Empat Lawang Mewaspadai Cacar Monyet

- Redaksi

Senin, 29 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi cacar monyet.
Foto: net

Ilustrasi cacar monyet. Foto: net

SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI mengonfirmasi satu kasus positif monkeypox atau cacar monyet di Indonesia pada Sabtu (20/8/2022) lalu. Untuk itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang, Hj Hepy Safriani melalui Sekretaris Dinkes Empat Lawang, Dery mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik.

Diterangkan bahwa cacar monyet sebenarnya secara keparahan, tingkat kesakitan dan
juga fatalitasnya lebih rendah dibandingkan cacar varisela. Masyarakat hanya perlu menjaga daya imun tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Jadi memang yang jelas harus dijaga daya imunnya dengan makanan bergizi. Dan kalau ada akibat lain yang disebabkan oleh infeksi tersebut, itu yang kemudian diobati,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, jika ketahanan tubuh kuat dan tidak ada gejala lainnya atau komorbid, dua sampai empat minggu penyakit tersebut bisa sembuh dengan sendirinya.

“Tetapi sekali lagi memang perlu disampaikan untuk berperilaku hidup bersih dan sehat, karena monkeypox ini penularannya karena kontak erat ya, tidak seperti Covid-19, virus yang droplet melalui udara dan lain sebagainya. Tetapi karena ada kontak erat,” terangnya.

Kemudian, jika ada merasakan gejala yang mirip menyerupai cacar monyet, Dery meminta untuk segera berkonsultasi ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Adapun gejala cacar monyet mirip dengan gejala cacar air, namun lebih ringan. Gejala dimulai dengan demam, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan.

Perbedaan utama antara gejala cacar air dan cacar monyet, adalah cacar monyet menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening (limfadenopati) sedangkan cacar air tidak.

“Kalau ada kondisi yang seperti cacar itu, segera dikonsultasikan berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat di wilayahnya,” tegasnya. (Alf)

Berita Terkait

Bupati Empat Lawang Tegaskan Larangan KKN, Jual Beli Proyek dan Jabatan
Masjid Al-Bukhori Gelar Shalat Jumat Pertama di Perumnas Gatri Residence Empat Lawang
Dua Kandidat Resmi Bertarung, Konferkab III PWI Empat Lawang Siap Pilih Ketua Baru
Empat Tahanan Polres Empat Lawang Kabur, Bobol Jeruji Ventilasi Saat Petugas Lengah
Pemkab Empat Lawang Gelar Salat Iduladha Bersama, Joncik Ajak Warga Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim
Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang Digulung, Polda Sumsel Bakar 200 Kg Barang Bukti dan Kejar Tiga DPO
Siswo Pranoto Resmi jabat Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang
Rotasi dan Promosi Pejabat Kembali Dilakukan di Pemkab Empat Lawang

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:18 WIB

Bupati Empat Lawang Tegaskan Larangan KKN, Jual Beli Proyek dan Jabatan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:54 WIB

Masjid Al-Bukhori Gelar Shalat Jumat Pertama di Perumnas Gatri Residence Empat Lawang

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:20 WIB

Dua Kandidat Resmi Bertarung, Konferkab III PWI Empat Lawang Siap Pilih Ketua Baru

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:15 WIB

Empat Tahanan Polres Empat Lawang Kabur, Bobol Jeruji Ventilasi Saat Petugas Lengah

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Empat Lawang Gelar Salat Iduladha Bersama, Joncik Ajak Warga Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB