FIFA Tegaskan Bola Tidak Mengenai Kabel pada Gol Penyeimbang Inggris Kontra Norwegia

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – FIFA memberikan klarifikasi terkait kontroversi yang muncul dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Inggris melawan Norwegia. Badan sepak bola dunia itu membantah anggapan bahwa bola sempat menyentuh kabel kamera di atas lapangan sebelum terciptanya gol penyeimbang Inggris. Perkembangan terbaru seputar Piala Dunia juga terus menjadi perhatian para penggemar melalui Jalalive

Perdebatan mengenai insiden tersebut ramai dibahas di berbagai kalangan setelah tayangan ulang pertandingan memunculkan dugaan adanya perubahan arah bola saat masih berada di udara. Berbagai informasi, analisis pertandingan, dan kabar terbaru dari ajang Piala Dunia juga banyak diikuti melalui Jala live

Dalam pernyataan resminya, FIFA menjelaskan bahwa teknologi Connected Ball yang digunakan selama turnamen tidak menemukan indikasi adanya kontak antara bola dan kabel penyangga kamera robotik yang membentang di atas lapangan.

“Sebelum gol Inggris pada menit 45+2 melawan Norwegia, sensor pada Connected Ball tidak menunjukkan lonjakan pada ‘detak jantung bola’ saat berada di udara, sehingga tidak ada bukti bahwa bola menyentuh kabel di atas lapangan dan mengubah arah pergerakan bola,” demikian penjelasan resmi FIFA.

Teknologi Connected Ball merupakan salah satu inovasi yang diterapkan FIFA untuk membantu proses pengambilan keputusan selama pertandingan. Sensor yang tertanam di dalam bola mampu merekam berbagai data, termasuk sentuhan pemain dan perubahan yang terjadi selama bola bergerak.

Berawal dari Tendangan Gawang Nyland

Kontroversi bermula ketika kiper Norwegia, Orjan Nyland, melakukan tendangan gawang menjelang berakhirnya babak pertama. Dalam tayangan televisi, bola terlihat mengalami sedikit perubahan arah saat melayang di udara.

Peristiwa tersebut memunculkan dugaan dari sebagian penonton bahwa bola mungkin mengenai salah satu kabel penyangga kamera yang berada di atas lapangan. Dugaan itu kemudian berkembang di media sosial dan memicu perdebatan mengenai sah atau tidaknya proses terciptanya gol Inggris.

Namun, berdasarkan data yang dikumpulkan teknologi Connected Ball, FIFA memastikan tidak ada kontak apa pun antara bola dan kabel sehingga jalannya pertandingan dinilai berlangsung sesuai aturan.

Teknologi Jadi Dasar Klarifikasi

FIFA menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan hanya berdasarkan pengamatan visual, tetapi juga didukung oleh data elektronik yang terekam secara real time.

Sensor di dalam bola memiliki kemampuan mendeteksi perubahan yang terjadi selama pertandingan. Apabila bola benar-benar menyentuh benda lain, termasuk kabel di atas lapangan, sistem akan mencatat adanya perubahan pada data yang dikenal sebagai “detak jantung bola”.

Karena tidak ditemukan lonjakan data pada momen yang dipermasalahkan, FIFA menyimpulkan bahwa arah bola berubah secara alami akibat faktor tendangan maupun kondisi di lapangan, bukan karena benturan dengan kabel.

Inggris Tetap Melaju ke Semifinal

Terlepas dari kontroversi tersebut, Inggris berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-1 setelah melakukan comeback atas Norwegia. Dua gol Jude Bellingham menjadi penentu kemenangan The Three Lions sekaligus memastikan langkah mereka ke babak semifinal Piala Dunia 2026.

Sementara itu, Norwegia harus mengakhiri perjalanan impresifnya meski sempat memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan. Penampilan mereka tetap mendapat apresiasi karena berhasil mencatatkan pencapaian terbaik dalam sejarah keikutsertaan di Piala Dunia.

Dengan adanya penjelasan resmi dari FIFA, diharapkan polemik mengenai dugaan bola menyentuh kabel dapat berakhir. Federasi juga menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi modern menjadi bagian penting dalam menjaga transparansi dan akurasi keputusan selama berlangsungnya turnamen sepak bola terbesar di dunia.

Penulis : Yun

Editor : Jaks

Berita Terkait

PGN Tunjukkan Kesiapan Infrastruktur Sumatera kepada Investor, Perkuat Prospek Pertumbuhan Bisnis dan Konektivitas Gas Sumatera
Karhutla di Ogan Ilir Berhasil Dipadamkan, Tiga Hektare Lahan Terdampak
Sekda Sumsel Sebut Arah Kebijakan APBD 2027 Masih Dibahas
The Alts Hotel Palembang Renovasi Kamar, Raih Penghargaan Tertinggi Tripadvisor Best of the Best 2026
JPU Tuntut Empat Eks Pejabat BRI 2 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Kredit PT BSS dan PT SAL
JPU Tuntut Direktur PT BSS 2,5 Tahun Penjara, Uang Pengganti Rp922 Miliar Dinyatakan Nihil
Residivis Curanmor Dibekuk di Palembang, Polisi Temukan Senpi Rakitan dan Diduga Sabu
7 Postur Berkendara yang Tepat ala Honda, Kunci Perjalanan Aman dan Nyaman

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:44 WIB

FIFA Tegaskan Bola Tidak Mengenai Kabel pada Gol Penyeimbang Inggris Kontra Norwegia

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:42 WIB

PGN Tunjukkan Kesiapan Infrastruktur Sumatera kepada Investor, Perkuat Prospek Pertumbuhan Bisnis dan Konektivitas Gas Sumatera

Senin, 13 Juli 2026 - 20:56 WIB

Karhutla di Ogan Ilir Berhasil Dipadamkan, Tiga Hektare Lahan Terdampak

Senin, 13 Juli 2026 - 20:55 WIB

Sekda Sumsel Sebut Arah Kebijakan APBD 2027 Masih Dibahas

Senin, 13 Juli 2026 - 20:54 WIB

The Alts Hotel Palembang Renovasi Kamar, Raih Penghargaan Tertinggi Tripadvisor Best of the Best 2026

Berita Terbaru

Sekda Sumsel, Edward Candra saat diwawancarai usai rapat bersama antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Sumsel, Senin (13/7/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Sekda Sumsel Sebut Arah Kebijakan APBD 2027 Masih Dibahas

Senin, 13 Jul 2026 - 20:55 WIB