Dampak Pelonggaran Masker, Kunjungan Wisatawan Diprediksi Makin Meningkat

- Redaksi

Rabu, 18 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Pagar Alam, Syamsul Bahri Burlian. (Photo: Delta Handoko)

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Pagar Alam, Syamsul Bahri Burlian. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Pemerintah Kota Pagar Alam menyambut baik kebijakan Presiden Joko Widodo melonggarkan aturan penggunaan masker di luar ruangan terbuka. Selama ini penggunaan masker diwajibkan untuk menghindari penularan COVID-19.

Dikatakan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 yang juga Sekretaris Daerah Pagar Alam, Syamsul Bahri Burlian, ini tandanya masyarakat, khususnya di Indonesia sudah bersahabat dengan COVID-19.

“Sehingga pemerintah kota Pagar Alam pun menyambut kebijakan yang dikeluarkan Presiden RI terkait kelonggaran penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruang terbuka,” jelas Syamsul, Rabu (18/5/2022).

Ia mengatakan, kelonggaran ini seolah membuka belenggu, di mana secara fisik masker banyak menimbulkan hambatan dalam beraktivitas. Pasalnya, pola penggunaan masker saat beraktivitas itu dikarenakan adanya pandemi yang sebelumnya tiada terbiasa. Sehingga banyak kegiatan sehari-hari yang terganggu.

“Semoga dengan kelonggaran ini aktivitas masyarakat akan semakin aktif dimuka umum,” ujarnya.

Karena menurutnya, selama ini, dengan beraktivitas mengenakan masker cukup memberikan keterbatasan satu sama lain, contohnya, ada perasaan tidak saling mengenal di antara sesama lantaran hanya mendengar suara karena tertutup dengan masker.

Terlebih, kata dia, dari sisi kepariwisataan ini sangat memberikan peluang bagi wisata Kota Pagar Alam yang terus berusaha untuk meningkatkan kunjungan wisatwan ke Pagar Alam.

“Kita berharap akan ada multiplier effec (efek berganda) dengan adanya kelonggaran ini,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi
Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona
Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan
Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan
Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial
Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo
Gerebek Tempat Karaoke, Tim Gabungan Temukan Tiga Pemandu Karaoke Positif Narkoba
LUAR BIASA! Jawab Krisis Khatib IKADI Pagar Alam Turut Pecahkan Rekor MURI Dalam Pelatihan Khatib Nasional

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:53 WIB

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi

Selasa, 3 November 2026 - 12:53 WIB

Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona

Minggu, 1 November 2026 - 18:00 WIB

Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial

Berita Terbaru