Hindari Praktik Pungli, Disdikcapil Muba Undang Semua Elemen Gelar FGD

- Redaksi

Jumat, 30 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Pungutan Liar (Pungli) ditemukan di Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Muba, Sumatera Selatan.

Hal itu diakui Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Muba Demon Herdian Eka Suza dalam acara Forum Group Discussion (FGD) dengan Tema Optimalisasi dan Evaluasi Pelayanan Online-Offline Adminduk untuk menghindari Pungli, Kamis 29 Agustua 2024.

Dijelaskan Demon, penemuan pungli itu berdasarkan adanya laporan yang diterima pihaknya melalui pesan Whatsapps.

“Dari laporan itu lah diketahui bahwa modus dilakukan oleh oknum masyarakat yang memberikan jasa pengurusan Adminduk di Dinas Dudcapil Muba,” kata Demon.

Untuk modusnya sendiri, oknum masyarakat itu menawarkan melalui media sosial (medsos) seperti Facebook maupun Instagram.

Mereka memberikan tarif mulai dari membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP), surat keterangan, dan lain sebagainya.

“Untuk di Muba ini sudah 3 kecamatan yang ditemukan modusnya seperti itu,” ujarnya.

Meskipun begitu, Mantan Camat Lais ini pun tak menampik bahwa oknum masyarakat melakukan hal tersebut tentunya pasti ada yang membantu terlebih di Dukcapil sendiri.

Padahal saat ini sudah sistem digitalisasi dan di setiap desa pun ada aplikasi SIP OKE yang dikelola perangkat desa.

Aplikasi itu sendiri bertujuan membantu masyarakat yang gaptek atau kesulitan mengupload berkas-berkas persyaratan untuk Adminduk.

“Sekarang ini sudah sistem digitalisasi dan sangat mudah. Maka dari itu dihimbau masyarakat untuk tidak membuat Adminduk dari calo atau jasa yang memasang tarif besar, ” imbuhnya.

Tidak itu saja, Demon juga menerangkan, kegiatan FGD ini dilakukan setiap tahun sebagai salah satu syarat untuk penilaian yang dilakukan oleh Ombudsman dan Menpan RB dalam hal segi pelayanan.

“Pada FGD ini, untuk narasumbernya langsung dari Kajari Muba Roy Riyadi SH MH yang menyampaikan mengenai hal-hal berbau pungli, ” ujarnya.

Karena dengan FGD ini sendiri bisa menjadi tolak ukur sebatasmana pelayanan yang ada di Dukcapil Muba.

Sebab, pada rapat kerja beberapa waktu lalu di Batam bersama Kemendagri bahwa pungli masih banyak ditemukan di Indonesia pada Dinas Dukcapil.

Ditempat yang sama, Kajari Muba Roy Riyadi mengatakan bahwa dirinya di undang oleh Kadis Dukcapil Muba sebagai narasumber dalam kegiatan FGD Optimalisasi Pelayanan Publik untuk menghindari pungli.

“Beberapa poin yang saya sampaikan mengenai pungli terlebih pada pelayanan publik, ” tandasnya.

Berita Terkait

Instruksi Bupati Muba Dijawab Aksi Nyata, Warga – Perusahaan Gotong Royong Bangun Jalan Desa
Sempat Todongkan Senjata Api Mainan. Pelaku Curas Mini Market Ditangkap Polisi
Kejati Sumsel Geledah Kantor Dinas Perhubungan Muba.
Pemkab Muba Sinergi dengan Lanal Palembang, Keamanan Perairan hingga Investasi Jadi Fokus
KKP RI Bakal Garap Kampung Nelayan Merah Putih di Lalan Muba
15 Cabor Bakal Dukung Komisaris BUMD Maju Ketua KONI Muba
Polres Muba Intensif Mitigasi Illegal Drilling, 5 Kasus Diungkap Awal 2026
Sekda Muba Pastikan Pelayanan Publik Tetap Prima di Tengah Kebijakan WFH
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 16:41 WIB

Instruksi Bupati Muba Dijawab Aksi Nyata, Warga – Perusahaan Gotong Royong Bangun Jalan Desa

Rabu, 15 April 2026 - 13:06 WIB

Sempat Todongkan Senjata Api Mainan. Pelaku Curas Mini Market Ditangkap Polisi

Selasa, 14 April 2026 - 19:11 WIB

Kejati Sumsel Geledah Kantor Dinas Perhubungan Muba.

Selasa, 14 April 2026 - 15:28 WIB

Pemkab Muba Sinergi dengan Lanal Palembang, Keamanan Perairan hingga Investasi Jadi Fokus

Selasa, 14 April 2026 - 15:21 WIB

KKP RI Bakal Garap Kampung Nelayan Merah Putih di Lalan Muba

Berita Terbaru