PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Dinas Pendidikan Kota Palembang mempercepat proses pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat Sekolah Dasar (SD) menjelang pelaksanaan yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026. Dari total 403 SD di Kota Palembang, baru sekitar 85 persen sekolah yang telah tercatat resmi mengikuti agenda evaluasi akademik tersebut.
Masih adanya sekitar 15 persen sekolah yang belum terkonfirmasi mendaftar menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Dinas Pendidikan menilai, keterlambatan administrasi dapat berdampak pada kelancaran pelaksanaan TKA secara serentak dan terkoordinasi.
Anggota Tim TKA bidang SD, Lawani, menyampaikan bahwa partisipasi sekolah sejauh ini menunjukkan tren positif. Namun, pihaknya tetap mendorong sekolah yang belum mendaftar agar segera menyelesaikan proses administrasi yang diperlukan.
“Kami mengapresiasi sekolah yang sudah mendaftar. Bagi yang belum, kami harap segera melengkapi persyaratan. Jangan sampai persoalan teknis menghambat pelaksanaan TKA yang sudah terjadwal,” ujarnya.
Menurut Lawani, TKA memiliki peran strategis sebagai instrumen pemetaan kemampuan akademik siswa secara objektif. Melalui tes ini, Dinas Pendidikan dapat memperoleh gambaran capaian literasi, numerasi, dan kompetensi dasar lainnya pada jenjang sekolah dasar.
Hasil TKA, lanjutnya, akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pendidikan berbasis data. Sekolah dengan capaian akademik tinggi dapat dijadikan rujukan praktik baik, sementara sekolah dengan hasil yang masih rendah akan mendapatkan pendampingan dan penguatan program pembelajaran.
“Evaluasi harus berbasis data, bukan asumsi. Dari TKA inilah kita bisa melihat secara jelas posisi mutu pendidikan dasar di Palembang,” katanya.
Dinas Pendidikan Kota Palembang juga memastikan seluruh tahapan persiapan terus dimatangkan. Validasi data peserta dilakukan secara cermat untuk mencegah kesalahan administratif, sementara kesiapan teknis sekolah, termasuk sarana pelaksanaan, koordinasi pengawas, dan peran kepala sekolah, terus diperkuat.
Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan TKA tahun ini. Pemerintah menegaskan bahwa hasil tes harus mencerminkan kemampuan riil siswa tanpa intervensi atau manipulasi, sehingga dapat menjadi dasar perbaikan kebijakan pendidikan yang akurat.
Dengan jumlah sekolah yang mencapai ratusan, pelaksanaan TKA 2026 dipandang sebagai momentum penting bagi peningkatan mutu pendidikan dasar di Kota Palembang. TKA tidak hanya menjadi alat ukur hasil belajar, tetapi juga cermin komitmen bersama dalam memperkuat kualitas layanan pendidikan secara berkelanjutan.
“Kualitas pendidikan tidak bisa dibangun tanpa evaluasi yang terstruktur dan konsisten. TKA April 2026 diharapkan menjadi langkah konkret memperkuat daya saing pendidikan dasar di Palembang dan memastikan setiap siswa mendapatkan layanan pembelajaran yang bermutu dan setara,” pungkasnya.
Penulis : Hasan Basri
Editor : Jaks

















