Gebyar KIE Film Pendek Obat dan Makanan Dorong Generasi Muda Jabar Berpikir Kreatif dan Solutif

- Redaksi

Jumat, 3 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIKID, BANDUNG – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (Balai Besar POM) di Bandung bekerja sama dengan Pramuka Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyelenggarakan acara Penganugerahan Rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) Gebyar KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) 1.095 Film Pendek Obat dan Makanan. Para peserta dari lomba film pendek tersebut berasal dari penegak, penggalang dan berkebutuhan khusus Pramuka se-Jabar.

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil mengatakan, acara tersebut sangat penting untuk generasi muda. Sebab, lewat kegiatan tersebut, para tunas muda dituntut untuk berpikir kreatif sekaligus solutif.

“Kita tahu, kegiatan seperti ini penting karena generasi, khususnya tunas muda kita, perlu dibiasakan memiliki kegiatan produktif, kreatif, dan juga solutif sesuai dengan perkembangan zaman,” kata Atalia di Hotel Pullman, Kota Bandung, Jumat (3/9/2021).

Menurut Atalia, dalam situasi pandemi COVID-19, anak-anak sekolah masih harus melakukan pembelajaran jarak jauh. Dengan adanya kegiatan tersebut, para generasi muda memiliki ruang untuk tetap produktif dan kreatif dengan membuat suatu karya yang bermanfaat.

“Di tengah kondisi anak-anak kita saat ini harus melakukan pembelajaran jarak jauh, sehingga mereka butuh ruang produktif untuk kreativitas yang membuat mereka mampu menghasilkan karya yang tidak saja penting bagi dirinya sendiri, tapi juga penting bagi orang lain di sekitar mereka,” ucapnya.

“Ini akan membuat mereka tidak saja berpengalaman terkait bagaimana menghadirkan sebuah karya dalam bentuk informasi dari dunia teknologi, tapi juga mereka mampu memberikan konten yang baik kepada isi daripada film mereka. Oleh karenanya, harus kita apresiasi sehingga ini bisa jadi peluang produktivitas mereka di tengah kondisi apapun,” imbuhnya.

Atalia menambahkan, karya-karya yang dihasilkan dapat menjadi informasi menarik bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Jabar. Salah satunya berkaitan dengan pemahaman mengonsumsi obat dan makanan yang aman.

“Sehingga kaitannya dengan kebutuhan informasi teknologi makanan dan obat yang aman bagi masyarakat bisa terinformasikan dengan cara-cara kekinian. Biasanya anak muda kita akan lebih mudah menangkap sesuatu yang sesuai dengan generasinya,” katanya.

Atalia juga berharap agar kerja sama dengan Balai Besar POM di Bandung bisa terus berjalan, supaya dapat menghasilkan program-program kreatif lainnya untuk mengedukasi masyarakat Jabar tentang pemahaman obat dan makanan.

“Mudah-mudahan kerja sama ini terus berlangsung ke depannya, sehingga nanti kita akan jadikan program baru yang lebih kreatif lagi terkait dengan pemahaman makanan dan obat yang aman bagi masyarakat Jabar melalui Pramuka,” ucapnya.

Kepala Badan POM Penny K. Lukito mengatakan, kegiatan lomba tersebut merupakan salah satu cara untuk tetap produktif dan berpikir kreatif meski dalam situasi pandemi COVID-19.

“Kreativitas terus bergerak dan intensif malahan di dalam masa-masa pandemi ini. Salah satunya adalah kegiatan kita pada hari ini yang merupakan hasil kerja sama BPOM dan juga Kwarda Jawa Barat,” kata Penny.

Penny menambahkan, inovasi KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) merupakan salah satu program dari BPOM untuk melayani dan melindungi masyarakat. Dengan lomba tersebut, Badan POM dan Pramuka Jabar ingin memberikan informasi mengenai pemahaman obat dan makanan kepada masyarakat melalui karya generasi muda.

“Pada hari ini berkaitan dengan inovasi yaitu lomba film pendek yang nanti bisa disebarkan di beragam media dan dilaksanakan di seluruh Jawa Barat, di antara anggota Pramuka Penegak, Pandega, dan yang berkebutuhan khusus,” ucapnya.

Kegiatan lomba ini juga mendapatkan penghargaan Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI). Penghargaan tersebut didapatkan berkat 1.095 kreativitas yang tercipta dari para anggota Pramuka se-Jabar.

“Lomba ini adalah suatu pencapaian MURI dari banyaknya 1.095 kreativitas sudah tercipta dari anggota kepramukaan Kwarda Jawa Barat. Ini sangat membanggakan. Mudah-mudahan menjadi inspirasi bahwa kita kaum muda, apalagi anggota Pramuka, adalah penerus bangsa,” ucapnya. (ADV)

Berita Terkait

Gubernur Sumsel Resmikan Rumah Baghi, Rumah Adat Pagar Alam Pusat Konsultasi Hukum
Sinegritas untuk Kemajuan! Sidang Paripurna DPRD Warnai HUT Ke-25 Kota Pagar Alam
Bank Indonesia Perkuat Literasi Ekonomi Syariah melalui ToT Content Creator, ToT Dai-Daiyah, Sertifikasi Nazhir, dan Kompetisi Modest Fashion FESyar Sumatera 2026
Start HUT Pagar Alam Ke-XXV,Ratusan UMKM Pagar Alam Siap Ramaikan Besemah Expo ke-22
FESyar Sumatera 2026, Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Regional
Berangkat Bareng ke Tanah Suci, Walikota Pagar Alam Berikan Fasilitas Transportasi Untuk CJH
Paripurna HUT ke-13 PALI, DPRD dan Pemkab Soroti Capaian dan Tantangan
DPRD Muba Gelar Rapat Paripurna PAW Sodingun SH 

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:59 WIB

Gubernur Sumsel Resmikan Rumah Baghi, Rumah Adat Pagar Alam Pusat Konsultasi Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:37 WIB

Sinegritas untuk Kemajuan! Sidang Paripurna DPRD Warnai HUT Ke-25 Kota Pagar Alam

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Bank Indonesia Perkuat Literasi Ekonomi Syariah melalui ToT Content Creator, ToT Dai-Daiyah, Sertifikasi Nazhir, dan Kompetisi Modest Fashion FESyar Sumatera 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:49 WIB

Start HUT Pagar Alam Ke-XXV,Ratusan UMKM Pagar Alam Siap Ramaikan Besemah Expo ke-22

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:59 WIB

FESyar Sumatera 2026, Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Regional

Berita Terbaru

Gegara BPKB Motor, Suami Aniaya Istri hingga Bibir Berdarah

Kota Palembang

Gegara BPKB Motor, Suami Aniaya Istri hingga Bibir Berdarah

Kamis, 2 Jul 2026 - 13:08 WIB