Diduga Sakit, Penjual Ubi Cilembu Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa

- Redaksi

Minggu, 21 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat ditemukan meninggal di TKP. (Photo: Kiki Nardance)

Korban saat ditemukan meninggal di TKP. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Diduga mengidap penyakit, Handoko (43), ditemukan sudah tidak bernyawa, Sabtu (20/9/2025), sekitar pukul 15.30 WIB, di Jalan Angkatan 45, tepatnya Kios Ubi Bakar Madu Cilembu, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan IB I Palembang.

Korban yang merupakan warga Jalan Jogja Lebong, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang, ditemukan pertama kali oleh saksi Mustopa yang sehari-hari ikut berjualan dengan korban.

“Awalnya saya bertanya dengan saksi Asep mengapa Kios tempat korban berjualan tutup, saat saya baru datang ke kios,” katanya, kepada petugas.

Lalu, saat itu Asep berkata memang kios tutup dari pagi hari. Lalu saksi menelpon pemilik kios dan membuka paksa kios. Saksi pun kaget, mendapati korban di atas kasur dalam keadaan telah meninggal dunia.

“Pertama kami kasih tahu pemilik kios dan langsung membuka paksa. Ketika masuk ke dalam ternyata korban sudah meninggal dunia,” ungkapnya, sambil mengatakan mendapati korban meninggal dunia langsung melaporkan kejadian ini pihak kepolisian Polsek IB I, Palembang.

Sedangkan, petugas fungsi polsek IB I, Palembang, piket Reskrim, Inafis dan SPKT Polrestabes Palembang yang mendapati laporan tersebut langsung mendatangi TKP, untuk melakukan oleh TKP dan memeriksa saksi saksi di lokasi kejadian.

Berdasarkan olah TKP di lokasi, didapati obat nyeri ulu hati dan obat sakit perut serta kwitansi berobat milik korban.

Sementara, Kapolsek IB I, Palembang Kompol Ricky Mozam, Minggu (21/9/2025), saat dihubungi, membenarkan adanya penemuan mayat di TKP atas nama Handoko berumur 43 tahun.

“Ketika kita mendapati laporan kita langsung mendatangi TKP, melakukan olah TKP, dan mengambil keterangan saksi-saksi. Korban meninggal dunia diduga karena sakit,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB