung mengaku bahwa pada saat kejadian dirinya sedang berada di bengkel untuk memperbaiki sepeda motor. Kemudian anaknya meminta segera pulang karena ada orang masuk ke rumah.

“Saya keluar dari rumah sekitar jam 8 pagi untuk memperbaiki aki motor karena soak. Anak perempuan menelpon untuk segera pulang. Sampai di rumah anak dan istri saya sudah tewas berisimbah darah,” tutur Anung.

Sebelumnya, seorang ibu rumah tangga bernama Wasilah (40) dan anaknya Farah (16), tewas secara tragis dengan luka bersimbah darah di sekujur tubuh. Bahkan, besi yang menjadi alat pelaku untuk membunuh masih melekat di kepala korban.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi di Macan Lindungan, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, Sumatera Selatan, Senin, 15 April 2024, sekitar pukul 10.00 WIB. (ANA)

Berita Terkait

Diduga Bobol Rumah Warga, ZH Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang
Direktur Perusahaan Dilaporkan ke Polisi, Diduga Gelapkan Uang Rp80 Juta
Balap Liar Tengah Malam, 107 Motor Diangkut ke Mapolrestabes Palembang
Temui Anak, Perempuan di Palembang Mengaku Dipukul dan Ditampar Mantan Suami
Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau
Nekat Akhiri Hidupnya, Fikri Sempat Kirim Pesan Kepada Keluarga
Polisi Bekuk Pemuda 21 Tahun, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan Anak di OKU
Motornya Digelapkan Teman Sendiri Arief Lapor Polisi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:58 WIB

Diduga Bobol Rumah Warga, ZH Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang

Rabu, 23 September 2026 - 11:57 WIB

Direktur Perusahaan Dilaporkan ke Polisi, Diduga Gelapkan Uang Rp80 Juta

Selasa, 22 September 2026 - 10:59 WIB

Balap Liar Tengah Malam, 107 Motor Diangkut ke Mapolrestabes Palembang

Selasa, 22 September 2026 - 10:56 WIB

Temui Anak, Perempuan di Palembang Mengaku Dipukul dan Ditampar Mantan Suami

Senin, 21 September 2026 - 18:06 WIB

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau

Berita Terbaru

Pelaku

Kota Palembang

Diduga Bobol Rumah Warga, ZH Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:58 WIB