Gubernur Sumsel Sebut Wilayah Banyuasin Berpotensi Tiga Kali Panen Beras

- Redaksi

Rabu, 9 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel, Herman Deru beserta rombongan saat meninjau lokasi OPLA di Desa Srimenanti, Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. (Foto: Pemprov Sumsel)

Gubernur Sumsel, Herman Deru beserta rombongan saat meninjau lokasi OPLA di Desa Srimenanti, Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. (Foto: Pemprov Sumsel)

SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menyebut jika Kabupaten Banyuasin berpotensi menjadi penghasil beras dengan tiga kali panen.

“Tetapi untuk optimalisasi lahan kita ini hanya bisa menyediakan saluran tersier seperti pembersihan saluran cacing. Sedangkan untuk optimalisasi saluran sekunder dan primer masih terkendala,” ujar Deru saat meninjau lokasi optimalisasi lahan (OPLA) di Desa Srimenanti, Tanjung Lago, Banyuasin pada, Rabu (9/4/2025).

Diketahui, Provinsi Sumsel mendapat jatah kegiatan OPLA seluas 106.357 Hektar tersebar di sejumlah kabupaten/kota. Namun demikian hal ini masih kurang, terlebih lagi untuk DPA 50 ribu hektar.

“Jika OPLA ditangani Balai Besar atau Dirjen, maka potensi bisa panen padi bisa mendekati 300 ribu Hektar luas panen,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan Sumsel mendapat jatah untuk optimalisasi lahan seluas 106.357 hektar yang dampaknya sangat dirasakan, seperti lahan kurang produktif menjadi produktif.

“Selain itu juga memberikan spirit pada petani bahwa pemerintah hadir di dalam kesulitan petani. Kita pernah di tahun 2018 pada peringkat 8, kini sudah menjadi peringkat kelima dan harapan kita di luar wilayah luas lahan yang masih mungkin maksudnya spesifikasi ini Minimal kita bisa masuk peringkat 3 Nasional,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan memperhatikan hal ini bisa memberikan harapan kepada petani yang memiliki etos kerja baik serta menyemangati para petani.

“Selain itu pula butuh kemampuan Bulog untuk menyerap hasil panen petani. Adapun untuk pupuk, sudah tidak mengalami kendala lagi,” tegasnya.

Selain Kabupaten Banyuasin, Kabupaten lainnya yang mendapat jatah OPLA ini yaitu Ogan Komering Ilir, dan Musi Banyuasin.

“Ada beberapa kabupaten lain yang juga menjadi lokasi OPLA di Sumsel tahun 2025,” kata dia. (Tia)

Berita Terkait

Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan
Kanit II PIDSUS Sat Reskrim Polres OKU Selatan Sosialisasikan Aturan Hukum Pencegahan Karhutla kepada Masyarakat Peduli Api
Dapat Surat PTDH Dosen Univ PGRI Dan Pegawai Tetap Tempu Jalur Hukum
Kabut Asap Kian Tebal, Warga Muba Berharap Siswa Sekolah Di Liburkan Sementara Waktu
Menerapkan Pancasila Melalui Hal-Hal Kecil
Pancasila : Nilai yang Hidup dalam Diriku
Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Pancasila, Bagian dari Hidup

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Kanit II PIDSUS Sat Reskrim Polres OKU Selatan Sosialisasikan Aturan Hukum Pencegahan Karhutla kepada Masyarakat Peduli Api

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Dapat Surat PTDH Dosen Univ PGRI Dan Pegawai Tetap Tempu Jalur Hukum

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:45 WIB

Kabut Asap Kian Tebal, Warga Muba Berharap Siswa Sekolah Di Liburkan Sementara Waktu

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Pancasila : Nilai yang Hidup dalam Diriku

Berita Terbaru

Musi Banyuasin

Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan

Jumat, 28 Agu 2026 - 12:09 WIB

Dosen dn Pegawai universitas PGRI di PTDH

Kota Palembang

Dapat Surat PTDH Dosen Univ PGRI Dan Pegawai Tetap Tempu Jalur Hukum

Jumat, 28 Agu 2026 - 08:56 WIB