Dianggap Pemicu Kriminal, Polres Belum Longgarkan OT Main Malam Hari

- Redaksi

Selasa, 13 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi Kambtibmas dan pengarahan larangan OT main malam hari oleh Bhabinkambtibmas. (Photo: Delta Handoko)

Sosialisasi Kambtibmas dan pengarahan larangan OT main malam hari oleh Bhabinkambtibmas. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Dianggap menjadi pemicu keributan, terutama di kalangan remaja, Polres Kota Pagar Alam masih belum memberikan kelonggaran kepada masyarakat untuk menggelar hajatan menggunakan hiburan seperti Orgen Tunggal (OT) pada malam hari. Hal ini sejalan dengan peraturan Walikota (Perwako) Nomor 23 tahun 2016.

Dengan alasan itulah, Polres Kota Pagar Alam  menghimbau kepada seluruh perangkat kelurahan dan Bhabinkamtibmas agar dapat mensosialisasikan kepada warganya tentang pelarangan mengadakan orgen tunggal pada malam hari.

“Karena kegiatan itu juga rentan terhadap berbagai penyakit masyarakat seperti minuman keras, peredaran narkoba dan tindakan kriminal lainnya,” terang Bhabinkambtibmas Polsek Pagar Alam Utara, Bripka Rajadoli Siregar, saat menggelar sosialisasi di Kelurahan Selibar.

Diakuinya, selama ini sebenarnya memang tidak ada pelarangan khusus dari pihak kepolisian terkait penggelaran acara yang berpotensi mengundang massa dalam jumlah banyak, hanya saja di karenakan pandemi COVID-19 sempat ada pelarangan.

Dirinya  menjelaskan, kini pihaknya sudah memperbolehkan adanya kegiatan-kegiatan seperti hajatan hingga hiburan di wilayah hukum Polsek Pagar Alam Utara dengan ketetapan mengedapankan protokol kesehatan.

“Sebenarnya memang tidak ada larangan khusus, tapi 2 tahun ini tidak ada permohonan izin yang masuk ke kami. Mungkin masyarakat sudah menyadari penyebabnya,” ujarnya.

Ditegaskanya, meski saat ini sudah ada pelonggaran dari pemerintah. Polsek saat ini masih mengacu pada Imendagri dan Perwako yang berlaku, selain itu juga bedasarkan arahan pimpinan. Izin yang diberikan pun, saat ini dalam bentuk penekanan himbauan penerapan protokol kesehatan.

“Dari banyaknya surat yang masuk ke kami, penyelenggaraan hajatan dan kegiatan yang mengundang massa mulai ada yang masuk. Kami keluarkan izin penyelenggaraan dengan penekanan jika sekiranya persyaratannya komplit, mulai dari rekomendasi Kelurahan dan lainnya serta menjaga Kamtibmas,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona
Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan
Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan
Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial
Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo
Gerebek Tempat Karaoke, Tim Gabungan Temukan Tiga Pemandu Karaoke Positif Narkoba
LUAR BIASA! Jawab Krisis Khatib IKADI Pagar Alam Turut Pecahkan Rekor MURI Dalam Pelatihan Khatib Nasional
Warning Bagi Pelaku Usaha Rongsokan Pagar Alam,Pasca Kebakaran Disimpang Kerte Diwe Izin Dan Dampak Lingkungan Kini Disorot

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:53 WIB

Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona

Minggu, 1 November 2026 - 18:00 WIB

Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo

Berita Terbaru