Nama: Salsabila Azzariah Almi
NIM : PO7120426044
Prodi: D4 Keperawatan Regular
Hidupku dan Pancasila Beriringan
Pancasila bukan hanya sebagai dasar negara Indonesia, tetapi juga menjadi pedoman hidup bagi seluruh rakyat Indonesia. Sebagai ideologi bangsa, Pancasila berisi nilai-nilai luhur yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut juga menjadi pedoman dalam berinteraksi dengan sesama manusia. Oleh karena itu, kita sebagai warga negara Indonesia wajib mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan.
Melangkah beriringan dengan Pancasila dimulai dari diri saya sebagai makhluk ciptaan Tuhan. Hal ini mencerminkan nilai sila pertama Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Sebagai seorang mahasiswa baru yang hidup jauh dari lingkungan masa kecil, saya memulai lembaran kehidupan baru bersama orang-orang baru yang memiliki keberagaman sifat, ras, suku, hingga agama. Toleransi menjadi salah satu cara saya beradaptasi dengan lingkungan baru. Saya menghormati waktu teman yang berbeda keyakinan saat beribadah dan tidak menjadikan perbedaan sebagai tembok untuk tidak saling berteman. Rasa saling menghargai dan menjaga kenyamanan dalam menjalankan ritual keagamaan masing-masing merupakan bukti bahwa perbedaan keyakinan dapat memperkaya hubungan kemanusiaan, bukan memisahkannya.
Dalam kehidupan sehari-hari, saya kerap melihat teman, saudara, kerabat, bahkan orang yang mungkin tidak saya kenal membutuhkan bantuan. Sebagai makhluk sosial, saya berkewajiban untuk saling tolong-menolong. Hal ini merupakan contoh penerapan sila kedua Pancasila, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Sikap saling menghargai juga termasuk penerapan sila ini, seperti membantu tanpa membeda-bedakan latar belakang serta menghormati orang tua, guru, dan teman.
Sila ketiga Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia, saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan menghargai keberagaman budaya di lingkungan sekitar. Saya juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong yang dilaksanakan oleh masyarakat setempat. Melalui aksi nyata tersebut, saya dapat ikut menciptakan semangat persatuan di tengah perbedaan.
Sementara itu, sila keempat Pancasila, yaitu Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, saya terapkan dalam kehidupan perkuliahan dengan mendengarkan dan menghargai perbedaan pendapat orang lain saat berdiskusi kelompok. Saya menghindari pengambilan keputusan secara sepihak ketika diberikan tugas kelompok oleh dosen. Sebaliknya, saya berusaha mengambil keputusan berdasarkan musyawarah dan kesepakatan bersama antaranggota kelompok.
Sila terakhir, yaitu sila kelima Pancasila, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, saya wujudkan dalam kehidupan perkuliahan dengan tidak membeda-bedakan teman satu dengan teman lainnya. Saya juga berusaha mengerjakan tugas secara mandiri dan tidak mengambil hak orang lain.
Melalui kegiatan sehari-hari, saya menyadari bahwa nilai-nilai Pancasila sangat dekat dengan kehidupan kita. Pancasila membantu saya untuk lebih menghargai perbedaan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Oleh karena itu, saya yakin bahwa hidupku dan Pancasila akan selalu beriringan dalam setiap langkah untuk menuju masa depan.











