Empat Lawang Masih Kekurangan Guru ASN, Meski Sudah Rekrut P3K

- Redaksi

Jumat, 8 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi guru.
Foto: net

Ilustrasi guru. Foto: net

SUARAPUBLIK.ID, EMPATLAWANG – Saat ini Kabupaten Empat Lawang kekurangan 877 guru ASN. Meskipun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang sudah melakukan perekrutan dengan sistem Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi guru. Namun ternyata itu belum mencukupi.

Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Albaihaki membenarkan kalau Empat Lawang kekurangan 877 guru PNS. Dengan rincian 310 guru mata pelajaran (mapel) untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dan 567 untuk guru SD.

Sejauh ini, lanjut Albaihaki, kebutuhan guru untuk tingkat SMP sebanyak 841 guru Mapel, dan baru terisi 531 guru. Sementara untuk kebutuhan guru SD di Kabupaten Empat Lawang sebanyak 1891 guru, dan baru terisi 1324 guru.

“Jadi kekurangan untuk guru SD itu sebanyak 567 guru, dan untuk guru mapel di SMP 310 guru.”

“Kalau ditotalkan keseluruhannya, Empat Lawang kekurangan 877 guru baik guru Mapel ditingkat SMP maupun guru SD,” kata Albaihaki, kepada wartawan.

Sementara dijelaskan Albaihaki, pada tahun 2022 ini ada 35 orang guru PNS yang pensiun atau yang akan memasuki masa pensiun.

“Dari bulan Januari sampai Juni 2022, berjumlah 12 orang yang pensiun. Sedangkan Juli sampai Desember 2022, berjumlah 23 orang yang akan pensiun. Jadi totalnya 35 guru,” jelasnya.

Untuk mengatasi kerkurangan guru ASN (PNS dan P3K) tersebut sambung Albaihaki, pihaknya masih memberdayakan Guru Non ASN (Guru Honor), dan mengajukan penerimaan guru melalui P3K lagi.

“Guru honor cuma salah satu solusi untuk mengatasi kekurangan guru. Kalau kita tambahkan dengan data guru honor 1700 sekian, maka cukup kita gurunya. Tapi kan guru honor itu gaji mereka tidak seberapa karena cuma mengandalkan dana BOS. Ada tambahan dari APBD tapi masih belum sesuai UMR gaji mereka, karena keterbatasan APBD kita,” pungkasnya. (Alf)

Berita Terkait

Tiga Anak Diamankan Polsek Tebing Tinggi, Terlibat Curas di Tanjung Beringin
Polres Empat Lawang Peringkat II IKPA Kategori Pagu Besar di KPPN Lahat
Menuju indonesia Bebas Rabies 2030, Gelar Vaksin Gratis
Curanmor di Kantor SPPG Empat Lawang Terungkap, Satu Terduga Pelaku Ditangkap
Cegah Harga Diatas HET, Satgas BAPANAS Sidak Pasar
Polres Empat Lawang Resmikan Sumur Bor, Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Air Bersih
Joncik Minta PGRI Empat Lawang Tak Berhenti pada Seremoni
Jelang Operasi Sikat I Musi 2026, Polres Empat Lawang Gelar Latpra Ops

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:02 WIB

Tiga Anak Diamankan Polsek Tebing Tinggi, Terlibat Curas di Tanjung Beringin

Selasa, 29 September 2026 - 18:03 WIB

Polres Empat Lawang Peringkat II IKPA Kategori Pagu Besar di KPPN Lahat

Selasa, 29 September 2026 - 15:05 WIB

Menuju indonesia Bebas Rabies 2030, Gelar Vaksin Gratis

Selasa, 29 September 2026 - 15:03 WIB

Curanmor di Kantor SPPG Empat Lawang Terungkap, Satu Terduga Pelaku Ditangkap

Sabtu, 26 September 2026 - 13:42 WIB

Cegah Harga Diatas HET, Satgas BAPANAS Sidak Pasar

Berita Terbaru

Foto korban

Kota Palembang

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Okt 2026 - 11:14 WIB