Diduga Gangguan Jiwa, Murni Bakar Diri hingga Tewas

- Redaksi

Rabu, 1 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Seorang wanita bernama Murni alias Ipoh (23), warga Jalan Balap Sepeda, Lorong Muhajirin 4, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, nekat membakar diri di sebuah rumah kosong tidak jauh dari kediamannya. Aksi ini ia lakukan pada Rabu siang (1/6/2022) sekitar pukul 12.00 WIB.

Korban sempat diselamatkan warga sekitar usai membakar diri. Sayangnya, nyawa korban tidak terselamatkan dan meninggal dunia dalam perjalanan ke Rumah Sakit (RS) Siti khodijah dengan kondisi luka bakar mencapai 95 persen.

Kapoksek IB I Palembang, Kompol Roy A Tambunan mengatakan, dari keterangan ayah korban Sarnubi Tube (66), anaknya memang sering melakukan percobaan bunuh diri. Ini merupakan aksinya yang sekian kali dan lolos dari pengawasan.

“Korban dari keterangan ayahnya, mengalami gangguan jiwa dan sering berbicara sendiri. Korban pun tidak pernah tidur di malam hari,” jelas Roy.

Sebelum melakukan aksi bakar diri, kata Roy, korban sekitar pukul 11.00 WIB meminta uang kepada ayahnya untuk mudik pulang kampung ke Desa Srigeni, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Selanjutnya ayah korban pun memberi uang sebesar Rp100 ribu kepada korban untuk ongkos. Kemudian sekitar pukul 12.00 WIB ayah korban diberitahu warga sekitar anaknya melompat ke rumah kosong.

Belum sempat ayah korban keluar rumah, tiba-tiba warga sekitar berteriak Ipoh membakar diri. Ayah korban pun langsung bergegas dan sesampainya di rumah kosong tersebut, korban sudah terbakar disekujur tubuhnya. Ayah korban dibantu warga berusaha memadamkan api yang membakar tubuh korban.

“Korban juga sempat larikan ke rumah sakit dengan kondisi 95 persen mengalami luka bakar. Namun korban dinyatakan sudah meninggal dalam perjalanan ke Rumah Sakit,” kata Roy.

Selanjutnya, korban akan dimakamkan oleh keluarganya ke Desa Srigeni, OKI. “Sesuai dengan permintaan pihak keluarga, kita tidak akan melakukan visum luar dengan ayah korban membuat surat pernyataannya bermaterai,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Korban Kedua Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan Meninggal Dunia
MIA Ditemukan Mengapung Tak Jauh dari Lokasi Awal Tenggelam
Api Karhutla Masih Membara di OKI, Petugas Perluas Pemadaman di Lahan Gambut
CR-V Terguling Usai Tabrak Dua Mobil Parkir di Depan Kejari Palembang, Sopir Diduga Hilang Kendali
Terseret Arus Saat Menyeberang, Wili Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Dicari
4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Korban Kedua Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:35 WIB

MIA Ditemukan Mengapung Tak Jauh dari Lokasi Awal Tenggelam

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:50 WIB

Api Karhutla Masih Membara di OKI, Petugas Perluas Pemadaman di Lahan Gambut

Senin, 27 Juli 2026 - 14:54 WIB

CR-V Terguling Usai Tabrak Dua Mobil Parkir di Depan Kejari Palembang, Sopir Diduga Hilang Kendali

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:34 WIB

Terseret Arus Saat Menyeberang, Wili Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Dicari

Berita Terbaru