Hotspot di Sumsel Tembus 1.137 Titik hingga Juli, Tertinggi Sepanjang 2025

- Redaksi

Jumat, 25 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas saat memadamkan api di lahan yang terbakar di KTM Rambutan, Ogan  Ilir, Sumsel. Foto: Tia

Petugas saat memadamkan api di lahan yang terbakar di KTM Rambutan, Ogan Ilir, Sumsel. Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyebut jumlah titik panas atau hotspot di wilayah itu tembus di anga 1.137 titik terdeteksi hingga Juli 2025.

“Jumlah titik panas atau hotspot terus mengalami peningkatan selama musim kemarau. Ini menjadi angka tertinggi dalam satu bulan sepanjang tahun ini,” ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman pada, Jum’at (25/7/2025).

Ia menyampaikan puncak sebaran hotspot terjadi pada 20 Juli dengan 214 titik dan 22 Juli dengan 119 titik. Sebagian besar titik panas terpantau di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), yang mencatat 250 hotspot sepanjang Juli.

Selain Muba, wilayah lain dengan jumlah hotspot tinggi bulan ini adalah Muratara (181 titik), Musi Rawas (174 titik), dan Muara Enim (154 titik).

Wilayah lain seperti Lubuklinggau dan Prabumulih hanya mencatat dua titik, sementara Palembang mencatat tiga titik. Pagar Alam menjadi satu-satunya daerah yang belum terpantau adanya hotspot pada Juli.

Secara total sepanjang tahun 2025, hotspot yang terdeteksi di Sumsel telah mencapai 2.663 titik. Kenaikan mulai terlihat sejak Mei seiring masuknya musim kemarau, dan terus meningkat hingga Juli.

Berikut rincian sebaran hotspot bulanan di Sumsel tahun ini:

Januari: 45 titik

Februari: 66 titik

Maret: 100 titik

April: 216 titik

Mei: 523 titik

Juni: 576 titik

Juli (hingga 24 Juli): 1.137 titik

Dari sisi wilayah, Muara Enim menjadi kabupaten dengan hotspot terbanyak secara kumulatif tahun ini, yakni 548 titik. Disusul Muba (464 titik), Musi Rawas (377 titik), Muratara (353 titik), PALI (218 titik), Lahat (199 titik), dan Ogan Komering Ilir (121 titik).

Pihaknya mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta melakukan langkah mitigasi guna mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah puncak musim kemarau yang diperkirakan masih berlangsung hingga Agustus.

“Kewaspadaan harus terus ditingkatkan,” ucap dia.

Berita Terkait

Pledoi Dito Prayoga: Kuasa Hukum Bongkar Kelemahan Tuntutan, Minta Terdakwa Dibebaskan
Hakim Tolak Eksepsi Pasutri, Kasus Sembako Rp2,28 Miliar Masuk Babak Pembuktian
SMKN 2 Palembang Raih Juara 2 Creativity Activity di Cari Aman Academy 2026 Tingkat Nasional
Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang
KTP Dipinjam Bos, Siti Malah Diteror Debt Collector Pinjol Rp3,5 Juta
Tim Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Curanmor dalam OPS SIKAT-I MUSI 2026
Korupsi Guest House UIN Raden Fatah, Abdul Karim Divonis 1 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan JPU
Warga Lampung Tewas Dikeroyok di Palembang, Alami Luka Tusuk di Dada dan Punggung

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Pledoi Dito Prayoga: Kuasa Hukum Bongkar Kelemahan Tuntutan, Minta Terdakwa Dibebaskan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Hakim Tolak Eksepsi Pasutri, Kasus Sembako Rp2,28 Miliar Masuk Babak Pembuktian

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:48 WIB

SMKN 2 Palembang Raih Juara 2 Creativity Activity di Cari Aman Academy 2026 Tingkat Nasional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:20 WIB

KTP Dipinjam Bos, Siti Malah Diteror Debt Collector Pinjol Rp3,5 Juta

Berita Terbaru