Go Ekspor vs Smart Ekspor: Karantina Tawarkan Inovasi Sistem Ketertelusuran

- Redaksi

Sabtu, 27 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat koordinasi dengan dinas-dinas terkait. (Foto: Karantina Palembang)

Rapat koordinasi dengan dinas-dinas terkait. (Foto: Karantina Palembang)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Sumatera Selatan (Karantina Sumsel) berkolaborasi dengan OPD Sumatera Selatan melalui program Go Ekspor Barantin menuju Smart Ekspor Sumatera Selatan.

Program ini menawarkan inovasi berbasis digital untuk pengawasan pelaku usaha terhadap pemenuhan persyaratan teknis ekspor maupun domestik komoditas unggulan Sumatera Selatan, yang dipersyaratkan OPD yang tertelusur dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Hal ini mengemuka dalam rapat koordinasi yang dipimpin Asisten II Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan Pemprov Sumsel, Basyarudin Akhmad, didampingi TGUPP, serta diikuti berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Perkebunan Prov. Sumsel, Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, Dinas Koperasi dan UMKM, Bank Indonesia Sumsel, OJK Sumsel-Babel, eksportir, hingga Universitas Multi Data Palembang (MDP), Kamis (25/09/2025) lalu.

Kepala Karantina Sumsel Sri Endah Ekandari menyampaikan bahwa salah satu kunci menuju Smart Ekspor adalah penerapan sistem ketertelusuran berbasis teknologi.

“Kami menginisiasi inovasi digitalisasi ketertelusuran terintegrasi dapat dibangun di Provinsi Sumatera Selatan. Sehingga setiap komoditas bisa dilacak asal-usulnya sampai ke petani. Dengan begitu, kopi, kelapa, gula aren, dan komoditas unggulan lainnya dari Sumsel memiliki identitas yang jelas dan semakin dipercaya pasar global,” sampai Sri Endah, Sabtu (27/9/2025).

“Selain itu memudahkan kami dalam berkoordinasi jika terjadi penolakan di negara tujuan maupun ketika tidak memenuhi persyaratan negara tujuan,” sambung Sri Endah.

Asisten II Basyaruddin Akhmad menekankan bahwa Sumsel memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan yang harus dioptimalkan secara berkelanjutan.

“Kita tidak boleh hanya mengejar kuantitas ekspor. Mutu produk harus dijaga, karena yang kita hadapi adalah pasar internasional dengan standar ketat. Produk Sumsel harus mampu bersaing di tingkat global,” ungkap dia.

Dalam diskusi, OJK Sumsel-Babel dan Bank Indonesia Sumsel juga menyoroti aspek pembiayaan dan pemberdayaan UMKM sebagai pilar penting dalam mendukung keberlanjutan ekspor.

Sementara itu, Dinas teknis menekankan perlunya sinergi di hulu dan hilir, termasuk penerapan Good Agriculture Practices (GAP), Good Handling Practices (GHP), dan Good Manufacturing Practices (GMP) untuk memperkuat daya saing produk.

Dengan sinergi lintas sektor ini, Karantina Sumsel bersama Pemprov dan pemangku kepentingan lainnya berkomitmen memperkuat branding “Produk Sumsel” di pasar dunia.

Transformasi dari Go Ekspor menuju Smart Ekspor diharapkan tidak hanya membuka akses pasar yang lebih luas, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani, UMKM, dan pelaku usaha di Sumatera Selatan. (ANA)

Berita Terkait

Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160
Muhammad Suryadi Resmi Pimpin Bank Sumsel Babel, Siap Perkuat Kepercayaan dan Transformasi Digital
Muhamad Suryadi Resmi Jadi Dirut BSB, Siap Percepat Transformasi dan Ekspansi Bisnis
Bank Indonesia Perkuat Literasi Ekonomi Syariah melalui ToT Content Creator, ToT Dai-Daiyah, Sertifikasi Nazhir, dan Kompetisi Modest Fashion FESyar Sumatera 2026
Honda Victory Meriahkan Perusahaan dan Instansi di Palembag
Rayakan Hari Kartini dengan “Kartini Treat” di THE 1O1 Palembang Rajawali
BRI Salurkan 25 Unit Mesin Pipil Jagung untuk Gapoktan di Sumatera Selatan
BRI Region 4 Palembang Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Nasabah dan Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:45 WIB

Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:16 WIB

Muhammad Suryadi Resmi Pimpin Bank Sumsel Babel, Siap Perkuat Kepercayaan dan Transformasi Digital

Senin, 8 Juni 2026 - 19:14 WIB

Muhamad Suryadi Resmi Jadi Dirut BSB, Siap Percepat Transformasi dan Ekspansi Bisnis

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Bank Indonesia Perkuat Literasi Ekonomi Syariah melalui ToT Content Creator, ToT Dai-Daiyah, Sertifikasi Nazhir, dan Kompetisi Modest Fashion FESyar Sumatera 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:46 WIB

Honda Victory Meriahkan Perusahaan dan Instansi di Palembag

Berita Terbaru

Ilustrasi - Logo Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan. Foto: istimewa

Kota Palembang

Ombudsman RI: Ada Lima Pelanggaran SPMB di Sumsel

Jumat, 26 Jun 2026 - 21:29 WIB