Heboh, Bunga Bangkai Tumbuh di Halaman Rumah Warga 

- Redaksi

Selasa, 25 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bunga Bangkai tumbuh di pekarangan rumah salah satu warga kota Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

Bunga Bangkai tumbuh di pekarangan rumah salah satu warga kota Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Meskipun Kota Pagar Alam sudah sering sekali dihebohkan dengan tumbuhnya Bunga Bangkai di beberapa lokasi. Namun saat bunga tersebut kembali muncul disekitar permukiman warga maka warga akan heboh kembali.

Seperti bunga bangkai yang muncul dihalaman rumah warga Desa Suban Selangis Kecamatan Dempo Utara Kota Pagar Alam Sumatera Selatan. Kemunculan bunga bangkai tersebut membuat warga sekitar heboh.

Biasanya bunga tersebut tumbuh di hutan dan perkebunan. Namun kali ini tumbuh di halaman rumah warga dan belakang Masjid. Hal ini jarang sekali terjadi inilah yang membuat warga heboh.

Pemilik rumah yang halamannya ditumbuhi bunga bangkai Neko (32) mengatakan, bahwa dirinya tidak tahu jika tanaman yang tumbuh didepan rumah tersebut adalah bunga bangkai.

“Saya pertama melihatnya mirip dengan tumbuhan jamur kuping. Tapi setelah itu tanamannya mulai membesar dan berbentuk bunga,” ujarnya, Selasa (25/1/2022).

Dikatakannya, tanaman tersebut akan mengeluarkan bau busuk saat sore hari. Itulah yang membuat dirinya merasa aneh.

“Saat sore hari bunga ini akan mengeluarkan bau busuk. Itulah yang membuat warga sekitar heboh dan menurut warga ini adalah bunga bangkai,” katanya.

Warga sekitar Yando (36) menambahkan jika dirinya sudah sering melihat bunga bangkai tersebut. Namun biasanya tumbuh di hutan dan kebun, tapi kali ini bunga tersebut tumbuh di halaman rumah.

“Yang membuat aneh bunganya tumbuh di halaman rumah. Karena biasanya tumbuh di hutan atau di kebun. Ini masih kecil nanti akan besar dan akan mengeluarkan bau busuk,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi
Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona
Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan
Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan
Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial
Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo
Gerebek Tempat Karaoke, Tim Gabungan Temukan Tiga Pemandu Karaoke Positif Narkoba
LUAR BIASA! Jawab Krisis Khatib IKADI Pagar Alam Turut Pecahkan Rekor MURI Dalam Pelatihan Khatib Nasional

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:53 WIB

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi

Selasa, 3 November 2026 - 12:53 WIB

Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona

Minggu, 1 November 2026 - 18:00 WIB

Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial

Berita Terbaru

Kota Palembang

Modus Beri Tumpangan, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:52 WIB