Fraksi PKS Palembang Tegas Tolak Kenaikam Harga BBM Saat Paripurna

- Redaksi

Jumat, 9 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapublik.id PALEMBANG – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD Palembang menyuarakan penolakan terhadap kenaikan harga BBM bersubsidi saat Paripurna DPRD Palembang, Jumat (09/09/2022).

Dimana Sabtu 3 september 2022, presiden RI Bapak Joko Widodo resmi mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi berupa Pertalite dan Solar.

Dalam interupsi yang lontar kan Ketua Fraksi PKS DPRD Palembang Yulfa Cindosari, mengatakan, Kebijakan tersebut sangat tidak relevan dengan slogan dan semangat kita kini, yaitu “Bangkit lebih cepat Pulih lebih Kuat”. Dengan kenaikan harga BBM maka akan terjadi efek domino berupa kenaikan harga-harga disektor lainnya.

” Padahal kita ketahui bersama pasca pandemi covid-19 kondisi ekonomi negara kita belum lagi pulih, dengan ditandai tingginya angka inflasi sebesar 4,94% per Juli 2022,”Jelas dia.

Tepat 7 hari pasca ditetapkannya kenaikan harga BBM bersubsidi telah terjadi demo-demo yang dilakukan berbagai elemen masyarakat untuk menyuarakan penolakan-penolakan terhadap kenaikan BBM bersubsidi namun masyarakat
tidak ada pilihan lain, kecuali menelan pil pahit dari pemerintah tersebut.

“Oleh karena itu, kami Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD Kota Palembang sebagai
bagian dari rakyat, bertanggung jawab secara moral dan konstitusional untuk ikut
menyuarakan penolakan terhadap kenaikan harga BBM bersubsisi, ” Jelas dia

Maka dengan ini kami Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD Kota Palembang menyatakan sikap sebagai berikut:
1. Meminta kepada Presiden RI Joko Widodo untuk membatalkan kenaikan harga BBM Meminta kepada Presiden RI untuk menempatkan kebutuhan mendasar rakyat
sebagaimana amanat UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yakni pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan yang layak, kebebasan dari kemiskinan, terjangkaunya akses kepada energi dan sumber daya mineral, menjadi prioritas pembangunan dan prioritas alokasi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
3. Meminta kepada Presiden RI Joko Widodo melakukan efisiensi terhadap APBN dan mencegah serta mengatasi kebocoran-kebocoran anggaran sehingga tidak mengurangi pos anggaran subsidi BBM untuk rakyat. Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan yang dilatari aspirasi masyarakat Indonesia

Berita Terkait

Usai Divonis 4 Tahun, Kuasa Hukum Dua Terdakwa Soroti Peran Pihak Lain dalam Kasus Irigasi Air Lemutu
Astra Motor Sumsel Bekali Pelajar Lewat Kompetisi dan Bootcamp Cari Aman Academy 2026
Motornya Digelapkan Teman Sendiri Arief Lapor Polisi
Dua Terdakwa Korupsi Irigasi Divonis 4 Tahun, Uang Rp1,6 Miliar Wajib Dikembalikan
Maling 17 Aki Mobil Golf, Tiga Pelaku Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang
Lima Wakil Sumsel Siap Bawa Misi Budaya ke Ajang Nasional Putri Anak dan Remaja 2026
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Perkuat Pengawasan BBM Subsidi, 8.589 Nopol Diblokir
Kaca Mobil Dipecah  Uang Rp 4,8 Juta dan HP Raib

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 15:21 WIB

Usai Divonis 4 Tahun, Kuasa Hukum Dua Terdakwa Soroti Peran Pihak Lain dalam Kasus Irigasi Air Lemutu

Senin, 21 September 2026 - 12:53 WIB

Astra Motor Sumsel Bekali Pelajar Lewat Kompetisi dan Bootcamp Cari Aman Academy 2026

Senin, 21 September 2026 - 12:05 WIB

Dua Terdakwa Korupsi Irigasi Divonis 4 Tahun, Uang Rp1,6 Miliar Wajib Dikembalikan

Senin, 21 September 2026 - 12:03 WIB

Maling 17 Aki Mobil Golf, Tiga Pelaku Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang

Minggu, 20 September 2026 - 21:00 WIB

Lima Wakil Sumsel Siap Bawa Misi Budaya ke Ajang Nasional Putri Anak dan Remaja 2026

Berita Terbaru