Guru SD Ini yang Temukan Jenazah Eril di Sungai Aare

- Redaksi

Sabtu, 11 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Instagram Ridwan Kamil

Foto Instagram Ridwan Kamil

SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Seorang guru di Swiss, Geraldine Beldi, mengaku melihat-lihat Sungai Aare setiap hari saat hendak mengajar. Ia berharap bisa menemukan Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril yang sempat hilang di sungai itu.

Pengakuan tersebut diungkap Gubernur Jawa Barat yang juga ayah Eril, Ridwan Kamil melalui Instagram @ridwankamil pada Jumat (10/6).

“Kami warga Kota Bern, tahu semua tentang berita Eril. Dan saya pun punya 2 anak. Jadi saya tiap jalan kaki, selalu melihat ke arah sungai Aare,” demikian unggahan Ridwan mengutip pernyataan guru sekolah dasar (SD) itu saat mereka berjumpa, dilansir dari cnn indonesia, Sabtu (11/6/2022).

Beldi kemudian berujar, “Dan ternyata saya yang menemukannya. Turut berduka cita ya Pak.”

Beldi menemukan jenazah Eril saat berjalan menuju tempatnya mengajar pada Rabu (8/6) pagi waktu setempat.

Perempuan itu bergegas menelepon polisi hingga akhirnya jenazah anak sulung Ridwan diangkat dari sungai.

Ridwan kemudian menyampaikan terima kasih ke Beldi karena telah menemukan Eril.

“Saya berkewajiban menghaturkan terima kasih, sebelum pulang ke tanah air,” ujar Ridwan.

Ridwan juga menyampaikan jika Beldi ingin berlibur ke Indonesia agar tak segan menghubungi pihaknya.

“Ibu Geraldine kalo ingin berlibur ke Indonesia, tolong kabari saya ya. Nanti semuanya saya yang urus sebagai rasa terima kasih kami,” lanjutnya.

Sebelumnya, Eril dilaporkan hilang di Sungai Aare pada 26 Mei lalu. Ia diduga terseret arus yang cukup deras.

Salah satu kerabat keluarga Eril menuturkan, tujuan ia ke Swiss yakni untuk mencari beasiswa dan melanjutkan sekolah.

Proses pencarian terus dilakukan hingga jenazah Eril ditemukan pada Rabu (8/6) pagi di pintu air Engehelde. Jenazah anak sulung RK itu ditemukan di dasar sungai, di titik pintu air Engehalde.

Diketahui jarak dari titik terakhir Eril terlihat ditemukan yakni sekitar 3,2 km.

Selama menjalankan misi pencarian pihak berwenang Swiss mengerahkan drone, penyelam, kapal, anjing pelacak, atau teknologi yang dianggap mampu membantu. Namun, alat ini tak seluruhnya diterjunkan, karena melihat kondisi cuaca di sekitar sungai.

Proses pencarian anak sulung RK juga melibatkan sejumlah unit dari kepolisian dan pihak berwenang lain. Mulai dari polisi sungai atau maritim, polisi nasional, polisi medis, dan petugas pemadam kebakaran.

Jenazah Eril akan diberangkatkan dari Swiss ke Indonesia pada Sabtu (11/6) pagi waktu setempat. Ia kemungkinan tiba di Jakarta pada Minggu (12/6) pagi atau siang dan akan dimakamkan di hari Senin (13/6). (*)

Berita Terkait

CR-V Terguling Usai Tabrak Dua Mobil Parkir di Depan Kejari Palembang, Sopir Diduga Hilang Kendali
Terseret Arus Saat Menyeberang, Wili Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Dicari
4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 14:54 WIB

CR-V Terguling Usai Tabrak Dua Mobil Parkir di Depan Kejari Palembang, Sopir Diduga Hilang Kendali

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:34 WIB

Terseret Arus Saat Menyeberang, Wili Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Dicari

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Berita Terbaru

fhoto : kapolda sumsel irjen pol sandi nugroho bersama wakapolda brigjen pol rony samtana deklarasikan sabuk kambtibmas di pagar alam

Pagar Alam

Polda Sumsel Kencangkan Sabuk Kambtibmas Bentengi Bumi Besemah

Kamis, 30 Jul 2026 - 11:39 WIB