Harga Kopi Empat Lawang Naik

- Redaksi

Jumat, 20 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga menjemur kopi di jalanan depan kediamanya, dengan harga yang membaik seperti sekarang banyak warga menekuni lagi perkebunan kopi.
Foto: alf

Warga menjemur kopi di jalanan depan kediamanya, dengan harga yang membaik seperti sekarang banyak warga menekuni lagi perkebunan kopi. Foto: alf

SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Harga kopi di Kabupaten Empat Lawang sejak beberapa minggu terakhir tembus Rp 23 ribu per kilogramnya. Hal ini membuat petani bergairah, karena perekonomian keluarga akan membaik.

“Harga kopi saat ini di tingkat petani mencapai Rp 23 ribu per kg. Sementara untuk tingkat pabrik mencapai Rp 24 ribu per kg,” ujar Masro (50), salah seorang petani kopi asal Kecamatan Tebing Tinggi. Sebelumnya harga kopi Empat Lawang Rp 18 ribu perkg.

Dikatakannya, sudah ada tanda-tanda mulai membaiknya harga kopi sejak beberapa minggu terakhir. Ini tentu saja membuat petani mulai bergairah kembali. Diharapkan, harga jual kopi tidak mengalami penurunan lagi.

“Alhamdulillah, harganya mulai membaik dan mengalami peningkatan dari harga sebelumnya yang boleh dikatakan tidak harga. Hanya saja, untuk saat ini hasil kebun kopi belum begitu banyak, karena belum musim panen,” tambahnya.

Dikatakan ibu lima orang anak ini, harga jual ditingkat petani yang mengalami peningkatan ini, tentunya berdampak pada perekonomian para petani. Hal ini juga memacu mereka untuk lebih giat bekerja setelah sempat down karena harga tak kunjung membaik, sementara pengeluaran biaya pengolahan dan perawatan kebun cukup besar belum termas biaya pembelian pupuk ataupun racun rumput.

“Inilah kondisi para petani, harga jual hasil pertanian tidak menentu sementara biaya pengeluaran membengkak. Ya, bagaimana lagi memenuhi kebutuhan keluarga setiap harinya, bila keuangan morat-marit,” tandasnya. 

Sementara itu, Ilyas (60) salah seorang toke kopi mengatakan, biasanya kopi yang dibeli dari petani langsung di jualnya kembali ke pabrik di daerah Provinsi Lampung. “Kami membeli dari petani dengan harga Rp 23 ribu per kg. Dan kembali kami jual ke pabrik seharga Rp 24 ribu per kg,” kata Ilyas.

Lebih lanjut Ilyas mengatakan, biasanya dirinya menjual kopi ke pabrik setelah semua kopi yang dibeli dari petani sudah terkumpul di gudangnya. “Sekali kita kirim ke pabrik bisa mencapai satu ton. Setelah beberapa hari kita membelinya dari petani dan sudah kita kumpulkan terlebih dahulu, lalu dijual kembali,” ungkapnya. (Alf)

Berita Terkait

Kapolres Empat Lawang Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Sawah
100 Pelaku UMKM Empat Lawang Ikuti Sultan Muda Sumsel, Siap Cetak Wirausaha Tangguh
Bupati Joncik Terima Kunjungan SKK MIGAS Sumsel dan MEDCO
Peringati 30 Tahun Kudatuli, DPC PDIP Empat Lawang Gelar Do’a Bersama
Bantah Ketua Merokok Saat Sidang
Pemkab Dukung Penuh Program BNNK Empat Lawang
Tingkatkan Kesiapsiagaan, Warga Empat Lawang Dilatih Pakai APAR
Hari Bhakti Adhyaksa, Forkopimda Kunjungi Kajari Empat Lawang

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:29 WIB

Kapolres Empat Lawang Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Sawah

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:23 WIB

100 Pelaku UMKM Empat Lawang Ikuti Sultan Muda Sumsel, Siap Cetak Wirausaha Tangguh

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:03 WIB

Bupati Joncik Terima Kunjungan SKK MIGAS Sumsel dan MEDCO

Senin, 27 Juli 2026 - 17:23 WIB

Peringati 30 Tahun Kudatuli, DPC PDIP Empat Lawang Gelar Do’a Bersama

Senin, 27 Juli 2026 - 14:03 WIB

Bantah Ketua Merokok Saat Sidang

Berita Terbaru

Sumsel

Rutan Baturaja Petik Hasil Pembinaan Melalui Panen Melon

Rabu, 29 Jul 2026 - 19:31 WIB